Possessive Husband

Possessive Husband
air mata



malam itu bintang bersinar terang,rembulan pun tak mau kalah memancarkan cahayanya.sangat indah suasana malam ini. terlihat sepasang muda mudi sedang duduk manis dipinggiran trotoar sambil menikmati jagung bakar.


"kamu sudah jenguk tania? " tanya aloe dengan mulutnya yang masih mengunyah jagung.


"hem, " balas fino.


"aku boleh curhat nggak? "


"curhat aja. " balas fino sambil memainkan ponselnya.


"aku punya temen, ya anggap aja seperti aku, kamu sama tania. " kata aloe memulai curhat annya. "nah tania ini hamil,.... "


"uhuk.. uhukk... " fino tersedak. aloe cepat cepat memberinya minum."apa katamu...? "


"apa kataku?aku kan lagi curhat masalah temanku, anggap aja tania, bukan tania beneran. " omel aloe. "nah tania ini lagi hamil dan yang menghamili nya itu pacarnya temen aku, menurut kamu yang salah siapa ya diantara mereka, pacarnya temen ku, atau tania? "


"tania lah.. " jawab fino tegas"ngapain juga dia mau dipacarin pacar teman kamu itu, sampai hamil pula, udah tahu dia pacarnya teman kamu. "


plaaaaaaaaaaaaaaaaaaak.....


aloe menampar pipq0keras dengan penuh amarah.


"setelah lo hamilin tania, se enak jidat lo aja bilang tania yang salah. "ucap aloe penuh amarah. " gue sakit tania hianatin gue, tapi gue lebih sakit setelah tahu siapa bapak dari anak yang dikandung tania. "


"kamu ngomong apa sih? " fino meraih tangan aloe.


"jangan sentuh gue. " aloe menepis tangan fino."jangan sekali pun nyentuh gue. "


flash back


aloe sedang menikmati spegeti nya dengan lahap. sementara pak arvan lagi menyecap kopi pagitnya.


"buaya."


aloe menatap seseorang yang sedang berdiru disamping nya.


"buaya ngapain disini. "


"bisa nggak sih lo, sebut nama gue dengan benar, aloevera, paham. " bentak aloe. ngapain lo disini. "


"cuci mata. "


"mata dicuci, otak lo tu cuci. " aloe nyolot.


"eh ada pak ganteng. " ogi salim kepada arvan. "kok lo bisa sama pak arvan? "


"diam lo, nggak usah banyak tanya,?


ogi terkekeh. " al, tadi gue mau jenguk tania, tapi nggak jadi. "


aloe langsung menatap ogi, "kenapa? "


"lo bakal terkejut kalau dengar ini. " kata ogi sambil memperlihatkan video fino dan tania yang sengaja dia rekam tadi, saat hendak men jenguk tania.


"fino.. " kata aloe lirih.


"lo selama ini digoblokin al sama mereka, " ogi mulai kompor, "anak anak di kelas semua udah curiga kalau mereka punya hubungan, tapi mereka takut bilang ama lo. "


"kenapa takut? "


"karena kamu galak." jawab arvan.


"iya betul. " ogi semangat, "makanya jadi orang tu yang pintar kaya gue, jadi ketua kelas. "


"aku mau pulang...... "


flash end.


fino menatap aloe. dia tidak ingin kehilangan aloe, hanya karena tania, susah payah dulu fino meyakinkan aloe, agar aloe mau menerima nya menjadi pacarnya.


"maaf in aku al, lagian tania yang minta sendiri sama aku. " fino membela diri.


"terus lo langsung iya in gitu, ha! " bentak aloe.


"al, aku khilaf. "


"selingkuhin gue juga khilaf." nada bicara mulai merendah. "aku salah apa sih fin sama lo, gue kurang apa, cuma hanya karena gue nggak mau lo cium gitu ha... "


"al...! "


"Brengsek lo fin, gue benci ama lo, gue mau kita putus, dan jangan pernah hubungin gue lagi. "ucap aloe langsung pergi ninggalin fino.


" al,... "teriak fino keras. " al, maafin gue. "


aloe berlari sekuat tenaganya, tanpa dia sadari air matanya terus mengalir.aloe tidak menyangka orang yang sudah aloe sayang, aloe anggap saudara, tempat aloe membagi susah senang, tega menghianatinya. "gue benci."