Possessive Husband

Possessive Husband
musibah.



aloe membuka pintu kamar tania, disana ternyata sudah ada mama papa tania, yang sudah kembali dari luar negeri.Segera aloe menghampiri mereka dan memberi salim.


"tente dan om kapan datang? " kata aloe.


"tadi malam al" balas mama tania. "kamu sudah dengar kabar dari tania? " .


"iya tante. " jawab aloe tenang. "tante tenang saja, kalau dia nggak mau nikahin tania, aloe akan laporin dia ke polisi. "


mama tania memeluk aloe erat. "makasih ya al. "


"justru alo yang minta maaf tante, alo tidak bisa jaga tania, padahal tante udah nitipin tania sama alo. "


"bukan salah kamu sayang, om dan tante yang salah karena keseringan ninggalin tania sendiri, jadi dia jadi tak terkendali seperti ini. " kata papa tania. "itu siapa al, kok nggak dikenalin sama om dan tante?. "


arvan menghampiri papa dan mama tania kemudalian berjabat tangan.


"saya arvan, gurunya aloe dan tania" arvan memperkenalkan diri. "tadi kamu nggak sengaja ketemu aloe dilobi rumah sakit. "


tania tersenyum. "yakin pak arvan ketemu aloe dilobi rumah sakit. "


"iya bener. " tambah aloe. "lo udah baikan? "


"udah." tania mengangguk. "lo nggak marah sama gue? "


"marah lah. " Nada bicara aloe naik satu oktaf. "gue sebenarnya marah banget sama lo tan, tapi hati gue nggak bisa marah sama lo, lo udah gue anggap saudara gue sebdiri, gue selalu membagi kisah susah senang gue ama lo, gue cuma nggak habis pikir, Kok lo bisa ke makan rayuan setan si fino, gue udah putus sama fino tan, kalau dia nggak mau tanggung jawab, gue akan laporin dia kepolisi. "


aloe memeluk tania erat Sambil berlinang air mata. "sampai kapan pun lo tetap sahabat gue tan, saudara gue. "


"maaf in gue ya al, gue udah jahat banget ama lo, tapi lo tetap anggap gue sahabat lo. "


mama tania menghampiri tania dan aloe erat. "kalian memang anak anak mama,makasih ya al, kamu selalu ada buat tania, susah maupun senang. "


"iya tante. "


"makasih pak arvan. " ucap tania. "tolong jaga temanku ini ya. "


"apaan sih, " aloe mencubit tania. "gue balik dulu ya mau fetting baju buat nikahannya kak kiran. "


"sama pak arvan juga? "


"enggak." aloe berbohong. "konsultasi sama kak kiran kalau ada apa apa dengan kandungan, kak kiran dokter obygin. "


"siap." balas tania.


setelah berpamitan, aloe dan arvan segera keluar dari kamar tania.


°°°°°°°°°°°°°°


aloe menatap arvan yang sejak tadi senyam senyum terus saat di dalam mobil. aloe merasa ada yang pada diri arvan.


"kalau nyetir mobil yang fokus jangan cengar cengir nggak jelas." protes aloe.


"kalau nggak suka jangan di lihat. " balas arvan ketus. "kalau masih lihat bararti suka. "


"cih! " aloe membuang muka."kepedean tingkat tiang."


tanpa mereka sadari tiba tiba aja ada sebuah truck yang berhenti mendadak didepan mobil mereka.


"pak arvan awaaaaaaaaaaaaS"teriak aloe keras


Arvan tidak bisa menguasi kemudinya, dan...


Bruuuuuuuuuuuuuakkkkk


mobil arvan yang melaju cukup kencang menabrak sebuah truck yang berhenti didepan nya tadi.kepulan asap keluar dari mesin mobil, darah segar keluar dari dalam mobil.


" paaaaaaaak, arvan. "ucap aloe lemas.


samar samar aloe masih bisa mendengar suara orang yang meneriaki mereka dari luar mobil. tangganya tiba tiba lemas saat hendak meraih pintu mobil, dan pandangannya kabur.setelah itu aloe tidak ingat apa apa lagi.