
Ting!
Pintu lift terbuka. Langkah panjang nan gagah Raka derap kan keluar dari ruangan sempit hampa udara. Ayunan kaki di pandu oleh salah seorang perempuan berbusana formal.
Dialah ahli bahasa yang bertugas menyambut kedatangan rekan bisnis Hyun Ki dari berbagai macam negara.
"Come on, sir. Mr. Hyun is waiting for you." Mari, Pak. Tuan Hyun sedang menunggumu. Perempuan itu membukakan pintu geser kaca transparan milik Hyun Ki dengan satu kali sentuhan.
"Hmm." Raka melangkah masuk dengan menyertakan kharismanya, di sisi meja kerjanya Hyun Ki merentangkan kedua tangan menyingsing senyum bahagia "Brother!" Katanya menyambut.
"How are you?" Bagaimana kabar mu?
"I'm good, how are you? I heard you already have two wives, but come alone like this." Baik, kau sendiri bagaimana? Aku dengar kau sudah memiliki dua istri, tapi datang sendiri begini."
Hyun Ki menuntun Raka duduk di sofa, keduanya menyandar pada kepala sofa. Sementara di balik kursi CEO masih ada Krystal yang duduk gemetar.
"Am I that famous? So you know the news of my second marriage?" Apa aku seterkenal itu? Sehingga kamu tahu pernikahan ke dua ku? Sambung Raka terkikik.
Hyun menaikan kedua bahu "Of course, how many million followers do you have on your social media? It already exceeds the population of this country." Tentu saja, berapa juta jumlah pengikut di media sosial mu? Itu sudah melebihi populasi negara ini. Pujinya.
"Heh." Raka terkekeh sambil memberikan tepukan tangan yang mendarat pada paha Hyun Ki.
"You yourself how, a few days ago, you announced the birth of your son, but who is your wife?" Kau sendiri bagaimana, beberapa hari lalu, kau mengumumkan kelahiran putra mu, tapi siapa istri mu?
Raka melirik kursi milik Hyun Ki yang membelakangi tempat duduk mereka, ada suara bayi merengek juga seseorang yang duduk di balik sana, di lihat dari kakinya sudah pasti perempuan.
"Is she the one?" Apakah dia orangnya? Tanya Raka mengarahkan alisnya pada kursi yang Krystal duduki.
Hyun Ki mengedipkan sebelah mata, berusaha mengalihkan pembicaraan, di sana Krystal sedang dalam keadaan tidak boleh di lihat auratnya.
Yah, setidaknya Hyun tahu batasan seseorang tergantung bagaimana keyakinannya.
"It's still a secret." Itu masih rahasia! Tampik nya sambil tersenyum.
Seandainya saja Krystal benar-benar ibu dari anaknya mungkin dia akan segera mengumumkan siapa istrinya.
"Come on, is there still a secret between us? One year living together in Europe, pursuing a master's degree there. You still don't believe me." Ayolah, apa masih ada rahasia di antara kita? Satu tahun tinggal bersama di Eropa, mengejar gelar master di sana. Kau masih tidak percaya padaku? Protes Raka.
"It's not like that, but, my wife is still blurry, actually we still have a problem, just leave it like this." Bukan begitu, istri ku, masih buram. Sebenarnya kami masih ada masalah, biarkan saja seperti ini. Hyun berusaha memberikan pengertian kepada teman seperjuangannya.
Satu tahun lamanya, keduanya pernah tinggal satu atap saat masih sama-sama mengambil kuliah S2 di Eropa. Usia Hyun Ki lebih tua dua tahun dari Raka sebab dia pergi ke Eropa setelah pulang dari wajib militer nya.
Raka tergelak renyah "I know she must not like living with a polar man like you." Aku tahu dia pasti tidak suka hidup dengan pria kutub sepertimu. Oloknya.
"With women, I'm not that cold. But can never be as HOT AS YOU! Your charisma is different from mine." Dengan wanita. Aku tidak sedingin itu. Tapi tidak akan pernah bisa sepanas dirimu! Aura mu lain dengan ku.
Keduanya tertawa renyah bersamaan, sementara Krystal masih hanya sibuk mengusap keringat di dahinya. Jika harus tamat riwayatnya di sini. Krystal pasrah.
"Would you like something to drink?" Minum apa? Tawar Hyun Ki.
"Emmh, but sorry. At home maybe I can invite you to drink wine, cocktails, and others. But at the office, I only offer non-alcoholic drinks." Emmh, tapi maaf. Aku bisa mengajak mu minum wine, koktail atau yang lainnya di bar atau di rumah ku. Tapi di kantor, aku hanya menawarkan minuman non alkohol padamu.
Raka menggeleng "No need to bother. I'm not here to get drunk with you, I'm just here to find my wife." Tidak perlu repot-repot. Aku ke sini bukan untuk mabuk bersama mu, aku ke sini hanya untuk mencari istri ku.
