
Dear Reader setiaku
Author mengucapkan banyak terima kasih karena selalu mendukung dan bersama author menemani author berkarya, hanya doa dan tulus semoga kalian sehat-sehat selalu dilancarkan rezekinya Aamiin.
Disini author ingin promo Novel baru berjudul Beautiful Twins yang tidak kalah menarik dari cerita sebelumnya. Menceritakan kisah gadis kembar yang terpisah sejak bayi hingga tidak mengetahui jika kebenaran mereka kembar. Menariknya pertemuan mereka berawal dari menyukai pria yang sama. Bagaimana kisah Kayla dan Keyla, simak kisahnya!
Berikut penggalan bab yang author lampirkan, author tunggu kehadiran kalian😊
🌹🌹🌹
Keesokan paginya.
Keyla bersiap-siap pergi ke rumah Ayahnya.Beberapa hari tidak bertemu dengan Ayah dan saudara kembarnya Ia merasa sangat merindukan mereka.Entah kedatangannya diterima atau tidak namun Keyla tidak peduli.Keyla membawa beberapa makanan yang sudah dipersiapkan ART-nya untuk dibawa ke rumah Ayahnya.Keyla ingin sarapan bersama Ayah juga saudara kembarnya karena Ia bisa mendapatkan kebersamaan itu di rumah Ayahnya.
Dengan Riang Keyla melangkah pergi namun dihentikan Bundanya."Kau mau kemana, Key?" Jeni menatap Keyla yang sudah rapi dengan tas jinjing di tangannya.
"Key mau-"
"Wanita yang sangat mirip denganmu waktu di pesta itu, siapa?" selidik Jeni.
"Ternyata Bunda melihatku kemarin, namun kemana perginya Bunda waktu itu tiba-tiba menghilang?" gumam Keyla.
"Key." Jeni menepuk bahu Keyla karena bukannya menjawab pertanyaannya, putrinya itu malah melamun.
"Bukannya kami terlihat kembar, Bunda?" Sengaja Keyla melontarkan pertanyaan untuk memancing reaksi Bundanya.
"Ke- kembar gimana, kalian hanya mi-mirip.Iya mirip bukan berarti kembar." Jeni berbicara terbata-bata, sangat jelas Ia sedang berkilah dengan ucapannya.
"Bunda kok serius gitu, kan Keyla hanya bercanda.Mana mungkin Key punya kembaran sedang Key tidak mengetahuinya, iya kan Bun?"
Jeni semakin tidak bisa berkutik dengan kata-kata Keyla, Ia menelan salivanya dengan susah payah.Detak jantungnya dibuat naik turun dengan pertanyaan-pertanyaan maut dari Keyla.
"Sudah sana pergi!" kilah Jeni.Ia langsung meninggalkan Keyla yang saat itu tersenyum puas dengan aksi yang disengaja nya berhasil membuat gelagapan Bundanya.
"Suatu saat Key tidak akan membiarkan Bunda mengelak dari kenyataan yang ada," gumamnya.Menatap Bundanya yang menaiki tangga sesaat lalu beranjak pergi.
.
.
Keyla disambut ramah oleh Arman sementara Kayla terlihat kesal dengan kedatangannya.
Keyla langsung menyajikan makanannya yang dibawanya ke meja makan.Saat itu Arman dan Kayla hendak sarapan.Kedatangannya adalah momen yang tepat.
"Wah makan enak nih," decak Arman menatap meja makannya penuh berbagai makanan yang dibawa Keyla.
Arman juga Keyla antusias menyantap makanan itu sementara Kayla terlihat kesal.
"Gue nggak akan rancunin elo, Kay.Elo lihat, gue juga makan makanan ini." Keyla menaruh ayam goreng di piring Kayla namun dengan cepat Kayla memindahkan ayam itu ke piring lain.
"Kay!" sentak Arman dengan sikap tidak sopan Kayla.
Kayla langsung bangkit dari duduknya, sejak tadi Ia menahan amarahnya namun Ia sudah tidak bisa menahannya lagi.
"Jelaskan Ayah!siapa Keyla, apa benar dia saudara kembarku?" ucap Kayla dengan nafas kembang kempis menahan amarahnya.
"Kay, apa yang kau bicarakan." Keyla langsung menarik tangan Kayla menjauh dari tempat itu namun Kayla menepisnya dengan kasar membuat Keyla sedikit terhempas.
"Kay, kau kasar sekali!" bentak Arman lagi.
"Ayah hanya perlu menjawab iya atau tidak atau jangan-jangan benar dugaanku, Ayah juga menyukai Keyla!" tukas Kayla.
"Ayah ingat, Keyla itu seumuran ku jangan pernah berpikir-"
Belum menyelesaikan ucapannya Arman melayangkan tangannya ke wajah Kayla membuat Kayla menangis histeris langsung berlari ke kamarnya.