
Sebulan sudah berlalu keluarga pak Danar pun sudah tidak ada lagi yang meneror, kini pak Danar menjadi murid pak Kiyai Santri.
Mawar yang kembali ceria melihat bapak dan ibu nya sehat dan merasa lega karena tidak ada yang menyeramkan selama sebulan ini.
Kini Mawar mulai masuk kuliah seperti biasanya, pak Danar pun banyak sekali peroyekan yang di dapatkan nya dan kantor nya pun maju sangat pesat. Akwal kini tinggal bersama paman Rt dan bibi Rt, serta Akwal pun kini bekerja di perusahan milik pak Danar.
Di kuliahan Mawar ternyata di adakan acara nge camp ke gunung Babadak, teman teman Mawar pun semuanya ikut, hanya Mawar yang tidak mau ikut karena merasa ingin di rumah saja menemani ibu nya. Tetapi karena terus di ajak paksa oleh Nisa, Marni dan Sri untuk ikut ngecam ke gunung Babadak Mawar pun ikut.
"Baik, baik aku akan ikut, tetapi kalian harus izin sama ibu dan bapak ku yah,nanti sepulang kuliah kalian ke rumah ku, untuk izin agar aku bisa ikut yah." Ucap Mawar.
"Ok.. Pasti cantik aku akan minta izin ke ibu bapak mu, oh ya Mawar, bagaimana sekarang apa sudah tidak ada lagi
teror di rumah mu." Ucap Nisa.
"Iah nih aku jadi penasaran kamu belum cerita semuanya pada kita kita." Ucap Marni.
"Ah sudah lah, jangan bahas itu lagi, pokonya kejadian dua hari dua malam itu seperti liburan yang menakutkan, itu sangat membuat ku takut dan terauma tahu, kalian mana berani menghadapi situasi seperti itu kalian enak pas hari libur kuliah kalian lagi happy ke pantai. Kalau tahu di rumah akan menyeramkan aku pasti ikut bersama kalian ke pantai." Jawab Mawar.
"Iah sudah kalau gak mau di bahas, kan kita akan ke gunung kita akan happy bersama bersama, dan tahu gak kalian ada cowok ganteng juga loh yang baru masuk kelompok pencinta alam namanya Andri yudistira dia juga katanya mau ikut bersama ngecamp iih asik banget, bisa ngecam liat pemandangan dan liat cowok ganteng juga, hehe." Ucap Sri.
"Huuuuuh pantes saja kamu antusias pinging segera ngecamp Sri, ternyata ada cowok ganteng." Jawab nisa.
"Sudah waktu nya masuk nih, ayo sebelum dosen datang." Ucap Marni.
Kini Mawar, Marni, Nisa dan Sri masuk kuliah dan mengikuti mata pelajaran. Tak terasa waktu belajar pun sudah selesai dan waktu nya pulang.
"Mawar kurasa aku tak bisa ke rumah kamu deh, aku ingin langsung pulang aja ada keperluan mendadak, izin untuk ngecam nya sama Nisa dan Sri aja ya gak apa-apa kan." Ucap Marni.
"Ya sudah gak apa-apa, hati hati ya pulang nya." Jawab Mawar, Sri dan Nisa.
Kini Marni pun pulang setelah pamit. Tinggal Mawar, Nisa dan Sri yang masih menunggu jemputan.
"Oh ya kita nunggu jemputan bapak kamu kan Mawar." Ucap Sri.
"Iah Sri, tetapi gak biasa nya bapak lama, apa lagi sibuk di kantor nya, kalau gituh kita pulang naik umum aja yu, biar aku yang bayarin." Ucap Mawar.
"Kalau gitu ayo, sekalian bayarin sama beli bakso juga lah Mawar." Ucap Nisa.
"Ye keenakan itu mah." Jawab Mawar.
"Kan kamu baik hati Cantik." Ucap Nisa.
"Udah ah, nanti kalau sampai aku belikan bakso asal kalian yakinin ibu aku yah supaya aku bisa ikut ngecamp bersama kalian ok." Ucap Mawar.