Hyun Ki terkesiap "Wait! ... Wife? ...which wife?" Tunggu! ... Istri? ... Istri yang mana?
"My SECOND WIFE." Istri ke dua ku. Sebut Raka pasti.
Hyun Ki mengerut kening "Second wife? Why did you look for her all the way here?" Istri ke dua? Kenapa kau mencarinya sampai ke sini? Tanyanya bingung.
"I'm sure she applied for a job at one of the big companies here. I need your help, I want to know the list of names of new employees in your office." Aku yakin dia melamar pekerjaan di salah satu perusahaan besar di sini. Aku butuh pertolongan mu, aku ingin tahu daftar nama pegawai baru mu.
Hyun Ki mengernyit "Seven days ago?" Tujuh hari yang lalu? Tanyanya memastikan.
Krystal juga datang tujuh hari yang lalu dan dia datang dari Indonesia, dan lagi Krystal bilang sudah bersuami, mungkinkah Raka suaminya? Hyun Ki berpikir keras.
"Yah." Jawab Raka.
Hyun Ki menoleh pada kursi yang masih setia membelakangi dirinya. Apa ini berhubungan dengan cerita Krystal? Begitu pikirnya. Kenapa tidak di selidiki lebih lanjut lagi.
Kembali Hyun menatap Raka "Wait, what's your second wife's name?" Tunggu, siapa nama istri ke dua mu? Tanyanya.
"Krystal. Beautiful, sexy, she is charming." Krystal Cantik, seksi, dia mempesona. Terang Raka bangga.
Hyun Ki memperbesar bulatan matanya, namun, sedikit ia tutupi keterkejutan nya, berharap lelaki gagah di hadapannya tak mencurigai gerak-geriknya.
"Krystal?" Batinnya cengok, kenapa tidak terpikirkan sebelumnya, sungguh foto yang tersebar di media sosial sangat berbeda dengan wajah Krystal yang dia temui.
Setelah tujuh hari tinggal satu atap, rasanya tak rela jika Krystal di ambil darinya begitu saja. Apa lagi, bagaimana dengan nasib Baby Joon jika sampai Krystal pergi meninggalkan Korea.
Sejauh Krystal melangkah, sudah pasti tak ingin di temukan lagi oleh suaminya, sempat Yarish menceritakan sedikit patahan cerita yang Krystal lalui bersama suaminya di Indonesia.
Hyun Ki yakin, Krystal pun tak berharap pertemuannya dengan Raka kembali terulang. Ego hati menitahkan untuk tidak memberikan Krystal pada teman tampannya ini.
Raka menepuk paha Hyun Ki yang masih setia tertegun "Hyun what's wrong with you?" Hyun, kamu kenapa?
Hyun menggeleng. "I'm fine, I just remember the name, it doesn't seem to be here." Aku tidak apa, aku hanya mengingat nama itu, sepertinya tidak ada di sini. Sekejap Hyun Ki memberhentikan ucapannya.
Di balik kursi sana Krystal sempat mengembuskan napas lega, saat Hyun Ki berusaha menutupi jati dirinya. Tanpa kesepakatan apa-apa Hyun Ki bisa cepat mengambil tindakan.
Tak ada hal yang dia pikirkan, selain daripada Hyun Ki yang ingin menjaga privasi dan tak mau mencampuri urusan rumah tangga karyawannya "Baguslah." Gumamnya.
Kembali Hyun Ki menepuk sebelah paha Raka "Emmh, but I will still show you a list of new employees as you wish." Emmh, tapi aku tetap akan menunjukkan daftar nama karyawan baru seperti yang kau mau. Ujarnya.
Raka tersenyum "Thank you, I expect a lot from you." Terimakasih, aku berharap banyak darimu. Katanya.
Hyun Ki tersenyum getir "Mianhae Raka, hajiman naega yeogi issneun dong-an dangsin-ui du beonjjae anaeleul dolboge haejuseyo." Maaf kan aku Raka. Tapi biarkan aku menjaga istri ke dua mu di sini. Batinnya.
"I will now direct you to the Recruitment Department." Sekarang, aku akan mengarahkan mu ke departemen perekrutan karyawan. Ajak Hyun Ki.
"Okey." Raka bangkit dari duduk begitu juga dengan Hyun Ki. Keduanya keluar dari ruangan tanpa memperhatikan wanita cantik yang masih bersembunyi di balik kursi CEO perusahaan ini.
Bayi Hyun Ki yang tertidur pulas mengingatkan Krystal pada Queen,
Bulir bening melipir. Inginnya ikut pulang ke Indonesia, tapi saat mengingat kembali betapa buas Raka menidurinya sebelum memberikan surat gugatan semua asa berubah menjadi dendam.
Pikir nya kian membulat, Krystal ingin pergi meninggalkan status SECOND WIFE nya. "Maaf Queen. Maaf Raka. Biarkan aku hidup sendirian di sini tanpa kalian." Lirihnya.
...• • • • • • • • • • •...
Bersambung..... Segera up lagi insya Allah....
#
#