The Bad Boss

The Bad Boss
EPILOG



7 Month Later...


Perempuan itu mengelus perutnya yang besar, kandungannya berusia 6 bulan dan hampir memasuki 7 bulan. Ia sedang menunggu suaminya yang pergi membeli makanan keinginannya di tengah malam ini.


"Dia sangat lama, aku jadi mengantuk sekarang." Ucap Hanna dengan kesal dan ia memilih untuk berjalan ke kamarnya lalu tidur.


30 minutes later...


Arthur membuka kenop pintu dan menemukan istrinya yang sedang tertidur dengan perut besarnya itu. Lelaki itu menghela nafas dengan tangan membawa sekantung makanan keinginan istrinya itu.


Sebenarnya ini bukan kali pertamanya Arthur membawa makanan keinginan Hanna dan perempuan itu tertidur.


"Padahal aku sudah cepat, dan akhirnya aku sendiri yang akan menghabiskannya." Kata Arthur dengan helaan nafas sabar di akhirnya.


•••


Matahari pun keluar dari persembunyiannya. Hanna dan Arthur masih setia di atas tempat tidur milik mereka sambil berpelukan seperti menyalurkan kehangatan di pagi yang dingin ini.


"Eughh." Hanna menggerang dalam pelukan Arthur dan mengganti posisi tidurnya, sedangkan Arthur dia terbangun karna perubahan posisi Hanna.


Lelaki itu tidak ingin melanjutkan tidurnya melainkan mengamati betapa cantiknya istrinya saat tertidur, biasanya hal seperti ini menjadi obat penyemangat Arthur ketika ingin pergi bekerja.


"I'm lucky to have you." Ujar Arthur sambil merapihkan rambut yang menutupi wajah cantik istrinya. Kemudian ia mengelus perut Hanna yang mulai buncit dan berkata, "cepatlah keluar, Papa gak sabar melihat dan bermain bersama."


Akhirnya karena Arthur gemas dengan wajah istrinya itu, dia memilih untuk mencubit kedua pipinya sehingga membuat Hanna terbangun dari tidurnya.


"Bangun, aku lapar buatkan aku sarapan." Pinta Arthur dengan senyuman manis di pagi harinya.


"Baiklah, kau mandi dulu saja." Kata Hanna sambil menggosok kedua matanya dan sesekali dia menguap.


"Morning kiss dulu." Kata Arthur sambil mempoutkan bibirnya dan Hanna langsung menciumnya sekilas lalu pergi dari kamar.


Arthur tersenyum senang sambil menatap istrinya yang keluar dari kamar.


Hingga ketentraman dan keharmonisan mereka terus berlanjut sampai Hanna melahirkan seorang bayi laki-laki.


"Thankyou, Hanna." Ucap Arthur sambil mencium kening Hanna yang baru saja selesai melahirkan.


Hanna tersenyum sambil melihat bayi laki-lakinya. Akhirnya Hanna sudah baikan dan dia sedang bersama dengan Arthur berserta bayi lelaki mereka.


"Calvin, bagaimana menurutmu?" Arthur menatap istrinya dengan hangat lalu beralih mengelus kepala anaknya dengan lembut.


"Aku menyukainya, baiklah sekarang namamu Calvin. Calvin Harrison." kata Hanna sambil tersenyum. Dengan begitu berakhirlah kisah Arthur dan Hanna dengan kedatangan Calvin.


•••


01 December 2005


Dear Hanna,


Sudah berapa tahun sejak aku terakhir kali mengirimkanmu surat di awal bulan Desember?


2 atau 3 tahun? Sudahlah itu tidak penting, dan oh ya dulu aku bilang kalau kita secepatnya akan bertemu, bukan?


Dan kita bertemu. Baiklah ini akan menjadi surat terakhir karna untuk apa aku mengirimkan surat kalau kita setiap hari bisa bertemu?


Ya, aku Arthur Harrison. Suamimu.


Satu lagi, jangan lupa mengenakan baju yang ada di dalam kotak itu. Aku akan menjemputmu nanti malam. Calvin kau bisa menitipkannya pada Mom.


Love,


Your Husband.


Baiklah, ternyata selama ini pengirim surat itu adalah Arthur, suamiku sendiri. Apa itu namanya takdir?


-Hanna.


"Calvin, Kau akan menjadi penerus Dadmu, Will you be a good boss or a bad boss?"


**THE END.


TERIMA KASIH SEMUA YANG UDAH BACA THE BADBOSS HINGGA SELESAI. SEMUA KOMENTAR DAN LIKE YG KALIAN KASIH, MENJADI SEMANGAT BUAT AKU. NANTIKAN KARYAKU YANG LAINNYA YA! I LOVE YOU!


Mohon maaf kalau misalkan ada banyak kata maupun kalimat yang salah. author bakal banyak belajar lagi biar makin bagus. terima kasih semua** :)