Second Wife

Second Wife
Duarr!!



^^^ᴊᴀᴋᴀʀᴛᴀ, ɪɴᴅᴏɴᴇꜱɪᴀ, ᴘᴀɢɪ ʜᴀʀɪ.^^^


"Raka!" Teriakan dari balik pintu membuat sang pemilik jambang tipis ini tersentak kaget.


Semalaman dia tidur dengan memeluk Queen yang saat ini ikut terbangun karena ulah seseorang di luar sana.


"Daddy, siapa yang berteriak pagi-pagi sekali?" Tanya Queen mengucek matanya. Gadis itu duduk menatap ke arah pintu yang di gebrak.


"Om mu yang rese!" Sahut Raka seraya bangkit dari zona nyamannya.


Sembari mengucek mata Raka berjalan tidak seimbang menuju pintu kamar, membuka dan melihat wajah gusar adik angkatnya. "Ada apa?" Tanyanya.


"Kau belum melihat sosial media? Krystal, Krystal ada di berita trending dari pukul tiga tadi!" Jelas Andre berapi-api.


"Apa?" Raka menerima ponsel yang Andre sodorkan padanya. "Hyun Ki yang kemarin menemui mu, dia yang selama ini menyembunyikan Krystal!" Tambah Andre.


Queen mengamati setiap pergerakan yang ayah dan Om nya lakukan. Queen pemasaran dengan situasi ini.


Menonton video berdurasi lima menit ini Raka mengeras rahang, sepertinya darah yang mengalir dalam tubuhnya mendidih begitu panas. Beraninya Hyun Ki menyentuh Krystal-nya.


Nyawa saja belum berkumpul, namun setan telah membisikkan sesuatu yang jahat padanya! Datangi dan beri pelajaran, seperti hukum yang berlaku, barang siapa mengkhianati dirinya akan mendapatkan kesengsaraan.


"Atur penerbangan ke Korea!" Titah Raka pada Andre. Tangannya mengepal erat, dia mundur lalu berjalan menuju ruang ganti miliknya.


Mengambil beberapa senjata api miliknya yang lalu dia masukkan pada tas ransel berukuran sedang. Mungkin ini akan bermanfaat di sana.


Raka masuk ke dalam kamar mandi, melucut semua pakaian tidurnya, meredam emosi dengan guyuran air shower yang dingin.


Pikirannya melanglang buana, memikirkan setiap kejanggalan yang berhubungan dengan Hyun Ki dan Second Wife nya.


Pantas saja Hyun Ki bisa berbahasa Indonesia, pantas saja dulu Hyun Ki tak mau menunjukkan kekasihnya, padahal sudah jelas ada wanita yang duduk di kursi CEO saat dirinya berkunjung ke perusahaannya.


Rupanya ini alasannya, Hyun Ki menutupi semuanya karena Krystal lah wanita yang dia simpan rapat-rapat. Tak cukup air shower yang turun dari atas, air mata kehancuran Raka pun ikut mengiringi jatuhnya lelehan jernih itu.


Sesak rasanya, saat sang teman merenggut sesuatu darinya. "Apakah ini balasan dari sumpah serapah Viona padaku?" Batinnya.


"Huuaaaarrrggh!" Raka berteriak memukuli dinding kaca transparan yang mengelilingi bilik mandinya. "Bangsat!"


...• • • • • • • • • • •...


ᴍᴀʟᴀᴍ ʜᴀʀɪɴʏᴀ.


^^^ꜱᴇᴏᴜʟ ᴋᴏʀᴇᴀ, ᴘᴇɴᴛʜᴏᴜꜱᴇ.^^^


Dunia persosial media-an di gegerkan dengan berita ibu Joon yang mulai mencuat ke permukaan.


Berawal dari Joon yang menangkap basah ayah dan ibu susu nya berciuman dan di abadikan dengan video amatir.


Sudah menjadi kebiasaan Yarish membuat dokumentasi momen penting dengan live streaming di salah satu media sosial.


Di luar dugaan Joon merebut ponsel milik Yarish dan mengarahkan kamera itu pada Hyun Ki dan Krystal tengah saling memagut penuh hasrat.


Jejak digital tidak bisa di hilangkan, meskipun di hapus tetap saja ada yang memulihkan untuk di salahgunakan.


Ji Hyun Ki sangat terkenal di negaranya, mendengar berita ini netizen seperti mendapat hiburan tersendiri.


Akhirnya, sosok ibu Ji Min Joon yang selama ini di tutupi secara rapat terkuak identitasnya.


Ae Cha yang bernama asli Krystal dari Indonesia, adalah wanita yang warga net sebut-sebut sebagai ibu kandung Joon.


Di hadapan Krystal, Yarish, Mario, dan Baby Joon, yang duduk melingkar pada sofa Hyun Ki berjalan mondar-mandir dengan gurat kegusaran.


"Ini semua karena mu Joon!"


Joon menunduk takut, sebab ayahnya itu selalu menusukkan tatapan tajam seolah menyalahkan dirinya.


