
Sasha mengulas senyum saat melihat Mami Rachel yang sedang merapikan veil yang dikenakan oleh Jasmine. Adik ipar kesayangan Sasha itu akhirnya melepas masa lajangnya hari ini, bersama pria yang pernah mengira Jasmine seorang single parents, Juan Rivaldi.
"Sudah cantik!" Puji Sasha yang langsung membuat Jasmine menghampiri kakak iparnya tersebut.
"Terima kasih, Kak!"
"Kak Sasha juga cantik hari ini," Jasmine balik memuji Sasha. Disaat bersamaan, Allegra masuk ke dalam ruangan bersama Papi Sean dan juga Claire.
"Sudah siap?" Tanya Papi Sean memastikan. Pria paruh baya itu menghampiri Jasmine,lalu menangkup wajah sang putri yang akhirnya akan menikah hari ini.
Rasanya baru kemarin Papi Sean menggendong Jasmine dan membawanya pulang dari rumah sakit. Kini putri kecilnya ini sudah tumbuh dewasa dan akan menikah sebentar lagi.
"Papi jangan sedih!" Ucap Jasmine yang langsung membuat Papi Sean mengulas senyum.
"Papi sedang bahagia. Sama seperti kau yang hari ini begitu bahagia karena akan menikah dengan pria pilihan hatimu," ujar Papi Sean panjang lebar seraya memeluk sang putri.
Allegra ikut menghampiri Jasmine, setelah Claire diambil alih oleh Mami Rachel. Sasha sendiri tak lagi diperbolehkan untuk menggendong Claire, karena kandungannya yang sudah semakin besar.
"Kau bahagia?" Tanya Allegra pada Jasmine yang langsung mengangguk.
"Sangat!"
Allegra ikut mengangguk, lalu merengkuh kedua pundak Jasmine.
"Teruslah bahagia bersama Juan kalau begitu. Juan pria yang baik dan dia akan mencintaimu serta memberikan kebahagiaan berlimpah untukmu," tutur Allegra yang langsung membuat Jasmine mengulas senyum.
"Seperti yang Abang lakukan pada Kak Sasha dan Claire?"
"Ya!" Jawab Allegra lirih sebelum kemudian pria itu memeluk Jasmine dengan erat.
"Acara akan segera dimulai!" Papi Sean menepuk punggung Allegra dan mengingatkan.
"Kami ke depan duluan!" Pamit Sasha pada Jasmine yang langsung mengangguk. Terlihat jelas kalau adik Allegra itu sedang gugup.
"Kau dulu juga segugup itu?" Tanya Allegra usil seraya menuntun Sasha menuju ke tempat berlangsungnya acara sore ini. Sasha dan Allegra langsung duduk di kursi barisan depan bersama para anggota keluarga Sanjaya.
"Apa kau masih harus bertanya? Semua wanita pasti gugup di hari pernikahannya," jawab Sasha seraya mencubit pinggang Allegra. Tidak tahu kenapa Sasha jadi sering melakukan hal itu semenjak hamil.
Kata Sasha bawaan hamil.
Aneh sekali!
Tak ada obrolan lagi di antara Sasha dan Allegra maupun tamu undangan lain, saat acara sudah dimulai. Semuanya khidmat mengikuti prosesi acara, hingga akhirnya terdengar kata sah, semua tamu bertepuk tangan dengan meriah sembari melihat ke arah pasangan pengantin baru, Juan dan Jasmine yang kini sedang memamerkan cincin pernikahan mereka.
"Mereka pasangan yang serasi," gumam Sadha seraya menggamit erat lengan Allegra yang juga terlihat bahagia dengan pernikahan sang adik.
"Ya! Seperti kita berdua yang sebentar lagi akan jadi berlima," ujar Allegra yang sudah menggenggam erat tangan Sasha lalu mengecupnya berulang-ulang.
"I love you!" Bisik Allegra selanjutnya pada Sasha yang langsung tersenyum lebar.
"I love you too!" Balas Sasha masih sambil tersenyum, lalu wanita itu juga menyandarkan kepalanya di pundak Allegra.
.
.
.
Terima kasih yang sudah mampir.
Jangan lupa like biar othornya bahagia.