Step Mother Transmigration

Step Mother Transmigration
26. Cemburu



Hari demi hari hubungan antara Xavier dan Agatha semakin membaik, Agatha pun telah mulai mencintai Xavier. Hal tersebut tentu membuat Xavier senang.


Sejak hari dimana Xavier mengungkapkan tentang perasaannya pada Agatha. Xavier menjadi lebih posesif dan protektif, jangan lupakan sifatnya yang menjadi lebih manja melebihi Zaqiel. Bahkan terkadang keduanya bertengkar mencuri perhatiannya.


Hari ini Agatha tengah duduk bersantai dengan ditemani oleh ponselnya, hingga tiba-tiba ponselnya terus berdering tanpa henti, saat dilihat ternyata notifikasi dari aplikasi Instagram dan Tiktok. Ah, Agatha baru ingat bahwa ia tadi sebelum makan siang sempat mengupload vidio dance di tiktok dan beberapa foto di Instagram.


"Gile, view nya tembus sampe 700k lebih, padahal baru sejam gue tinggal," gumam Agatha sembari geleng-geleng kepala. "Ig sih lumayan ya," gumam Agatha lagi saat melihat lebih dari sembilan ribu orang yang menyukai postingannya.


Sedangkan ditempat lain, terlihat seorang lelaki yang berlari pelan menuju ruang sang bos dengan membawa ponsel. Di ponsel tersebut terlihat sebuah akun Instagram seseorang.


"Tuan! Tuan Xavier! Anda harus melihat ini," ucap lelaki itu pada bosnya, Xavier. Tentu kalian tahu bukan siapa mereka berdua, Andri dan Xavier.


"Lihat apa? Kau ini sangat heboh," ketus sang bos.


"Bukankah ini adalah Nyonya Agatha?" tanya Andri kepada kepada Xavier.


"Tuan Xavier harus melihat ini." Andri memberikan ponselnya pada Xavier. Sontak Xavier memelototkan matanya horor saat melihat komen dari postingan istrinya tersebut.


"Nyonya terlihat lebih cantik dari terakhir aku melihatnya," ucap Andri yang spontan membuat Xavier memelototkan matanya horor pada Andri. Sepertinya dia salah berucap.


Kau memang salah berucap Andri, sudah tahu bila pawangnya galak masih saja.


@netizen_1


Waw, lama tidak up kak Agatha sakin cantik saja


@netizen_2 membalas @netizen_1 kau benar, dia terlihat sangat cantik sekarang


@netizen_4


Aku pernah melihatnya saat di mall, ternyata dia secantik itu. Bahkan lebih cantik dari fotonya


@netizen_5


Kak Agatha terlihat lebih manis dan cantik setelah lama tidak updated


Dll


Kira-kira itulah komenan-komenan para netizen Instagram yang Xavier lihat. Xavier sungguh tak rela akan postingan Agatha, ia tak rela bila kecantikan istri tercintanya dilihat oleh orang luar, ia akan pulang sekarang untuk menemui Agatha.


"Eh, eh, Tuan ingin kemana?" tanya Andri saat Xavier berdiri dari duduknya dengan wajah kesal dan


"Tentu saja aku ingin pulang," cetus Xavier lalu melenggang pergi dari sana meninggalkan Andri seorang diri.


Tidak membutuhkan waktu yang lama hanya 25 menit saja Xavier telah sampai di mansion nya. Segera dia masuk, tanpa dicari Xavier telah menemukan Agatha yang tengah duduk di sofa sambil tertawa lepas, entah apa yang dilihat oleh istrinya itu.


"Sayang," rengek Xavier dengan memeluk Agatha.


Agatha sedikit kaget karena tadi ia sedang asik membaca sebuah novel yang sesekali ada adegan yang konyol dan mengundang tawa.


"Ada apa hm?" tanya Agatha dengan mengusap lembut rambut hitam legam Xavier.


"Mengapa kamu memposting foto mu? Aku cemburu tau. Aku lihat banyak sekali lelaki yang memujimu, aku tak suka," jawab Xavier dengan mencebikkan bibirnya lucu jangan lupakan kepalanya yang menggeleng kekanan dan kekiri pada akhir kalimat.


"Maafkan aku, nanti akan aku hapus." Agatha berucap dengan mengusap lembut rambut Xavier.


"Lain kali jangan posting lagi ya, aku cemburu," ucap Xavier dengan menenggelamkan wajahnya pada belahan dada Agatha. Sebelum itu ia membaringkan tubuh Agatha agar ia lebih leluasa untuk memeluk Agatha


"Iya, iya, aku tidak kan memposting foto ku ke media sosial lagi." Tumben sekali bayi besarnya ini mengatakan langsung bila sedang cemburu, biasanya juga harus diledek dahulu baru mengaku.


"Kamu tidak kembali kekantor?" tanya gayha setelah beberapa lama terdiam.


"Tidak, lagian pekerjaan ku bisa dikerjakan oleh Andri," jawab Xavier teredam.


"Jangan sering seperti itu ya, kasihan Andri bila terlalu banyak kau beri pekerjaan, dia juga sama seperti mu, butuh istirahat," ucap Agatha lembut namun tegas. Xavier menganggukkan kepalanya pelan.


Usapan-usapan lembut terus Agatha lakukan hingga bayi besar tersebut tertidur. Agatha tersenyum lembut saat melihat wajah polos Xavier yang sedang tertidur. Wajah Xavier saar ini menyamping makanya Agatha bisa melihatnya.


"Menggemaskan sekali. Rasanya aku ingin berlama-lama berada disini. Tetapi aku tidak yakin, siapa tahu Agatha yang asli kembali. Dan aku pergi," gumam Agatha dengan memandangi wajah Xavier.


*


*


*


*


*