
Warning, cerita ini hanyalah karangan Ayen semata. Jika tidak sesuai dengan kenyataan, mohon maafkan ๐
...****************...
Malam ini, di kediaman keluarga Hendrawan, Alif berserta keluarganya, sedang makan malam bersama. Saat makan malam, pasti selalu ada obrolan yang mereka bicarakan. Alif, mengatakan jika dia akan kembali ke Amerika, dimana bisnis perhiasan mereka, saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat setempat. Dan, besok rencananya Alif akan pergi ke Amerika.
" Bisnis kita Alhamdulillah bisa dikenal luas oleh masyarakat sana . H.S Jewelry benar-benar menghipnotis kalangan kelas atas di negara Adidaya Amerika Serikat! "
" Masyaallah, ini semua atas izin Allah Ta'ala, dan, usaha keras kita. Jadi, bisnis kita bisa berkembang dengan pesat, Alhamdulillah ! "
" Alhamdulillah, ya Ma. Eh iya Alif, pukul berapa kamu akan berangkat? "
" Sekitar pukul, 13.30 Pa ! "
" Iya, pake pesawat pribadi kan ? "
" Aku tidak ingin mengantri, akan memerlukan waktu yang sangat lama jika tidak mengenakan pesawat pribadi. Aku, ingin segera melihat toko perhiasan, dan, melihat mall kita di sana. Setelah itu, aku akan kembali aku ingin mencaritahu Keberadaan Jihan ! "
Ibu, dan, Ayah Alif, benar-benar takjub dengan putra pertama mereka. Alif, dia pemberani, dan tidak takut akan kegagalan. Perusahaan yang awalnya kecil, kini berkembang pesat semenjak Hendrawan pensiun, dan, digantikan oleh putranya.
Kini, PT. H.S Indonesia berubah nama menjadi H.S Group. Dulunya mereka, mengembangkan bisnis di bidang makanan, sekarang tidak hanya di bidang makanan saja. Melainkan beberapa bidang mereka kuasai, seperti industri kimia yaitu pembuatan sabun mandi, dan Shampoo. Lalu, di bidang perhiasan emas dan perak. Dan beberapa bisnis lainnya. Jika Alif menguasai beberapa bidang, berbeda dengan Bisma. Dia, hanya berfokus pada satu bidang saja, yaitu industri pakaian. Akan tetapi, Bisma juga tidak kalah hebat. Dia, memiliki banyak pabrik hampir di seluruh Indonesia. Jadi, tidak heran jika Bisma memiliki kekasih seorang model internasional, sekaligus aktris drama seperti Karina.
Alif, berbeda dengan Bisma, yang masih tergoda dengan wanita cantik dan seksi. Pria tampan ini, lebih suka wanita yang berjilbab. Dibandingkan, yang terbuka seperti Karina . Maka dari itu, Alif tidak suka harus dijodohkan dengan Sania. Putus hubungan dengan Sania, membuatnya semakin terlihat percaya diri. Dan, Bisma, bertekad untuk membawa adik kandungnya ke mansion ini. Setelah itu, mungkin dia akan meminta kedua orang tuanya untuk ta'aruf dengan seorang wanita.
" Sania, sudah tidak muncul lagi di hadapan kita. Mama, sungguh bahagia, terimakasih Nak ! "
" Iya Ma, lagipula Alif tidak mencintainya. Bukan apa-apa, dia sama seperti tunangan Bisma. Yang hobinya, memakai pakaian kurang bahan. Aku sungguh tidak nyaman melihatnya ! "
" Kau benar, jika dia mau sedikit lebih sopan dalam berpakaian. Mungkin saja, Mama akan menyukainya! "
" Papa setuju dengan kalian berdua ! "
" Oh iya Pa, jangan lupa selama aku melakukan perjalanan bisnis. Tolong, beritahu seseorang yang bernama Singgih, dia bawahanku. Aku ingin, dia menyelidiki tentang Jihan . Singgih lebih hebat, dibandingkan orang suruhanku sebelumnya! "
Alif, meminum air putih yang sudah di sediakan. Para maid, masih berjejer rapi menunggu majikannya.
" Ningsih! "
" Iya Tuan Muda, saya hadir ! "
Alif, menoleh menatap wajah wanita paruh baya itu.
" Sudah berapa kali aku mengingatkan. Ketika kami sedang makan, tolong tidak usah berjejer seperti itu. Saya tidak ingin, kalian kelelahan. Jadi, sebaiknya makan malam dulu di silakan kalian istirahat. Setelah itu, bereskan meja makan ini. Kami, masih lama di sini ! ".
Kepala pelayan itu mengangguk sebagai jawaban, dia segera memberi titah pada para maid, untuk beristirahat seperti yang di perintahkan oleh Tuan Mudanya.
" Benar apa yang kamu lakukan Lif, sungguh kasihan harus berdiri seperti itu selama kita makan ! "
" Aku juga, melihatnya begitu. Dan, kebetulan saat beberapa bulan yang lalu bermain ke rumah Bisma. Aku melihat mereka, memperlakukan para maid, begitu baik. Sehingga, aku ingat para maid di kediaman kita ini ! ".
" Ada nilai plusnya dari seorang Bisma ya? Walaupun dia tidak bisa shalat, dia anak yang baik. Papa berharap, dia tidak berjodoh dengan Karina Aktris seksi sepertinya mana bisa menjaga Aqila ! "
Alif setuju, dia mengangguk mengiyakan.
