Papa, I Need A Mama

Papa, I Need A Mama
Episode 8



Di Kediaman Abimanyu.


Ibu Bisma, nampak khawatir, putra sulungnya itu masih belum pulang ke rumah . Padahal, biasanya, dia sudah pulang pukul 19.00 dan ini sudah pukul 22.30.


" Bisma, belum pulang ya jam segini. Ini sudah larut loh, bagaimana bisa dia membuat kita menunggu! "


" Ma, Bisma bilang, hari ini dia di apartemennya. Jadi, tidak pulang ! "


" Baiklah, mari kita tidur Pa ! "


" Kita lihat cucu kita dulu, dia sudah tidur belum ? "


" Baiklah ! "


Dilihatnya cucu keduanya, sedang menghubungi Kakak cantiknya. Anak itu terlihat begitu bahagia. Di sebrang sana, terlihat Ayahnya dan, juga Kakak cantik sedang bersama .


" Papa sekarang sama Kakak cantik? Kok bisa ? "


" Bukankah ini yang kamu mau Nak ? "


" Ya memang seperti itu, Aqila harap papa tidak mempermainkan Kakak cantik! "


" Tidak akan, kamu tenang saja sayang ! "


" Kalau begitu, aku boleh memanggil Kakak cantik dengan sebutan Mama bukan ? "


Terdengar, di sebrang sana ada sedikit keributan. Siapa lagi, kalau bukan Jihan, dan, Bisma.


" Kamu bicara padanya"


" Baik Tuan. Ah, Aqila apa yang ingin kamu katakan? "


" Bolehkah aku memanggil kakak cantik Mama? "


" Apa? I...itu , em iya boleh . Hanya jika tidak ada Tante Karina ya ! "


" Oke, Mama , Papa. Aqila mau bobo dulu ya, selamat malam! "


" Iya, selamat malam! "


Aqila melihat ada kakek dan neneknya, tepat di pintu kamarnya. Dia kemudian, turun dari ranjangnya, dan, menghampiri keduanya.


" Kakek, Nenek, Aqila seneng banget. Papa, dan, Kakak Jihan bilang mereka akan menikah. Tapi, Kakek dan, Nenek jangan bilang ke Tante Karina ya ! "


" Apa ? "


Pria dan wanita paruh baya itu, keduanya begitu terkejut. Tetapi, dilihatnya cucu mereka begitu bahagia, sehingga keduanya pun tanpa sadar tersenyum manis.


" Iya, besok Papa pulang sama Mama Jihan katanya! "


" Oke, sekarang kamu tidur ya. Sudah malam. Besok kan, harus sekolah ! "


" Iya Nenek, Kakek. Selamat malam!"


" Selamat malam sayang ! "


...----------------...


Bisma, dan, Jihan masih berdebat mempermasalahkan tempat tidur mereka.


" Saya disini saja, tidak apa-apa! "


" Ada dua kamar disini. Lalu, untuk apa , kalau kamu tidur di ruang tamu? "


" Saya tidak apa-apa, beneran deh ! "


" Jangan berpikir untuk kabur ya ? "


" Iya tenang saja ! "


" Baiklah, saya mandi dulu. Nanti setelah mandi, saya akan berikan kamu selimut ! "


" Baik ! "


Bisma melenggang, masuk ke dalam kamarnya. Dia, percaya, jika gadis yang bernama Jihan itu penurut. Akan tetapi, apa yang Bisma pikirkan adalah kesalahan besar. Kunci pintu itu, diletakan di atas meja begitu saja. Dan, kesempatan itu, tidak disia-siakan oleh Jihan. Dengan segera, dia mengambil kunci tersebut..


Jihan, berhasil membuka pintu. Dia kemudian menaiki lift , dan turun ke lantai satu. Setelah itu, dia segera menuju pintu keluar masuk. Agar, dia bisa segera ke luar. Setelah berhasil keluar dia memesan ojek online, untuk tujuan ke tempat kosannya .


" Alhamdulillah, aku bisa keluar juga dari tempat itu ! "


" Atas nama Jihan Vania? "


" Betul Pak, saya sendiri! "


" Iya Pak ! "


Setelah melakukan perjalanan selama kurang lebih 15 menit akhirnya, Jihan sampai di gang Kosannya. Setelah itu, dia memberikan tip, untuk ojek online tersebut secara tunai. Walaupun dia sudah membayar via Mobile Banking.


" Loh neng kok bayar lagi? "


" Tidak apa-apa, kalau saya berikan tip lewat aplikasi saya takut itu malah dibagi dua sama perusahaan bapak lagi. Saya, ini gagap teknologi Pak. Jadi, serba was-was ! "


" Ya Allah, Alhamdulillah. Terimakasih ya Neng, semoga rejekinya lancar ! "


" Aamiin Pak, kalau begitu saya permisi Assalamualaikum! "


" Wa'alaikumusallam ! "


Jihan, dengan segera melenggang menuju kamar kosannya. Kebetulan, sedang sepi dan tidak ada orang disana jadi dia bisa segera masuk kedalam. Gadis itu, melepaskan sepatunya, serta Hoodie yang dipakainya.


