
"Darimana?" Tanya Allegra yang rupanya sudah pulang saat Sasha dan Jasmine tiba di rumah.
"Ada urusan tadi sama Kak Ruby. Trus sekalian jemput si manja," ujar Sasha seraya menunjuk ke arah Jasmine yang meringis tanpa dosa.
"Tadi bukannya kamu ke kampus bawa mobil, Jasmine?" Gantian mami Rachel yang bertanya.
"Ban kempes, Mi! Males nunggu orang bengkel. Pas Kak Sasha keluar juga, jadi Jasmine minta jemput," jawab Jasmine mengarang indah.
Apaan ban kempes?
Jelas-jelas body baret dan sedikit penyok karena gadis ini mengemudi sambil melamun!
"Claire rewel?" Tanya Sasha khawatir seraya menghampiri Claire yang berada di pangkuan Allegra. Suami Sasha itu bahkan belum ganti baju dan masih mengenakan kemeja kantor.
"Enggak! Dari tadi merangkak terus nggak mau berhenti."
"Ini baru berhenti pas Daddy-nya pulang," cerita Mami Rachel seraya tertawa kecil.
"Ayo ikut Mommy!" Sasha mengulurkan tangannya pada Claire, namun bayi itu menolak dan tetap asyik bubbling bersama Allegra.
Dasar Claire!
Kalau sudah bersama Allegra, langsung tak butuh Mommy-nya lagi.
Nanti giliran minta ASI baru ingat pada Mommy-nya.
"Besok jadi berangkat, Alle?" Tanya Mami Rachel mengalihkan pembicaraan.
"Jadi, Mi! Udah siap juga semuanya," jawab Allegra masih sambil bercengkerama bersama Claire.
"Mau kemana?" Tanya Sasha merasa bingung karena Allegra tidak memberitahu Sasha kalau ia akan pergi.
Ada urusan bisnis?
Atau acara lain?
"Ke pu-"
"Mi!" Allegra menegur dan memotong dengan cepat saat Mami Rachel hendak memberitahu Sasha, lalu pria itu sedikit mengedipkan mata seolah memberikan kode kalau itu adalah kejutan untuk Sasha.
"Ada apa, sih? Kamu mau kemana?" Tanya Sasha merasa bingung karena Mami Rachel dan Allegra yang malah sibuk kode-kodean.
"Nggak kemana-mana," jawab Allegra seraya menahan tawa.
"Tapi tadi kata mami mau pergi? Mau kemana, sih? Ada urusan bisnis?" Sasha menebak-nebak.
"Iya! Besok berangkat," jawab Allegra.
"Ke kota mana?" Tanya Sasha lagi. Semenjak menikah, Allegra memang belum bepergian lagi ke luar kota.
"Jadi honeymoon ke pulau?" Celetuk Papi Sean tiba-tiba yang baru tiba di rumah. Allegra dan mami Rachel langsung berdecak berbarengan.
"Ke pulau? Honeymoon?" Sasha bergumam lalu menatap penuh tanya pada Allegra.
"Papi! Ember!" Mami Rachel langsung mencubit pinggang sang suami yang sudah duduk di sebelahnya.
"Ember bagaimana?" Tanya papi Sean pura-pura bingung.
"Papi nggak tahu!" Pria paruh baya itu terkekeh tanpa dosa.
"Kita yang honeymoon?" Tanya Sasha sedikit bergumam pada Allegra.
"Iya tentu saja! Masa mami dan Papi," jawab Allegra yang malah terkekeh.
"Lalu Claire?" Tanya Sasha lagi menunjuk pada Claire yang sudah berpindah ke pangkuan Papi Sean. Bayi itu sudah sibuk bercengkerama bersama omi dan opinya.
"Nanti Mami dan Papi yang akan menjaga Claire, Sha! Tidak perlu khawatir!" Ujar Mami Rachel yang turut mendengar kekhawatiran Sasha.
"Claire dijaga Mami dan Papi dan juga Jasmine."
"Banyak yang menjaga Claire di rumah!" Tutur Allegra mengulangi dan mempertegas jawaban Mami Rachel tadi.
"Berapa lama kita pergi?" Tanya Sasha lagi.
"Hanya satu pekan," jawab Allegra seraya merangkul Sasha dengan mesra.
"Aku mau mandi," ucap Allegra lagi sedikit berbisik. Sasha yang paham langsung ikut berdiri dan mengikuti Allegra masuk ke dalam kamar.
"Papi mau mandi juga, Mi!" Papi Sean yang tadi mendengar bisikan Allegra pada Sasha, ikut-ikutan mengerling nakal pada Mami Rachel.
"Yaudah, mandi, gih! Claire biar mami yang jaga," jawab Mami Rachel santai.
"Mami nggak mau menemani Papi mandi?" Tanya Papi Sean berharap.
"Ck! Udah tua itu kalau mandi nggak usah lama-lama! Nanti kalau masuk angin mami juga yang repot!" Jawab Mami Rachel yang langsung membuat Jasmine yang baru keluar dari kamar tergelak.
"Ck! Mami begitu!" Papi Sean merajuk manja.
"Udah! Claire biar Jasmine yang jaga, Mi!"
"Mami urus bayinya Mami dulu sana!" Seloroh Jasmine yang langsung membuat Papi Sean berdecak dan Mami Rachel tertawa kecil.
"Udah ngalahin bayi ini kelakuan papi kamu, Jasmine!" Celetuk Mami Rachel yang langsung membuat papi Sean semakin merengut.
"Memang! Claire saja tidak semanja ini." Mami Rachel sudah bangkit berdiri dan sedikit menggelitik Papi Sean.
"Sudah! Ayo!" Ajak Papi Sean seraya merangkul sang istri.
"Duh! Kapan Jasmine ada yang ngrangkul-ngrangkul begitu juga!" Seru Jasmine seraya memeluk gemas Claire yang kini ada di pangkuannya.
"Kuliah dulu sampai selesai! Nanti baru pacaran!" Sahut Papa Sean yang sudah menghilang ke dalam kamar bersama Mami Rachel.
.
.
.
Terima kasih yang sudah mampir.
Jangan lupa like biar othornya bahagia.