Sasha & Allegra

Sasha & Allegra
TERKEJUT



"Mbaksha! Claire tiba-tiba demam sore tadi!" Lapor Mbak Lina, saat Sasha baru tiba di rumah.


Sasha bergegas mencuci tangan lalu memeriksa suhu tubuh Claire. Bayi Sasha itu juga kembali batuk-batuk dan sepertinya sedikit kesulitan bernafas.


"Tadi demamnya berapa derajat, Mbak?" Tanya Sasha pada Mbak Lina.


"Tadi sempat tiga puluh sembilan, Mbaksha! Lalu saya kasih paracetamol dan sudah turun."


"Tapi sekarang naik lagi suhunya dan batuknya tak berhenti. Apa tidak sebaiknya kita bawa ke dokter, Mbak?" Tanya Mbak Lina memberisamasukan dan saran pada Sasha.


"Aku susuin bentar biar nggak dehidrasi. Mbak Lina siapkan dulu saja keperluan Claire, ya!" Titah Sasha pada asisten rumah tangganya tersebut.


"Iya, Mbak!"


Tepat pukul lima sore, taksi yang ditumpangi Sasha, Claire,dan Mbak Lina sudah melaju pergi meninggalkan kontrakan. Taksi langsung menuju ke rumah sakit terdekat.


****


Ciiit!


Brak!


Allegra menginjak dalam-dalam pedal rem saat mobil yang ia kemudikan sembari melamun tak sengaja menyenggol motor di depannya.


Allegra hanya menyenggol sedikit padahal, tapi pengendara motor itu langsung holang keseimbangan dan jatuh mencium aspal.


"Bodoh!" Allegra merutuki dirinya sendiri sambil memukul stur mobilnya penuh frustasi. Pria itu akhirnya turun dari mobil bersamaan dengan para warga yang sudah datang dan berkerumun untuk membantu pasangan paruh baya yang sempat terjatuh tadi. Meskipun sebagian dari mereka malah hanya berdiri sambil menyodorkan ponsel untuk merekam kecelakaan yang terjadi dan tak ada niat untuk menolong.


Dasar tak berempati!


"Mas, tepikan dulu mobilnya, tapi jangan kabur!" Ujar seorang warga pada Allegra yang langsung berdecak kesal.


"Iya! Iya! Saya tanggung jawab,kok, Pak!" Sungut Allegra yang sudah kembali masuk ke dalam mobil, lalu menepikan mobilnya agar tak mengganggu lalu lintas. Motor pasangan paruh baya yang terjatuh tadi juga sudah diamankan oleh warga ke tepi jalan.


Allegra kembali turun untuk memeriksa pengendara yang tadi ia tabrak. Ada beberapa luka, di tubuh pasangan suami istri tersebut.


"Mau ke rumah sakit agar diobati, Pak?" Tawar Allegra pada pasangan paruh baya tersebut.


"Tidak usah, Nak!"


"Tapi takutnya nanti luka Bapak dan ibu infeksi."


"Mari saya antar ke rumah sakit!" Ujar Allegra lagi sedikit memaksa.


"Nanti saya yang tanggung biayanya, Pak! Kerusakan motor Bapak juga biar saya yang mengurusnya."


"Bapak dan Ibu ke rumah sakit dulu, ya!" Bujuk Allegra sekali lagi yang akhirnya diiyakan oleh pasangan paruh baya tadi.


Allegra segera meninta bantuan beberapa untuk membantu memapah kedua orang tua tadi masuk ke dalam mobilnya. Tak berselang lama, mobil sudah melaju ke rumah sakit terdekat.


****


"Apa tidak bisa rawat jalan saja, Dok?" Tanya Sasha yang masih berusaha untuk bernegosiasi dengan dokter yang menangani Claire.


"Kami harus melakukan observasi, Bu! Dan Claire juga kesulitan bernafas, jadi harus dibantu oksigen sementara ini. Nanti setelah hasil darahnya keluar, barulah akan diambil keputusan lagi apa Claire tetap harus rawat inap atau bisa rawat jalan," terang dokter yang langsung membuat Sasha mendes*h frustasi.


Apa ini memang sebuah tanda agar Sasha pulang ke rumah Mom dan Dad? Jadi Claire juga akan bisa mendapatkan pengobatan terbaik.


Sasha baru mendaratan bokongnya di kursi ruang tunggu UGD, saat dua perawat membawa dua kursi roda ke arah pintu masuk UGD. Sepertinya ada pasien gawat darurat yang baru datang.


Sasha mengendikkan kedua bahunya dan tak mau terlalu peduli. Wanita itu hendak masuk ke dalam ruang UGD untuk memeriksa Claire lagi, saat sebuah suara yang terdengar tidak asing, membuat Sasha menghentikan langkahnya.


"Tolong segera obati luka-lukanya, Suster! Dan jangan sampai ada yang infeksi!"


"Periksa juga dengan detail barangkali ada luka dalam!"


Sasha masih bergeming di tempatnya, saat pemilik suara itu semakin mendekat ke arah Sasha, hingga akhirnya mereka saling berpapasan dan sama-sama terkejut tak percaya.


"Allegra," gumam Sasha tak percaya. Pun dengan Allegra yang langsung membeliak kaget karena melihat Sasha.


"Sasha!"


"Kau sedang apa disini?"


.


.


.


Alurnya maksa 😅😅


Terima kasih yang sudah mampir.


Jangan lupa like biar othornya bahagia.