Papa, I Need A Mama

Papa, I Need A Mama
Episode 51



Karina, kini tinggal di rumah mewah milik ibunya. Karena, rumah yang ditempatinya itu, tidak lain adalah pemberian Bisma kekasihnya. Dia, memutuskan untuk pergi bersama ibunya, memulai kehidupan dari awal. Tapi, masalahnya dengan Jihan, belum selesai, dia meminta seseorang untuk mengawasi istri Bisma tersebut. Dia, memutuskan untuk pergi ke kediaman Bisma, bersama istri, dan, anaknya.


" Mami, Laila pergi dulu sebentar! "


" Baiklah sayang, hati-hati ya! "


Karina, mengangguk . Semenjak, dia mengikuti ibunya dia berpura-pura menjadi anak yang baik. Agar, dia bisa menguasai harta sang ibu. Karina, segera menuju kediaman keluarga kecil Bisma, dilihatnya satpam itu berjaga dengan sangat ketat.


" Maaf Bu, anda tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam. Tuan, Bisma tidak memperbolehkan sembarangan orang masuk ! "


Karina, mematikan mesinnya. Dia, kemudian membuka blazer yang dikenakannya. Karena, hanya ada satu orang yang berjaga, itu akan memudahkannya untuk merayu satpam itu. Dia, melepaskan atasannya, hanya tersisa br@ nya saja.


" Pak satpam, apakah anda ingin saya puaskan ? "


Karina, berusaha menggoda satpam itu dengan tubuhnya.


" N...nona apa yang anda lakukan ? "


Karina, mengalungkan lengannya pada leher sang satpam itu. Dia, mencoba untuk membangkitkan gairah satpam bernama Paijo itu. Dan, tanpa diduga dia mencium bibir pria paruh baya tersebut. Hingga, keduanya saling membalas sentuhan satu sama lain. Kemudian, keduanya melakukan hubungan intim, di pos keamanan tersebut. Karina, membuat pria itu puas. Hingga, keduanya tanpa terasa melakukan dua ronde. Dan, pria itu masih tetap semangat untuk melampiaskan hasratnya.


" Lagi nona ! "


" Tapi, setelah ini bolehkan aku masuk ke dalam? " tanya Karina.


Wanita itu, mengerlingkan matanya menggoda pria itu.


" B...boleh, apa sih yang tidak buat kamu sayang! "


" Cih, siapa sayangmu? Jika bukan karena terpaksa, mana mungkin aku mau denganmu. Pria jelek ! " batin Karina.


" Baiklah, ayo lakukan lagi ! "


Dua insan berbeda usia itu, kini mereguk kenikmatan mereka. Dan, saking nikmatnya bercinta, satpam tersebut jatuh pingsan. Sementara itu, Karina tersenyum miring, dia benar-benar puas dengan usahanya. Segera, dia memakai pakaiannya kembali. Dan, memasuki mobilnya untuk mengelap hasil percintaannya dengan satpam rumah Bisma tersebut. Dia, mengganti pakaiannya, dan, memakai parfum agar menghilangkan sedikit bau badan satpam itu, dari tubuhnya.


" Jimat ini ampuh, untuk memikat satpam itu. Jadi, aku tidak akan khawatir. Aku, bisa masuk dengan mudahnya ! " batin Karina.


Karina melenggang masuk ke dalam rumah tersebut, dengan santainya. Dia, berteriak memanggil Jihan. Para maid kebetulan senang mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing. Jihan, yang kebetulan berada di dapur untuk membuat sarapan pagi untuk suaminya, dia kemudian melihat siapa yang datang berkunjung kemari.


" Ada apa Mbak Karina? "


" Ada apa kamu bilang ? HEI WANITA MURAHAN, kamu sudah merebut Bisma dariku . Tidakkah kamu, merasa bersalah? "


" Jangan sembarangan bicara? Saya tidak merebut Mas Bisma ! "


Belum selesai berbicara, omongan Jihan dipotong oleh Karina.


" M...Mas ? Bahkan kamu memanggilnya begitu mesra, punya hak apa kamu padanya . Dia masih tunanganku, camkan itu! "


" Ya Allah, mengapa dia bisa masuk sih ? Siapa ya satpam yang berjaga hari ini , kok bisa-bisanya dia mengizinkan Mbak Karina masuk ? "


Plak...


