Papa, I Need A Mama

Papa, I Need A Mama
Episode 47



" Saya akan mengambil cuti, Pak Bisma! "


" Mengapa mendadak? "


" Tidak ada alasan, hanya saja saya ingin merilekskan tubuh dan pikiran saya ke suatu tempat! "


" Aih, baiklah. Kamu juga jarang cuti, jadi, saya izinkan. Bersenang-senanglah! "


" Terimakasih banyak Pak Bisma, kalau begitu saya pamit! "


" Baiklah, silakan ! "


Jihan, menyipitkan matanya, dia yang baru bangun tidur siang, menatap wajah sang suami yang sedang terlihat begitu serius tersebut.


" Sayang, sudah berapa menit kamu menatapku? "


Jihan, tersipu mendengar perkataan sang suami. Bagaimana tidak, dia ketahuan sedang memandangi wajah sang suami .


" Emh, kok Mas tahu sih ? "


" Tentu saja, aku selalu tahu apa yang sedang kamu lakukan! "


" Ih Mas mah ,gitu ! "


" Apanya yang gitu? "


Jihan, menggeleng Bisma, meminta sang istri untuk duduk di pangkuannya. Dan, Jihan menurutinya.


" Aku memang masih ragu, tapi aku tidak ingin kehilangan dia! " batin Bisma.


" Mas, bagaimana dengan Mbak Karina? Dia , akan sangat marah besar padaku ! "


" Sudahlah, jangan kamu bahas tentangnya lagi. Mas, tidak ingin membahas tentang wanita lain. Kamu kan istrinya Mas, mengapa harus membahas wanita lain! "


" Iya deh, maaf ! "


" Ya udah, sekarang kita nonton film di bioskop yuk ! "


" Enggak ah, takut kecapekan. Aku kan, sedang hamil! "


" Ya Allah sayang, kita ada bioskop pribadi tahu ! "


" Oh begitu, Baiklah. Hayuk kita nonton ! "


" Ayo sayang! "


Keduanya, sudah berdiri dan bergandengan tangan. Mereka segera pergi, dan, menonton film di bioskop pribadi milik Bisma.


Sementara itu Yoga Aldiansyah, dia bersiap-siap pergi ke suatu tempat. Perjalanan dari ibukota ke tempat tersebut, diperkirakan sekitar 2 Jam lebih.


" Sore hari mungkin aku sudah sampai, aku harus menyelidiki dia. Jangan sampai, wanita itu datang mengusik rumah tangga Tuan dan Nyonya Bisma. Tidak akan aku biarkan, itu terjadi! " batin Yoga.


Perjalanan dari Jakarta ke Cianjur ini, cukup melelahkan. Akan tetapi, Yoga dengan sabar mengendarai mobilnya sendiri. Persiapannya memang benar-benar matang, dia meminta Asisten rumah tangganya menyiapkan pakaian nya selama dua Minggu, dia juga sudah mencari penginapan di sana. Ya, walaupun sebuah kosan kecil. Sudah 2 jam perjalanan, akhirnya Yoga sampai pada penginapan di sana. Dia, segera menghentikan laju kendaraannya, dan, mematikan mesin mobilnya tersebut. Turunlah dia dari mobilnya, setelah menutup pintu dia menghampiri pemilik rumah penginapan tersebut.


" Assalamualaikum, apakah benar anda bapak Yoga Aldiansyah? "


" Wa'alaikumusallam, benar sekali. Senang bertemu dengan anda Pak Manto ! "


" Senang bertemu dengan anda, Pak Yoga ! "


Kedua pria berbeda usia tersebut, kini berjalan beriringan. Mereka masuk ke dalam rumah tersebut, dimana hanya ada satu kamar yang tersisa, di dalamnya sudah lengkap ada kamar mandi dan kasur lantai.


" Semoga anda betah ya, karena desa kami baru dipasang listrik. Jadi, untuk kipas angin, masih belum kami beli. Tapi, jangan khawatir, karena, desa kami ini sejuk. Pada malam hari, otomatis akan berubah menjadi dingin ! "


" Baiklah, terimakasih banyak ya Pak Manto. Maaf ya, sudah merepotkan Anda ! "


" Tidak kok, saya justru senang ketiban rejeki seperti ini. Ini semua, berkat Asih yang meminta saya, untuk menyiapkan tempat tinggal di sini ! "


...----------------...


Villa mewah, Badung Bali.


" Aku pulang ke Jakarta, nanti aku akan memberitahu kekasihku . Kalian, tidak perlu repot-repot melayani aku lagi ! "


" Baik Nyonya! "


Karina, mengangguk.


