
Warning! Cerita ini murni hanyalah karangan Ayen semata 🙏
Karina, dan, Robert menikmati indahnya sinar rembulan. Keduanya, memang tidak pernah ada bosan-bosannya untuk melakukan hubungan intim. Sampai Robert berharap, wanita yang masih berada di atas tubuhnya tersebut, menjadi ibu dari anak-anaknya kelak. Walaupun usianya, terpaut cukup jauh dengan Karina, dan, dia lebih pantas menjadi ayah dari wanita itu. Dia, sangat mencintai menyukai Karina, entah itu perasaan obsesi, atau cinta. Yang jelas, Robert tidak ingin kehilangan wanita itu.
" Thank you darling ! "
" Ya, honey. Malam ini, aku puas sekali ! "
" Memang kau gadis liar ! "
Karina berbalik, dan, memeluk tubuh polos kekasih gelapnya tersebut.
" Apakah dua Minggu ini menyenangkan darling ? "
" Ya, aku bahagia sekali, kita sudah mengunjungi beberapa tempat yang indah, dan, menarik. Lalu, yang paling penting adalah kau sudah membelikan aku perhiasan mewah di H.S Jewelry, aku bahagia sekali. Thank you honey ! "
" Iya, sama-sama darling . Karena, aku mencintaimu! "
" Aku juga ! "
" Tapi nyatanya kau masih mencintai dia ! "
" Sabar ya honey, aku berjanji kita pasti akan memberimu anak. Bahkan, sebelum aku, dan, Bisma memiliki keturunan. Dan, tolong rawat dengan baik nantinya. Karena, aku akan hidup bersama Bisma ! "
Robert bergeming, dia kesal dengan jawaban dari sang kekasih.
" Untuk saat ini, aku akan tetap sabar. Beberapa bulan menjelang pernikahan kamu, aku akan bertindak. Maaf Karina, because I love you ! " batin Robert.
...----------------...
" Mas Bisma, kok enggak kerja ? "
" Iya, memangnya aku tidak boleh menemani istriku yang sedang sakit ini ! "
" Idih, saya sih enggak apa-apa orang ada maid di sini. Kalau butuh sesuatu, kan bisa minta bantuan dari mereka . Kenapa Mas repot-repot mau jagain ? "
" Aku kan, suami kamu. Jadi, aku wajib jagain istri aku. Kamu sakit, karena ulahku, jadi aku harus bertanggung jawab. Nanti, asisten pribadi aku datang kemari membawa dokumen yang harus aku tandatangani! ,"
" Ya lagian, siapa suruh gempur aku tadi pagi, sekarang jadi enggak bisa gerak kan ! "
" Iya maaf, mungkin aku sudah terbiasa. Sehingga, aku tidak bisa menahannya ! "
," Ya enggak tiga kali juga Mas, kan tahu kemarin baru lepas perawan. Seharusnya, sekali aja cukup. Bener kata ibu mertua, Mas tuh maniak ! "
" Waduh, darimana kamu tahu perkataan itu? "
" Ibu mertua pernah bilang, katanya Mas itu, setiap hari selalu melakukan hubungan intim dengan Mbak Karina. Dan, kejadian hari ini, saya tidak marah sama sekali. Jadikan saya pelampiasan hasrat anda, karena, kita sudah halal. Saya, akan melayani anda dengan tulus, selama kita menikah. Tapi, Mas tolong tambah satu poin lagi dalam kontrak kita. Semoga mas menyanggupinya! "
" Apa itu? "
" Jangan melakukan hubungan intim dengan Mbak Karina, selama saya masih menjadi istri anda. Saya, tidak ingin terkena penyakit. Mas, pasti tahu kan penyakit kelamin ? "
Bisma, menatap wajah sang istri, dia mengusap lembut pipi wanita itu.
" Baiklah, aku sanggup! "
" Karena kamu, memang candu ku Jihan. Hanya dengan melihatmu saja, aku seperti ini. Berbeda dengan Karina, dia harus merayuku sampai melepaskan semua pakaiannya, bahkan dia memancingku. Sedangkan, denganmu ,aku sendiri yang menginginkannya . Entahlah, kedepannya akan seperti apa, aku takut jika aku akhirnya mencintai kamu ! " batin Bisma.
Jihan, mengecup bibir sang suami.
" Bukannya genit, ini sebagai tanda perjanjian kita. Terimakasih, sudah mau menuruti keinginanku, suamiku ! "
" Iya, sama-sama Istriku. Lagi dong, kok cuma sebentar sih? "
" Enggak ah, nanti keterusan ! "
" Iya deh, sebentar ya Mas mau menghubungi, Yoga dulu. Sepertinya dia terjebak macet, masa iya lama banget ? "
Tok...Tok..Tok ...
" Siapa ? "
" Julia, kepala pelayan Tuan Muda ! "
" Silakan masuk ! "
" Iya, ada apa? "
" Tuan Muda, di luar ada Yoga Aldiansyah. Katanya, beliau adalah asisten pribadinya Tuan Muda! "
" Iya, suruh dia menghadap kemari ! "
" Baik Tuan! "
...----------------...
" Saya Menghadap anda Bapak Bisma! "
" Iya, mana dokumennya ? "
" Ini Bapak, beberapa berkas harus anda tandatangani. Yang ini, dan ini ! "
" Baik, terimakasih Yoga. Oh iya, ditambah satu poin lagi ya, selama menikah dengan Jihan aku tidak boleh berhubungan intim dengan Karina! "
" Em, Baiklah Pak, saya akan segera laksanakan! "
Tidak sengaja Yoga, melihat Jihan, dia begitu terpana sampai-sampai tidak bisa berkedip.