Kini Mawar, Nisa dan Sri sudah sampai di rumah nya mawar.
"Assalamualaikum bu, Mawar pulang." Ucap Mawar.
"Waalaikumsallam, iih ada Nisa sama Sri sudah lama gak kesini loh, ke mana aja." Ucap Bu Sulastri.
"Ada ko Bu, saya hanya di rumah aja." Jawab Nisa.
"Oh ya sudah yang penting kalian pada sehat dan keluarga di rumah sehat, kalian pasti lapar kan kebetulan ibu tadi udah beres masak kalian makan dulu ya nanti ibu siapin." Ucap Bu Sulastri.
"Makasih loh bu udah ngerepotin, baru main lagi udah di suguhin." ucap Nisa.
" Gak apa apa kalian lanjut dulu ngbrolnya ibu nyiapin dulu yah." Ucap bu Sulastri.
"Makasih loh bu." Jawab Sri.
"Jadi gak jadi beli bakso ya yah, makan saja mubazir kalau gak di makan enak loh masakan ibu." Ucap Mawar.
"Empp iah deh." jawab Nisa dan Sri.
Makanan kini sudah di siapkan oleh Bu Sulastri di meja makan Mawar, Nisa dan Sri makan bersama, makan pun selesai kini Mawar ingin minta izin ke ibunya untuk pergi ngecamp ke gunung Babadak.
"Bu boleh gak Mawar pergi ngecamp ke gunung Babadak, sama Nisa dan Sri acara yang diadakan di kuliah, boleh ya bu." Ucap Mawar.
"Nanti saja izin nya sama bapak yah kalau ibu ngizinin bapak gak yah jangan." Ucap Bu Sulastri.
"Bu kan ngecamp nya sama kami, jarang jarang kan kita ngecamp kalau gak ada acara di kuliahan." Ucap Nisa.
"Bener bu panitia juga banyak dosen juga banyak biar seru bu Mawar ikut." Ucap Sri.
"Iah kalau bersama kalian ibu izinin tetapi tetap harus ada izin dari bapak ya, tunggu dulu bapak pulang saja nanti bilang ke bapak ya ngecamp ya bersama kalain, nanti kalau udah izin kalain pulang di anterin bapak sama Mawar aja ya." Ucap Bu Sulastri.
"Asik, ibu baik deh ngasih izin sama Mawar untuk ikut ngecamp, kalau izin sama bapak mah asal ibu setuju bapak juga izinin." Ucap Mawar.
"Ya sudah kalian ngobrol saja ya ibu mau nonton dulu filem Azab." Ucap Bu Sulastri.
Bu Sulastri pun kinu ke kamar nya dan menonton filem Azab.
Mawar, Nisa dan Sri kini mengobrol di halamab rumah nya.
"Mawar, ibu kamu baik banget ya, besa sama ibu aku galak." Ucap Nisa.
"Jangan gituh, ibu baik cuma menyampaikan kasih sayang nya berbeda." Ucap Mawar.
"Iah Nisa bener kata Mawar tuh, jangan gituh sama ibu sendiri gak baik, semua ibu di dunia ini baik loh." Ucap Sri.
"Iah tetapi aku iri loh sama kalain punya ibu yang baik. tetapi aku tak jadi iri karena aku punya sahabat seperti kalian." Ucap Nisa.
Mereka pun berpelukan.
"Oh ya Mawar, katanya Akwal teman kecil kamu jadi ganteng yah, dan yang membantu kamu saat melewati malam mencekam itu tinggal dekat sini juga ya, kenalin dong." Ucap Sri.
"Yah Sri, elu kalau ada cowok ganteng langsung pingin kenal dan ingin deket mulu." Jawab Nisa.
"Hahaha, iah nanti aku kenalin yah, Akwal itu sekarang kerja di kantor bapak. Nanti sebentar lagi pulang pasti bersama bapak, sekalian izin ke bapak kalian aku kenalin Sama Akwal karena suka ke sini dulu kalau pulang kantor itu rumah nya juga deket." jawab Mawar.....,