
"Alvin pasti mengomel jika tahu kau diam-diam datang kemari dan menyamar jadi supir!" Omel Mami Rachel pada Allegra yang langsung tersenyum tanpa dosa. Pagi ini Mami Rachel dan Jasmine akhirnya mengantar Claire pulang ke kediaman Sanjaya. Namun Allegra ikut mengantar juga dan berpura-pura menjadi supir.
"Makanya Mami jangan bilang-bilang!" Ujar Allegra santai.
"Besok main sama Dad lagi, ya!" Allegra ganti berucap pada Claire yang berada di pangkuan Mami Rachel. Tak lupa Allegra juga menciumi wajah Claire dengan gemas seolah masih tak mau berpisah dari bayi menggemaskan tersebut.
"Sudah yang pamitan?" Tanya Mami Rachel.
"Sudah, Mi!" Jawab Allegra serata mengambil topinya yang ditarik oleh Claire.
Disaat bersamaan, Aunty Ghea terlihat sudah keluar untuk menyambut Claire.
"Ayo turun, Jasmine!" Ajak Mami Rachel seraya membuka pintu mobil. Wanita paruh baya itu langsung menggendong Claire ke teras dan berbasa-basi bersama Mom Ghea.
"Jasmine!" Panggil Allegra pada sang adik yang hendak menyusul Mami Rachel.
"Apa!"
"Suruh Sasha ke sini! Aku akan membawa mobil ke depan garasi," pesan Allegra yang langsung membuat Jasmine mencibir.
"Bucin!"
"Nanti Abang carikan cowok buat kamu, biar nggak jomblo melulu!" Bujuk Allegra memberikan iming-iming.
"Nggak! Jasmine bisa kok nyari sendiri!" Tolak Jasmine cepat.
"Jasmine!" Panggil Mami Rachel pada Jasmine yang masih sibuk bicara pada Allegra.
"Iya, Mi!"sahut Jasmine berseru.
"Jangan lupa!" Pesan Allegra seraya membenarkan topi dan kacamatanya. Setelah Jasmine turun dari mobil, Allegra segera mengemudikan mobil ke dekat garasi kediaman Sanjaya.
****
"Claire rewel semalam?" Tanya Sasha seraya menghampiri Jasmine yang baru saja masuk ke kediaman Sanjaya.
"Bobok nyenyak di pelukan Bang Allegra. Padahal Mami udah bolak-balik ngecek dan khawatir kalau-kalau Claire rewel dan Abang Alle kewalahan," cerita Jasmine sedikit terkikik.
"Kemarin Alvin juga bilang kalau Claire terlihat nyaman sekali saat didekap oleh Allegra," cerita Mom Ghea yang langsung dibenarkan oleh Mami Rachel. Dua wanita paruh baya itu langsung asyik membahas soal Claire dan semua kelucuannya.
"Kak, mainan Claire tadi tertinggal di mobil. Kak Sasha bisa ambil, nggak? Jasmine kebelet mau ke toilet," ucap Jasmine sedikit bisik-bisik pada Sasha.
"Yaudah, biar aku yang ambil!" Ujar Sasha santai seraya beranjak dan keluarga menuju ke mobil yang yadiengantar Jasmine dan Mami Rachel.
Sasha membuka pintu belakang mobil untuk mencari mainan yang dimaksud Jasmine, namun wanita itu langsung terkejut karena tubuhnya tiba-tiba sudah ditarik masuk oleh seseorang.
"Ba!" Kikik Allegra yang kini sudah mendekap Sasha denagn erat.
"Alle?" Sasha benar-benar terkejut melihat sopir Mami Rachel yang ternyata adalah Allegra.
"Kenapa kesini? Nanti kalau Dad tahu-" kalimat Sasha terpotong karena Allegra tiba-tiba sudah mencium singkat bibir Sasha.
"Latihan buat besok!" Ujar Allegra beralasan.
"Dan Dad tidak akan tahu, asal kau tidak ember!" Lanjut Allegra lagi.
"Aku merindukanmu," Allegra sudah ganti menyusupkan kepalanya di leher Sasha. Tidak tahu kenapa pria ini jadi bucin sekali sekarang.
"Padahal setiap hari video call," cibir Sasha yang sudah menggenggam erat tangan Allegra.
"Rasanya tetap beda karena sebelumnya kita tinggal di satu rumah."
"Ck! Padahal tidak terjadi apa-apa juga meskipun kita tinggal di satu rumah!" Ujar Sasha yang seolah kembali menegaskan kalau memang belum terjadi sesuatu yang melanggar norma di antara dirinya dan Allegra. Selain Allegra yang beberapa kali memegang pay*dara Sasha sepertinya.
"Kata siapa tidak terjadi apa-apa? Kita sudah saling jatuh cinta!" Klaim Allegra menyanggah pendapat Sasha.
"Bukannya itu sudah sejak dulu?" Tangan Sasha sudah terulur untuk mengusap wajah Allegra.
"Ya! Itu sudah sejak dulu dan akan berlangsung seterusnya...." Allegra sudah menyatukan keningnya dengan kening Sasha, lalu perlahan tapi pasti Allegra lanjut mengecup kelopak mata Sasha, lalu turun ke hidung, pipi, dan bibir Sasha yang merah menggoda.
Allegra mengecup bibir itu sekilas dan tak ada sesikitpenolakan dari Sasha. Allegra melanjutkan ke kecupan kedua dan kali ini sedikit lebih lama. Allegra memagut dengan dalam bibir Sasha, hingga akhirnya Sasha membalas pagutan bibir Allegra tersebut dan wanita itu juga sudah mengalungkan lengannya di leher Allegra.
Dua insan yang tengah dimabuk cinta itu berciuman dengan semakin tak terkendali, hingga suara ketukan di kaca jendela mobil, membuat keduanya kaget dan melepaskan tautan bibir mereka dengan cepat.
"Kalian sedang apa di dalam mobil?"
.
.
.
Sedang mencicil 🤣🤣
Terima kasih yang sudah mampir.
Jangan lupa like biar othornya bahagia.