
Pria paruh baya sangat terkejut dan terpana saat melihat Jin Wanita cantik yang keluar di dalam Kitab Buhun milik nya, akan tetap Jin Wanita cantik itu malah mengenali gadis yang dia tangkap dan di lukainya.
Jin Wanita cantik itu melihat ke arah Mawar dan pria paruh baya itu lalu Jin Wantia cantik itu mendekat.
“Wahai pemilik ku, apa engkau memanggil ku lagi untuk meminta bantuan karena tertangkap oleh lelaki ini.” Ucap Jin Wanita cantik.
Pria paruh baya itu sangat terkejut saat melihat dan mendengar perkataan Jin wanita cantik, bukan nya menyambut diri nya malah menyambut gadis yang sedang di lukai dan ditangkapnya.
Mawar yang di pegang erat oleh pria paruh baya itu pun sama terkejutnya karena Jin wanita cantik menyambut dirinya.
“Mengapa kau tidak menyambutku Jin kitab Buhun, aku adalah pemilik mu dari awal, mengapa kau memanggil gadis ini pemilikmu.” Ucap Pria paruh baya itu, terkejut.
“Wahai manusia, aku tidak mengenalmu tetapi kau bisa melihat ku sangat menarik pasti kau sudah banyak mengorbankan nyawa untuk bisa memiliki mata setan itu, aku hanya mengenal pemilik ku yang telah membangunkan tidurku di dalam Kitab Buhun yang kau pegang itu, cepat kembalikan kepada tuan ku, kalau tidak kau akan menyesalinya.” Ucap Jin wanita cantik.
Pria paruh baya itu pun sangat marah terhadapa Mawar dan semakin ingin melukai Mawar, tetapi saat pria paruh baya itu terus melukai Mawar Jin wanita cantik menolongnya.
“Tunggu dulu mengapa kau bisa menjadi pemiliknnya, padahal jelas aku lah pemilik Kitab Buhun ini, bagaimana kau gadis yang tak tahu apa-apa bisa menjadi pemilik Kitab Buhun Ini.” Ucap pria paruh baya.
“Siapa pun yang melepaskan ku dan membangunkan ku di dalam Kitab Buhun yang pertama, itu akan menjadi pemilik dan tuan ku, karena kau telah melukai tuan dan pemiliku maka kau akan aku beri pelajaran yang menyakitkan karena telah melukai pemiliku dan mengakui Kitab Buhun itu milik mu.” Ucap Jin Cantik.
“Bagaimana bisa gadis itu menjadi pemilikmu dia tidak mengetahui rahasia di balik Kitab Buhun itu, akulah yang mengerti kitab Buhun, aku sudah memberi tumbal setiap halaman demi halaman agar terbuka dan aku ingin membuka halaman yang terakhir, agar aku bisa menjadi pemilik abadi Kitab Buhun ini, tetapi mengapa jilid halaman terakhir bisa di buka oleh gadis sialan itu.” Ucap pria paruh baya, sambil menatap ke arah Mawar, yang sudah di selamatkan oleh Jin wanita cantik.
“Aku tak peduli siapa kau tetapi gadis inilah yang telah membuka halaman Kitab Buhun terakhir jadi aku pemiliknya beserta Kitab Buhun yang telah kau pegang itu.” Ucap Jin wanita cantik.
Mawar yang bingung karena tidak mengerti apa yang di bicarakan pria paruh baya dan Jin wanita cantik, setelah lama mengingat ternyata Mawar terkejut saat mengetahui menjadi pemilik Kitab Buhun tersebut dan Mawar baru ingat karena saat mengambil Kitab Buhun tangan Mawar sedang terluka dan Darah nya terhisap oleh Kitab Buhun, Mawar sekarang menjadi lebih mengerti karena sebelumnya Mawar tidak memahami saat pertama berbicara dengan Jin wanita Cantik.
“Paman sebaiknya paman segera pergi dari sini dan lepaskan teman ku dari cengkraman Arwah gentayangan yang paman suruh.” Ucap Mawar.
“Aku tidak akan melepaskan mereka, sebelum kau bisa mengembalikan isi dari Kitab Buhun ini menjadi milik ku.” Ucap Pria paruh baya.
“Apa yang harus saya lakukan, apa perlu aku mengalahkan manusia itu tuanku.” Ucap Jin wanita cantik, sambil mendekati Mawar.