" Pak Bisma ini, beruntung sekali ya. Punya istri kontrak yang cantik, dan, tunangan yang seksi. Tapi, aku rasa lebih baik yang ini dibandingkan nona Karina. Bagaimana bisa, tanpa mengenakan pakaian seksi dia terlihat begitu cantik. Aduh, ingat Yoga dia istri bosmu ! " batin Yoga.
" Anda kenapa Yoga ? "
" Ah itu, maaf Ibu Jihan, saya tidak melihat anda ! "
" Tidak apa-apa, maaf ya Mas Bisma merepotkan kamu ! "
Yoga, menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu . Membuat Bisma curiga, jika Yoga sedang salah tingkah.
" Itu memang pekerjaan saya, Bu. Anu, maaf jika saya lancang, saya sudah sering menemui wanita cantik, dan seksi. Akan tetapi, tidak ada yang kecantikannya, dan keseksiannya alami seperti anda Masyaallah ! "
Jihan, tersenyum manis, membuat Yoga ikut tersenyum melihatnya. Mereka tidak sadar , jika Bisma sedari tadi memelototi keduanya.
" Apa-apaan ini? Yoga , ingat dia istriku. Jihan, kamu juga, kok genit banget sama orang lain, isssh aku tidak suka melihat ini ! " batin Bisma.
Bisma, segera membawa, Asisten pribadinya keluar. Dia, menarik dasi sang asisten, membuat Yoga hampir tercekik karenanya.
" Mas Bisma, jangan kasar-kasar. Kasihan Yoga ! "
" Kamu diam, ini urusan pria ! "
Pandangan pria itu begitu menyala, sehingga Jihan dibuat terdiam seketika.
" Aduh, Bapak sakit tahu ! "
Setelah keluar kamar, barulah Bisma melepaskan tarikan tangannya pada asisten pribadinya.
" Hei Yoga, kamu tahu kan dia istriku. Lalu, mengapa kamu menggodanya. Kamu, mau merebut dia dariku ya ? "
Yoga, tertawa sembari memegangi perutnya.
" Hahaha, Ya Allah. Bapak ini lucu ya. Bukankah anda pernah memberikan titah pada saya, tentang surat perjanjian kontrak tertulis. Dan, baru kemarin menambah satu poin lagi. Saya ketik malam-malam karena, saya tidak ingin mengecewakan anda. Lalu, barusan anda meminta ditambah satu poin lagi. Saya yakin, nanti anda akan menambah kontraknya lagi, menjadi seumur hidup. Ayolah Pak Bisma, Nona Jihan itu cantik, baik, dan, itu tidak dimiliki oleh kekasih sekaligus tunangan anda. Mengakulah, anda mulai menyukainya kan ? "
" Omong kosong macam apa yang kamu katakan? Hei, aku tidak pernah mencintai Jihan. Nantinya, dia dan, aku juga akan bercerai! "
" Alah, munafik. Lalu, mengapa anda menyeret saya keluar. Tolong ya, Tuan Muda Bisma Abimanyu. Jika, anda tidak menyukainya, tidak mungkin anda sampai berbuat seperti ini pada saya. Pak Bisma, bukannya saya menggurui anda, tolong pikirkan lagi. Jika anda menceraikan istri anda, maka anda akan kehilangan rejeki anda. Anda merasa tidak, setelah anda menikah dengan nona Jihan, klien dari Amerika menghubungi anda. Dan, meminta bekerjasama dengan perusahaan kita. Bahkan, anda yang tadinya hampir gulung tikar, kini bisa bekerjasama dengan pemilik pakaian terkenal di dunia, itu semua berkat doa istri anda. Ah baiklah, maaf saya terlalu cerewet. Oh iya Pak, saya pamit dulu. Masih ada keperluan yang harus saya kerjakan ! "
" Baiklah, terimakasih ya Yoga ! "
" Sama-sama, Assalamualaikum ! "
" Wa'alaikumusallam! "
Bisma, memikirkan apa yang dikatakan oleh asisten pribadinya tersebut. Benar, apa yang dikatakan oleh Yoga. Jika, sebenarnya bisnisnya, hampir saja gulung tikar. Dan, terhitung sejak Jihan mengundurkan diri. Banyak juga, dari karyawan nya yang lain mengundurkan diri. Akan tetapi, dia tidak memberitahu pada Karina, dia takut wanita itu akan membuangnya. Sehingga, dia selalu lembur. Tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya, tidur malamnya hanya sebentar.
Namun, ajaibnya ketika dia sudah menikah dengan Jihan. Usaha kerasnya, seolah tidak sia-sia. Para klien berdatangan, untuk bekerjasama dengannya. Sehingga, dia bisa membeli mansion ini, dan , itupun pembayarannya dilakukan secara cash. Dan, baru-baru ini, Mr. Edward Chen kliennya dari Amerika, meminta bekerjasama dengannya. Benar-benar ajaib, hanya dalam tempo singkat setelah menikah. Semua bisnis nya, berjalan dengan lancar.
" Benar apa yang dikatakan oleh Yoga, apa aku pertahankan pernikahan ini saja ya. Bagaimana kalau begini, Jihan istri pertama, dan, Karina istri keduaku. Tetapi, Karina istri sahku, dan , Jihan istri siri ku ! " batin Bisma.
Bersambung...