" Mbak , apa yang kamu lakukan? Sakit tahu, saya salah apa ? "


" Salah kamu adalah merebut Bisma dariku ! "


Karina, menjambak rambut indah Jihan. Wanita, itu mendorong tubuh istri Bisma ke lantai. Hingga membuatnya kesakitan, Jihan menangis karena kesakitan. Bukannya apa-apa, di dalam rahimnya kini dia sedang mengandung anak pertamanya bersama Bisma.


" Mbak tolong hentikan, jangan kamu lakukan ini hiks ! "


" Pelakor harus mendapatkan balasannya! "


Karina, menampar kedua pipi Jihan secara bergantian. Jihan, meringis kesakitan, dia ingin melawan tapi tenaganya seolah terkuras habis. Karena, semalaman dia tidak tidur, disebabkan selalu ke wastafel untuk memuntahkan cairan tubuhnya.


Bisma, yang baru saja shalat Dhuha mendapatkan panggilan masuk dari Yoga. Dia, mengangkat panggilan masuk tersebut.


" Assalamualaikum, Pak. Saya ingatkan anda untuk terus ingat pada Allah Ta'ala. Baca doa, dan, berdzikir jika menemui mantan tunangan anda. Dia, pergi ke dukun untuk memelet anda, dia punya jimat yang bisa membuat para pria bertekuk lutut di hadapannya. Jadi, anda harus hati-hati. Ingat, jangan menatap matanya, sihirnya berada dari sana ! "


" Wa'alaikumusallam , baik Yoga terimakasih ya ! "


" Sama-sama ! "


Di sisi lain, Karina masih terus menyiksa Jihan. Dan, Jihan hanya bisa pasrah, pertolongan Allah Ta'ala pasti ada dia percaya, dan, yakin akan hal itu .


" Assalamualaikum, Mama Aqila pu... ! "


" Wanita jahat, jangan ganggu Mamaku. PAPA... ! "


Bisma, yang baru saja menuruni lift begitu terkejut dengan apa yang saat ini dilihatnya . Dia, segera menghampiri istri, dan, anaknya.


Plak ...


" Wanita Gila, apa yang kau lakukan pada mereka? "


" Eh, sayang! "


Karina, berubah drastis saat Bisma menghampiri Jihan dan Aqila.


" Jangan tatap matanya! "


Bisma memejamkan matanya. Dia, kemudian, membaca doa sebelum menatap wajah sang mantan kekasih.


بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ


Bismillahilladzii laa yadhurru ma’asmihii syai-un fil ardhi walaa fissamaa-i wa huwas samii’ul ‘aliim.


Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang tidak membahayakan sesuatu bersama nama Allah di bumi dan di langit. Allah adalah Zat Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.


" لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ


Lā haula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil azhīmi


Artinya: "Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."


" Arrrrgh... Panas . Apa yang kau bacakan . Bisma berhenti kubilang! "


" Pergi kau dari sini ! "


Aqila, yang melihat itu dia segera menendang kaki jenjang Karina . Membuat Karina kesakitan.


" PENJAGA... ! "


" Iya Tuan Muda! "


" Usir dia dari sini ! "


" Baik Tuan! "


" Eh kok kamu sih Narto, Paijo mana ? "


" Dia pingsan Tuan, saya juga mencium bau ****** pada dirinya. Sepertinya, dia habis bercerinta ! "


" Bawa dia dari sini, kita ceritakan nanti ! "


" Tidak mau, Bisma jangan seperti ini..."


" Pergi kau jalan* , sialan kau sudah membuat istriku kesakitan. Akan kubawa masalah ini, ke ranah hukum! "


" Bisma, jangan seperti ini. Kumohon... ! "


Jihan, menatap wajah Aqila yang saat ini sedang menatapnya.


" S... sayang, Mama tidak apa-apa kok ! "


Aqila, mengusap air matanya, dia sangat takut melihat Jihan dipenuhi oleh luka. Jihan tiba-tiba pusing, dan tidak sadarkan diri.


" Mama... ! "


Bisma, segera sadar mendengar suara sang buah hatinya. Dia, bergegas membawa Jihan dalam gendongannya.


" Sayang, minta tolong hubungi om Yoga. Kamu sudah bisa baca kan. Password Papa, 920202 ! "


" Baik Papa .... ! "


" Tidak akan aku biarkan dia bebas . Wanita gila itu, harus segera mendapatkan balasannya ! " batin Bisma.


Bersambung...