Dasep dan Andri yang sedang di tangkap oleh Arwah gentayangan kini berhenti meronta-ronta karena melihat Mawar sudah terlepas dari pria paruh baya itu dan mereka pun terkejut saat melihat Mawar berbicara sendiri, tetapi Andri dan Dasep tidak menghiraukan Mawar lagi mereka berdua sekarang mencoba untuk lebih tenang agar bisa melepaskan cengkraman dari Arwah gentayangan, akan tetapi Arwah gentayangan kini menghilang sehingga Andri dan Dasep terlepas dan merasa ke bingungan dengan apa yang terjadi, tetapi kebingungan nya menjadi waspada saat Mawar berbicara.
“Andri, Dasep kalian sudah terlepas bukan sebaiknya kalian tetap waspada terhadap Pria paruh baya yang ada di depan kita, kalian sudah di lepaskan oleh teman baruku.” Ucap Mawar.
“Baik Mawar tetapi bagaimana bisa, dan siapa teman barumu Mawar.” Ucap Andri.
“Sudah jangan banyak tanya lagi nanti aku jelaskan sekarang kita fokus untuk menghadapi Pria paruh baya.” Ucap Mawar.
Pria paruh baya yang melihat Jin wanita cantik mengalahkan Arwah gentayangan yang di panggilnya, sangat geram kini pria paruh baya itu pun membuka halaman pertama Kitab Buhun dan Halaman-halam lainnnya sehingga bermunculan Arwah-arwah yang menyeramkan.
Arwah-arwah yang menyeramkan yang keluar dari Kitab Buhun itu di suruh oleh pria paruh baya untuk menyerang Mawar, Dasep, Andri dan Jin wanita Cantik.
“Kalian akan aku jadikan tumbal Arwah-arwah Kitab Buhun ku karena dari halaman pertama aku lah yang telah membuka Kitab Buhun ini, jadi Mahluk yang ada di dalam Kitab Buhun ini menjadi pengikutku, aku akan memusnahkan Isi dari Kitab Buhun Halaman terakhir saja bila tidak menjadi pengikutku, cepat Arwah Arwah yang ada di sini, bunuh mereka semua dan Musnahkan Jin wanita itu.” Ucap pria paruh baya.
Mawar sangat terkejut dan ketakutan saat melihat Arwah Arwah yang menyeramkan bermunculan begitu pun dengan Andri dan Dasep yang sangat ketakutan karena melihat Arwah darah yang menyeramkan yang begitu banyak ingin menghampirinya, Andri dan Dasep pun pingsan karena sudah tidak tahan akan situasi yang di hadapi nya.
Mawar yang melihat situasi seperti ini pun sangat ketakutan, di tambah lagi ketakutan Mawar semakin menjadi jadi saat menoleh ke arah Andri dan Dasep yang tak sadarkan diri, tetapi Mawar saat ketakutannya menguasai dirinya, Jin Wanita cantik berbicara dan menguatkan hati Mawar agar menjadi berani.
“Wahai pemilik dan tuan ku tenang kan dirimu aku akan siap melayani dan melindungimu, tenang saja Arwah-arwah yang keluar dari kitab Buhun halaman pertama dan yang lainnya akan aku hadapi dengan mudah, karena aku Lah yang terkuat yang menunggu di dalam Kitab Buhun tersebut.” Ucap Jin Wanita Cantik.
Mawar saat mendengar Jin wanita cantik berbicara pada nya, kini merasa tenang akan tetapi saat Mawar melihat ke arah pria paruh baya itu sangat ketakutan, karena pria paruh baya itu sedang di kelilingi Arwah-arwah yang menyeramkan yang sudah siap ingin menyerang ke arah Mawar dan Jin wanita Cantik.
“Hah hah hah hah hah, kalian akan aku musnahkan terutama Jin yang menemanimu sekarang, teman-teman mu akan aku tumbalkan dan kau gadis sialan yang telah mengacaukan ku, akan aku beri kau untuk melihat teman-teman mu terlebih dahulu di jadikan tumbal, bagi kenaikan ilmu ku, dan kau yang akan aku jadikan tumbal terakhir.” Ucap pria paruh baya itu.
Mawar semakin ketakutan saat mendengar ucapan pria paruh baya itu, dan Jin wanita cantik yang ingin melindungi Mawar kini dengan cepat melayang ke arah Arwah-arwah yang menyeramkan yang mengelilingi pria paruh baya itu untuk segera memusnahkan nya, agar pemilik nya Mawar merasa di lindungi oleh nya...,