" Oh iya, Pa Ma . Alif, duluan ya, kalian habiskan makannya. Kalau tidak habis, biarlah itu urusan Ningsih ! "
" Baiklah anakku, ternyata kamu cerewet juga ya ! "
" Benar, Alif, semakin hari semakin cerewet ya Ma ! "
" Iya, maaf ! "
Kemudian, Alif berlalu, dia segera menaiki lift dan menekan tombol angka 5. Begitu sampai, dia segera mengambil telepon rumah dan menghubungi asisten pribadinya.
" Hasan, tolong kamu bantu saya persiapkan pakaian saya selama satu Minggu. Kita, akan melakukan perjalanan ke luar negeri, tepatnya Amerika Serikat, Washington DC ! "
" Apakah Bapak ingin mengetahui lebih lanjut perkembangan bisnis perhiasan, dan, mall kita di sana ? "
" Ya, H.S Mall, dan, H.S Jewelry! "
" Yes, that's what I mean, young master! ( Ya itu maksudku, Tuan Muda! "
" Thanks Hasan, Barakallah ( semoga Allah memberikan berkah) ! "
" Aamiin, baik pak kalau begitu saya akan segera melaksanakan tugas dari Bapak ! "
" Wa'alaikumusallam ! "
Beberapa menit kemudian, asisten Alif datang. Dia, mengetuk pintu kamar sang atasan.
" MASUK ! "
" Saya menghadap anda Tuan Muda! "
" Iya, tolong ya Hasan. Maaf, merepotkan kamu ! "
" Tidak Tuan, saya senang anda bisa mengandalkan saya ! "
" Kau jangan khawatir, aku akan memberikan kamu bonus. Setara dengan gaji 2 bulan bagaimana? "
" Yuhuuii, saya senang mendengarnya. Saya akan semangat, Tuan Muda ! "
" Kau ini, kadang-kadang memanggilku Tuan Muda, terkadang Bapak, aneh ! "
" Ah maafkan saya Tuan Muda, mulai sekarang saya akan memanggil anda seperti itu, bagaimana? "
" Terserahmu Hasanuddin Al Buchori! "
" Yuhui, anda memang yang terbaik Tuan Muda ! "
Keesokan Harinya...
" Setelah shalat Dzuhur anda harus segera berangkat. Tidak sesuai dengan jadwal sih, hanya saja ini benar-benar mendesak. Dan, pilot pesawat kita bilang, jika ada beberapa kendala kalau kita memaksa berangkat pukul segitu ! ".
" Baiklah, aku paham ! "
" Assalamualaikum Mr. Alif ! ".
" Wa'alaikumusallam, Mr. Oman. How are you? "
" I am great. How about you Mr. Alif ? (Sangat baik. Bagaimana denganmu Mr. Alif?)
" Iโm fine, oh iya sebentar lagi kita akan berangkat kan ? "
" Ya benar, kalau begitu saya akan terlebih dahulu memasuki pesawat. Semoga, kita selamat sampai tujuan ya Mr. Alif ! "
" Semoga ! "
Setelahnya, Oman berpamitan. Sedangkan, Alif, dan, Hasan menunggu.
" Tuan Muda, kita diperbolehkan memasuki pesawat! "
" Baiklah, mari kita segera memasuki pesawat! ".
Alif, dan, Hasan kemudian memasuki pesawat. Dan, setelah memakai safety belt keduanya berdoa.
" Hasan, kamu pimpin doa ! "
" Baik Tuan Muda,
ุจูุณูู ู ุงูููููู ู ูุฌูุฑูุงููุง ููู ูุฑูุณูุงููุง ุฅูููู ุฑูุจููู ููุบููููุฑู ุฑูุญููู ู ููู ูุง ููุฏูุฑููุง ุงูููููู ุญูููู ููุฏูุฑููู
Bismillaahi majreehaa wa mursaahaa, inna rabbii laghafuurur-rahiim. Wa maa qadarullaaha haqqa qadrih
Artinya: โDengan menyebut nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.โ (QS Hud:41). Aamiin Ya Robbal'alamiin! "
" , ููุง ุญููููู ููููุง ูููููุฉู ุฅููููุง ุจูุงูููู ุงูุนูููููู ุงูุนูุธูููู ู"
Laa haula wala quwwata illa billah
Artinya: Tidak ada daya dan tidak pula kekuatan kecuali karena Allah.
" Tuan Muda, anda selalu mengajarkan saya untuk berdoa setiap saat. Awalnya saya kesal, ada ya pemimpin yang mengatur bawahannya sampai urusan pribadi . Akan tetapi, setelah beberapa tahun saya bekerja dengan anda, berdoa itu seperti suatu kewajiban untuk saya. Dari sana saya belajar, dan mengerti, ternyata bukan Allah Ta'ala yang butuh kita. Tetapi, kita yang butuh Tuhan, apapun itu tetap berdoa, saya benar-benar berterima kasih kepada anda ! "
" Karena, kita sesama muslim, sudah sepatutnya untuk saling mengingatkan. Saya juga, berterimakasih padamu, berkat kau yang rajin aku bisa mengerjakan pekerjaan apapun tepat waktu ! "
Keduanya kini berdzikir, dalam perjalanan selalu menyempatkan waktu untuk mengingat nama-Nya. Bagaimanapun juga, kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi dalam perjalanan, maka dari itu keduanya selalu meminta perlindungan kepada Allah Ta'ala.
Bersambung...