" Aku mandi dulu lah, gak apa-apa deh udah malam juga. Karena, ulah Pak Bisma, aku jadi begini. Ih, menyebalkan ! " gerutunya.


Setelah membersihkan diri, Jihan kemudian berdoa dan, segera merebahkan tubuhnya di kasur lantai tersebut.


...****************...


Sementara itu, Bisma benar-benar merasa bodoh, sudah ditipu oleh gadis yang bernama Jihan tersebut. Dia merutuki dirinya sendiri, ini pertama kalinya dia begitu menginginkan seorang wanita. Biasanya, para wanita yang akan mengejarnya, termasuk Karina.


" Bodoh, Bisa-bisanya aku ceroboh seperti ini? Aih, besok aku harus mencarinya. Jangan sampai, dia melarikan diri lagi ! "


Bisma menghubungi seseorang agar menemukan alamat Jihan.


" Baiklah, aku tunggu laporanmu . Terimakasih Dicky ! "


" Baik Tuan ! " jawab pria di sebrang sana.


" Jangan main-main denganku, Jihan . Kau pikir bisa kabur dariku hah ? "


Pria tampan itu, kembali ke kamar. Dia, merebahkan tubuhnya dan tidur di ranjangnya.


Keesokan harinya...


" Ada apa Dicky, sudahkah kau menemukan dia ?"


" Gadis itu kabur Tuan Muda. Dia, Pagi-pagi sekali, pergi dari kosannya. Ibu kos bilang, jika dia pergi bekerja di kediaman Hendrawan! "


" Baiklah, terimakasih Dicky ! "


Pria tampan itu, menutup ponselnya, dia gagal untuk mempermainkan Jihan. Justru, dirinya lah yang sudah dipermainkan oleh gadis itu. Tidak lama setelahnya, panggilan masuk dari sang kekasih menyadarkan pria itu kembali. Karina, menghubunginya, meminta dia untuk menjemputnya di kediamannya.


" Sekarang juga sayang, nanti keburu siang! "


" Karina, aku benar-benar minta maaf. Tidak bisa aku menjemputmu, dari sini ke rumahmu sekitar 39 menitan. Itu, sungguh memakan waktu yang lama. Bagaimana kalau seperti ini saja, kamu pergi dengan supir, sementara itu aku akan menunggu kamu di Bandara! "


Terdengar suara helaan napas, dari sang kekasih. Karina, benar-benar merasa kecewa karena, hari ini dia akan melakukan perjalanan jauh dari Indonesia ke Amerika. Untuk syuting drama terbarunya, selama 6 bulan, di California. Carina, memang seorang selebriti ternama di negeri ini, hanya saja masalah percintaannya sangat dirahasiakan. Jadi, tidak ada yang mengetahui mengenai pertunangannya dengan Bisma.


" Baiklah sayang, aku tunggu ya. Karena pesawatku akan take off sekitar Pukul 08.00 nanti ! "


" Iya, aku segera berangkat. Sebentar, aku mandi dulu ! "


" Baiklah, I love you! "


" I love you too ! "


Dengan segera, Bisma pergi ke kamar mandi, dan, membersihkan diri.


" Jadi, kamu pergi selama 6 bulan ? "


" Iya, maafkan aku. Sungguh, karena drama ini sungguh menjanjikan untuk membuatku semakin bersinar. Aku janji, setelah aku menjadi pemenang, aktris terpopuler aku akan menikah denganmu, dan, mengenalkan kamu ke publik! "


" Hanya karena aku menyembunyikan identitas ku, kamu tidak pernah ingin mengunggah foto kebersamaan kita. Sungguh, aku merasa tidak dianggap olehmu Karina ! "


" Maaf sayang, ya sudah kamu berangkat kerja gih, sebentar lagi pesawatku take off. !"


Bisma, menghela napasnya. Karina, mengecup bibir sang kekasih, akan tetapi, tidak ada balasan dari pria itu.


" Sudah ya, aku mau berangkat kerja. Semoga, kamu selamat sampai tujuan! "


" Aamiin, terimakasih Sayang! "


Bisma, hanya mengangguk sebagai jawaban. Kemudian, pria itu, dengan segera turun, dari mobil kekasihnya, dan, pergi menuju parkiran mobilnya.


" Selalu seperti itu, satu tahun kita berpacaran. Dan, bahkan aku sudah melamarnya, dia selalu menunda-nunda niat baikku untuk menjadikannya sebagai istri. Sudahlah aku terlanjur mencintainya! " batin Bisma.


Bersambung