Santet

Santet
Teror



Malam pun tiba, Akwal yang masih di rumah Mawar asik berbincang karena membicarakan apa yang sudah terjadi tadi sore, ketika mereka berdua lagi asik berbincang terdengar teriakan pak Danar dan Ibu Sulastri di dalam kamarnya.


“Akwal, tadi seperti teriakan ibu dan bapak, apa kamu mendengar nya, apa jangan-jangan.” Ucap Mawar.


“Benar Mawar itu teriakan suara ibu dan bapak mu, jangan aneh- aneh Mawar sebaiknya ayo kita lihat.” Ucap Akwal.


“Iah Akwal ayo.” Jawab Mawar.


Mereka berdua pun masuk untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi alangkah kagetnya Mawar dan Akwal saat melihat pak Danar dan ibu Sulatri tubuhnya penuh dengan darah dan terkejutnya lagi ada sesosok mahluk di


hadapan mereka yang sedang berdiri sambil mengeluarkan darah dari mulutnya, membuat Akwal muntah, sedangkan Mawar hanya terfokus kepada ibu dan bapaknya.


“Akwal tolong bapak dan ibu aku, agar aku bisa menghadapi mahluk itu, benar kan kata ku akan ada teror saat malam tiba.” Ucap Mawar.


“Iah kamu benar tetapi apa yang harus kita lakukan Mawar, aku tidak bisa melakukan apa-apa, aku sangat mual ini dan pusing.” Jawab Akwal sambil muntah- muntah.


Ibu Sulastri dan pak Danar tergeletak tak sadarkan diri setelah berteriak kencang, kini Mawar memcoba membacakan mantra yang di dapatkan nya di dalam kitab buhun untuk menghadapi mahluk tersebut, aneh nya mahluk tersebut tidak beraksi apapun saat Mawar membacakan mantra, mahluk tersebut malah mendekati Mawar dan membawa Mawar ke dunia goib. Akwal yang melihat Mawar menghilang sangat panik dan berteriak.


“Mawar kamu ke mana apa yang kamu lakukan mengapa kau menghilang.” Teriak Akwal, karena Akwal sangka Mawar menghilang dengan kemampuanya, padahal Mawar di culik mahluk tersebut.


Kini Akwal mencoba untuk menolong pak Danar dan Ibu Sulastri yang masih tergeletak pingsan serta banyak darah yang melumuri tubuh Ibu dan bapak Mawar, Ketika Akwal ingin mengangkat tubuh Pak Danar dia di kagekat saat pak Danar terbangung dan mencekit nya, Akwal mencoba melawan untuk melepaskan cekikannya tetapi cekikan pak Danar sangat kuat  sehingga membuat Akwal tak sadarkan diri setelah Akwal pingsan Pak Danar pun tergeletak pingsan kembali, ternyata tubuh pak Danar di rasuki oleh mahluk halus kiriman seseorang.


Mawar yang menghilang di bawa oleh mahluk halus ke dunia goib kini di selamatkan oleh Jin wanita cantik sehingga Mawar kembali ke dunia nyata akan tetapi saat Mawar kembali dia bukan kembali kerumah nya melainkan berada di panti asuhan, Mawar pun sangat terkejut dengan hal itu.


“Mengapa aku ada di sini Jin cantik, apa ini masih dunia goib atau memang ini berada di panti asuhan.” Ucap Mawar.


“Ini memang dunia nyata bukan dunia Goib tuan aku, sekarang ingat jilid ke 3 tuan ku agar bisa mengalahkan mahluk menyeramkan yang tadi menyulik tuan, mahluk halus itu sebentar lagi akan muncul ke sini.” Ucap Jin wanita cantik.


“Baiklah jin wanita cantik aku akan mengingat nya.” Jawab Mawar.


Mawar setelah mengingat jilid 3 Kitab Buhun dia mencoba ingin pergi dari panti asuhan dan ingin segera menuju ke rumah nya untuk mengetahui apa yang terjadi karena tidak melihat mahluk yang membawa nya muncul, akan tetapi mahluk yang menyeramkan itu muncul di hadapan Mawar.


“Hey mahluk dedemit sebenarnya apa yang kau ingin kan dari keluarga aku, dan siapa yang mengirim mu ke sini.” Ucap Mawar.


“Tuan aku, mahluk Dedemit itu tidak bisa bicara sebaiknya tuan dengan cepat membaca mantra jilid ke 3 agar bisa mengalahkan mahluk Dedemit itu.” Ucap Jin wanita cantik.