Joon juga mau melihat kemesraan Appa dan Eomma nya kan? Yaitu orang yang dia anggap ayah ibu kandungnya.


Anak sekecil itu tidak tahu apa-apa tentang kehidupan sesungguhnya yang ternyata hanya seperti bayang fatamorgana.


Apapun itu. Ada hal yang Krystal tangkap setelah kejadian ini. Namun, masih rajin untuk ia tepis kan. Mungkin hanya perasaan curiganya yang terlampau waspada.


"Bukan salah kamu Joon." Sambar Yarish percaya diri. Masalah seperti ini saja kenapa harus di besar-besarkan? Pikir Yarish begitu.


Hyun Ki menoleh tajam ke arah adik sepupunya. "Yah, ini semua salah mu! Coba saja kamu tidak mengabadikan momen aneh ini! Media tidak akan pernah tahu hubungan ku dengan Ae Cha!" Berang nya.


"Momen aneh?" Krystal menyeletuk dengan kening yang mengerut. "Oppa, tunggu, kau menyesali kabar yang telah menjadi konsumsi publik, tapi apa alasannya?" Cecar nya.


"Apa karena kemungkinan besar Raka yang akan mengobrak-abrik perusahaan mu? Atau apa? Apa ketakutan yang sebenarnya kamu rasakan saat ini?" Tambahnya.


Menatap Krystal, Hyun Ki gagu. Tak ada kata yang mampu dia ucapkan. Krystal semakin di buat penasaran olehnya.


Krystal bangkit dari duduk berjalan mendekati sosok tampan yang selama tiga tahun terakhir menjadi kekasih diam-diam nya.


"Kamu tahu kenapa aku tidak pernah mengatakan aku mencintaimu, Oppa?" Tanya nya.


Sekilas gelengan kepala Krystal seolah meragukan lelaki itu. "Karena aku masih belum bisa memastikan bagaimana perasaanmu padaku, susah payah aku membuat Queen, rupanya hanya tiga puluh persen yang mampu aku tangkap dari sifat tertutup mu. Itu kan yang membuatmu ragu meluncurkan Queen? Karena Queen tak pernah benar mendeteksi perasaan mu." Ujarnya setengah menuding.


Queen yang Krystal maksud adalah, perangkat canggih buatannya.


"Aku hanya melihat mu saat berada di dekat ku, tapi aku tidak tahu dengan dirimu di luar sana, kenapa kau terus menyembunyikan hubungan kita ini? Kau bahkan tega memarahi anak yang masih kecil hanya karena masalah ini." Timpal Krystal.


"Apa sebenarnya yang kamu tutupi dariku?" Tambahnya bertanya. Wajah cantik itu mengeras menukas sementara Hyun Ki hanya diam.


"Eomma, Abeoji, kemarin aku dengar sendiri dari mulut mereka, aku baru tahu ayah ibumu sudah merestui mu pindah keyakinan, tapi kau belum melakukannya, kenapa? Bukankah ini mencurigakan?" Tudingnya.


Hyun Ki menggeleng. "Aku hanya takut menyakiti perasaan Raka, itu saja." Katanya.


"Lalu untuk apa kau ke Jakarta menemuinya? Bukankah kamu siap dengan itu?" Sela Krystal cepat.


Hyun Ki meraih tangan Krystal yang mulai mencurigai dirinya. "Sayang, aku serius ingin menikahi mu, tapi tidak perlu media sosial tahu, kamu tahu aku paling tidak menyukai hal seperti ini." Sanggah nya.


"Berarti ada pihak lain yang ingin kau jaga perasaannya, iyakan?" Tuding balik Krystal.


Geming hening senyap sepi yang lelaki itu lakukan. Hyun Ki lupa, Krystal akan mampu melucuti nya hingga sedetil itu saat otak penasaran miliknya sudah beraksi ingin mencari tahu sesuatu.


Hyun Ki menggeleng. "Bukan begitu Yank."


Duarr!!


Suara itu membuat Joon menutup telinganya sambil berlari ke arah pamannya. Yarish yang menyadari ketakutan Joon bergegas meraih dan memeluk tubuh kecil bocah tampan itu.


"Gwaenchanh-a?"


"Suara apa itu Ahjussi?" Teriak Joon bersembunyi di ketiak Yarish.


Semua orang menoleh ke arah pintu masuk utama, di mana suara itu bersumber adanya.


"Raka!" Krystal terkesiap, di depan lift sana sosok tinggi Raka menghunus senjata laras panjang setelah berhasil menghancurkan pintu kaca transparan Penthouse ini.


Seperti biasanya, Raka selalu mengenakan pakaian serba hitam saat membawa benda-benda apinya.


Sejenak Krystal teringat saat Raka menjemputnya dari sekapan Darius. Pakaian itu pula yang Raka kenakan saat ini. Gagah, berwibawa dengan kebengisannya.


...🔏🔏🔏🔏...


Bersambung....