" Besok, aku berangkat pagi-pagi ke Jakarta. Aku, sudah menyiapkan segalanya. Jadi, tidak perlu repot membantuku! "


" Baik Nyonya! "


Karina, segera memasuki kamarnya. Dia, kembali menangis saat mengingat perkataan Bisma di televisi. Dimana, Bisma, mengakui jika dia sudah menikah, dan, akan segera memiliki momongan bersama dengan wanita lain.


" Wanita murahan, berani-beraninya kau merayu Bisma. Lihat saja, aku akan membuatmu menyesal telah menjadikan aku lawan. Aku benci, wanita sepertimu, kau mendekati Aqila, untuk membuat Bisma jatuh cinta kan, dasar munafik ! "


Karina, mengumpati Jihan , istri siri Bisma. Wanita itu, menangis begitu lama, sehingga membuatnya kelelahan dan tertidur sembari memeluk foto dirinya bersama sang kekasih, Bisma Abimanyu. Dia, yang kelelahan, tidak mendengar ada panggilan masuk dari Anton, kekasih gelapnya.


Tidur, Karina hanya sebentar, dia bangun pukul 04.40 waktu setempat, dia segera mandi dan berpakaian rapi. Begitu selesai, dia mengepak barang pada kopernya. Dan, setelahnya wanita cantik itu, segera turun ke lantai bawah. Tanpa sepengetahuan, dari para maid, ataupun penjaga villa yang sedang tidur, dia segera pergi mengenakan taksi, yang sudah di pesannya.


" Jangan harap kau bisa merebut Bisma dariku, wanita murahan. Aku tahu kelemahan Bisma, dia pasti akan tergoda denganku, dan, dia akan pergi meninggalkan kau dan Aqila. Karena, Bisma hanyalah untukku, wanita tercantik di seluruh negeri ini !" batin Karina.


...****************...


Cianjur, Jawa Barat.


" Nama wanita itu, Laila Amelia Sari, dia adalah anak yang tidak diinginkan oleh keluarganya . Dia tinggal di rumah yang kecil itu dengan neneknya ! ".


Yoga, begitu terkejut, saat mendengar perkataan mantan Kepala Desa setempat.


" Nak Yoga, dia dulunya anak yang baik, juga, sangat menyayangi neneknya. Namun, setelah dia dewasa, sang nenek meninggal dunia. Akhirnya, Laila berubah menjadi wanita dingin, dan, penuh misteri. Bahkan, dia menjadi simpanan orang paling kaya di desa sebelah. Hingga, setelah bercerai, dia berubah menjadi wanita yang suka bersolek. Setelah itu, dia pergi ke Jakarta, dan, saya tidak tahu lagi dengan kisahnya. Tetapi, saya selalu menduga kalau aktris cantik terkenal itu, Laila, yang merubah namanya menjadi Karina Lidia. Semoga saja, ucapan saya ini salah ! "


" Benarkah Pak? "


Mantan kepala desa itu, mengangkat kedua bahunya. Dia, sungguh tidak mengetahui kebenarannya.


" Kalau begitu, apakah bapak tahu siapa wanita yang membuang bayi pada saat itu ? "


" Kalau tidak salah, namanya Angelina Lee. Sama seperti nama pemilik agency model terbesar di Indonesia! "


" Bapak tahu dari mana ? "


Yoga, terperanjat, dia tidak dapat menutupi keterkejutannya.


"Ada suratnya, dulu wanita itu begitu frustasi. Sehingga, meninggalkan putrinya sendiri di hutan"


" Bapak bisa memberikan suratnya pada saya ? "


" Oh, itu ada dirumah Nak, kalau kamu tidak keberatan mari ke rumah bapak ! "


" Saya tidak keberatan! " jawab Yoga mantap.


Setelah, sampai di rumah mantan kepala desa itu. Memberikan sebuah surat yang telah usang . Kemudian, Yoga menerimanya, dan, membaca isinya.


" Baik Pak, saya berterimakasih. Besok, saya akan pergi ke Jakarta. Guna memastikan sesuatu! "


" Ini tidak bisa dibiarkan, aku harus memberitahu Pak Bisma! " batin Yoga.


Yoga, bertanya-tanya, sebenarnya siapakah Karina sesungguhnya. Jujur, dia tidak pernah penasaran, seperti ini dengan seorang wanita.


" Angelina Lee, atau Angelina Paramitha. Dia, bukankah, pemilik agency model tempat Karina bekerja. Aku, harus segera menemuinya! " gumam Yoga.


Bersambung...