Dedemit yang sudah muncul pun mendekati ke arah Mawar yang sedang berdiam diri, Mawar yang sudah siap untuk membacakan Mantra nya kini setelah mahluk Dedemit itu sudah berjarak dua langkah dari Mawar berdiri, Mawar dengan cepat membaca Mantra Kitab Buhun seketika mahluk yang ada di hadapan Mawar terbakar dan lenyap.


“Ingat tuan aku setiap orang yang terlihat itu adalah jelmaan Dedemit bila tuan ingin keluar dari tempat ini.” Ucap jin wanita cantik.


Mawar pun dengan cepat keluar dari panti asuhan tersebut yang ternyata saat keluar ruangan telah banyak anak-anak yang melihat ke arah Mawar dengan tatapan yang kosong serta menyeramkan, Mawar dengan cepat berlari untuk menghindari anak-anak tersebut tetapi saat Mawar berlari ingin keluar gerbang panti asuhan tersebut penjaga di sana menghentikan Mawar.


“Mawar anaknya bu Sulastri ya, mengapa bisa ada di dalam, saya dari tadi menjaga di sini kapan nak Mawar masuknya.” Ucap penjaga panti asuhan.


Mawar yang berlari kini berhenti sejenak dan melihat ke arah penjaga itu setelah itu Mawar berlari tanpa menjawab ucapan penjaga panti asuhan tersebut.


Pejaga di sana hanya geleng-geleng kepala saat melihat Mawar berlari setelah melihat nya.


“Dasar anak remaja sekarang di tanya malah begitu tidak ada tatak ramanya sudah begitu masuk tanpa ijin lagi.” Gerutu penjaga panti asuhan.


Mawar pun berlari menuju rumah nya, saat melihat ke jalan kampung suasana sangat sunyi sepi tidak ada seorang pun yang lewat padahal malam pun belum jam 23:00.


“Tuan aku berhati-hati lah.” Ucap Jin wanita cantik, yang terus mendapingi tuan nya.


“Baik Jin cantik.” Jawab Mawar sambil berlari.


Kini Mawar pun sampai di depan rumahnya, tadinya Mawar ingin meminta tolong kepada pak Rt dan ibu Rt, tetapi karena Mawar yakin bisa menghadapinya dia malah sendiri masuk ke dalam rumah.


Ketika Mawar masuk dan menuju kamar bapak dan ibunya, gadis yang penuh percaya diri ini sangat terkejut melihat ibu dan bapak nya serta Akwal sedang tergeletak di lantai.


“Apa yang sebenarnya terjadi, mengapa Akwal pun bisa tak sadarkan diri.” Ucap Mawar.


“Tuan aku, berhati-hati lah, jangan dulu memikirkan mereka bertiga sebaiknya tetap waspada, mereka sedang melakukan ritual untuk mengirim lagi mahluk halus ke sini, karena yang sebelumnya telah tuan aku kalahkan.” Ucap Jin wanita cantik.


“Siapa mereka itu Jin cantik, kalau kamu tahu siapa mereka beritahu aku.” Jawab Mawar.


“Mereka itu adalah sepasang suami istri dan yang melakukan ritual pengiriman mahluk halus ke sini ialah pemilik panti asuhan tidak lain dia yang bernama Sutomo yang telah melakukan perjanjian dengan iblis untuk menguatkan ilmu hitam nya.” Ucap Jin wanita cantik.


“Kalau begitu di mana mereka sekarang Jin cantik, aku ingin ke sana untuk berbicara, bila aku terus di sini, ini tidak akan selesai-selesai permasalahan nya.” Ucap Mawar.


“Tuan aku bisa ke sana dengan bantuan mantra di dalam Kitab Buhun, tetapi resiko nya sangat besar dan berbahaya.” Ucap Jin wanita cantik.


“Cepat apa yang harus aku lakukan Jin cantik, apapun resikonya aku akan menghadapinya.” Ucap Mawar.


Jin wanita cantik pun memberi tahu tuan nya untuk membaca isi jilid ke 8 Kitab Buhun dan setelah Mawar membaca jilid Ke 8 Kitab Buhun tersebut, Mawar pun memejamkan matanya lalu menghilang dari tempat nya sekarang, dan ketika Mawar membuka matanya Mawar sangat kaget karena melihat 3 orang yang dua di antaranya Mawar sangat mengenalnya..,,