
" P... Pak Alif? "
Alif mengangguk, dia kemudian memanggil nama Naomi untuk mendekat kepadanya.
" Naomi, kemarilah! "
Gadis berjilbab hitam itu, mendekat ke arahnya.
" Jadi, kamu yang sudah menghancurkan hubungan antara Naomi dan Wira? "
" Yoga, tahan emosimu. Biar aku yang tangani, Naomi tetaplah di samping Kakakmu ! "
Gadis berjilbab itu mengangguk, sebagai jawaban.
" Kak, dia siapa sih ? "
Yoga, menoleh ke arah sang adik.
" Heh bungsu, kau ingin tahu dia siapa ? "
Si gadis mengangguk sebagai jawaban
" Dia, bos perusahaan ini. Dan, aku meminta bantuan padanya untuk menikahi kamu, tenang saja dik. Kamu pasti akan bahagia! "
" B... bahagia? Kak kau gila ya ? Dia bos loh, mana mungkin mau menjadi suamiku? "
" Diam, dan lihat apa yang akan beliau lakukan oke ? "
" Aih, tidak habis pikir aku bisa memiliki Kakak sepertimu. Kau menjual adikmu sendiri, Kak Yoga Astaghfirullah ! "
Sementara itu, Alif memperhatikan dua sejoli itu dengan seksama.
" A...ada apa ini Pak Alif ? "
" Kalian itu manager, dan, staff HRD. Seharusnya, menjadi contoh bagi orang-orang sekitar. Astaghfirullah, sekolah tinggi-tinggi tetapi kalian bahkan tidak menghargai diri sendiri. Yoga bilang kau sudah menikah dengan Sheila, dan, kau juga menyebut dia istrimu. Tetapi, bagaimana bisa aku yang bosmu bahkan tidak mengetahui fakta tentang pernikahanmu "
" S...saya dan Sheila menikah secara siri. Karena... ! "
" Wanita itu hamil duluan Pak Alif ! " ceplos Naomi.
" Baiklah Yoga, sepertinya memang aku harus menikahi adikmu itu. Dia, sangat menggemaskan, mungkin saja Allah Ta'ala sudah menakdirkannya untukku. Aku suka dia, karena begitu jujur dan ceplas-ceplos ! "
Naomi, tersipu malu hingga dia menundukkan wajahnya. Sedangkan Yoga, yang melihat adiknya salah tingkah, dia tersenyum tipis.
" Tidak dapat adik ipar brengsek, aku akan mendapatkan adik ipar kaya raya, dan juga baik hati. Masyaallah ! "
" Karena kalian melakukan kesalahan, kalian aku pindahkan ke H.S group cabang kota Bandung. Kamu akan menjadi HRD biasa, dan, Sheila pun sama . Baik, urusan kita selesai sampai di sini. Naomi, mari kita urus tentang pernikahan kita ! "
" Waduh, mimpi apa aku bisa mendapatkan calon suami seperti Pak Alif ? " batin Naomi.
Yoga, tersenyum miring melihat kekacauan mantan tunangan adiknya tersebut. Sementara itu, Wiradana dan Sheila jatuh terduduk di lantai rooftop , keduanya telah menyesali perbuatannya masing-masing.
" Hancur sudah, karir yang selama ini aku bangun . Tahu begini, aku tidak berselingkuh dari Naomi ! " batin Wiradana.
" Kalau tahu akan begini, sebaiknya dulu aku menggoda Pak Alif saja. Aku, tidak tahu mengapa beliau setampan itu ! " batin Sheila.
...****************...
" Jadi, penghuni rumah ini dipenjara Bu ? "
" Benar Nak Hasan, soalnya dia kedapatan membunuh seorang pria. Gadis itu terkenal cuek, dan, jarang sekali bergaul. Jadi, ketika dia berteriak, tidak ada yang mau menolongnya sama sekali. Dan, gadis itu kedapatan membawa jenazah seorang pria dengan tangannya sendiri. Jadi, kami melaporkannya pada pihak berwajib "
" Bu, mengapa bisa seorang gadis menghuni rumah mewah ini ? "
" Kedua orang tuanya sudah tiada, dan, gadis itu mendapatkan warisan rumah ini. Sedangkan, kakak-kakak nya mendapatkan perusahaan, hanya dia saja yang mendapatkan warisan paling sedikit. Dia, bekerja di toko pakaian miliknya! "
" Innalilahi wa innailaihi raji'un, bisakah kita cek Cctv-nya saja. Daripada asal tuduh, siapa tahu tuduhan kita itu salah Bu ! "
" Aih, begitu ya ? "
" Hayuk atuh kita beritahu pihak kepolisian dulu. Takutnya kenapa-napa lagi ! "
" Baik ! "
Di sel tahanan khusus wanita, Namira sedang mengajari Karina shalat wajib. Hanya dalam waktu satu hari, Karina sudah bisa memahami, bacaan shalat. Karena, memang dulu dia adalah seorang yang taat akan agama. Hanya saja, setelah nenek nya tiada, Karina menjadi wanita nakal.
" Namira, aku ingin mengatakan sesuatu padamu! "
" Bagaimana Kak, apakah kau masih belum bisa bacaan shalat nya ? "
" Tidak, bukan itu. Aku hanya ingin mengatakan, semenjak belajar shalat darimu, aku merasa seperti jauh lebih tenang dibandingkan sebelumnya! "
Namira tersenyum,
" Tentu Kak, seperti firman Allah Ta'ala dalam potongan Qur'an Surah Al- Rad ayat 28 . Yang artinya : Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram,”
" Ya ampun, kamu begitu paham agama ya. Sungguh tidak disangka ! "
" Tidak juga Kak, saya masih belajar kok ! "
Karina, tidak pernah membayangkan sebelumnya jika dia ingin belajar agama, dan, bertaubat. Kemarin, Karina mencoba bunuh diri, dengan cara menabrakkan diri ke pembatas besi di sel tahanan tersebut. Tetapi, Namira mencegahnya. Gadis itu menangis sembari memeluk tubuh Karina. Sebab, dia tidak ingin melihat Karina seperti itu, karena dulu Kakak iparnya bunuh diri dengan cara yang sama, disebabkan kakaknya berselingkuh darinya.
" Kak saya mohon jangan lakukan itu, istighfar ! "
Karina, kemudian duduk di samping gadis itu, dia menceritakan semuanya pada Namira. Jika, dia memakai ilmu pelet agar bisa menjadikannya orang kaya, dan, selebriti ternama. Setelah mengetahui hal itu, Namira berkata padanya agar Karina bertaubat. Karena, setahunya manusia letaknya kesalahan. Dan, setiap harinya pasti akan ada dosa yang dilakukan olehnya. Maka dari itu, kita wajib beristighfar, supaya dosa-dosa kita diampuni oleh Allah Ta'ala.
Namira, benar-benar tidak bisa melihat wanita hancur karena pria. Itulah, penyebabnya dia tidak ingin jatuh cinta terlalu dalam kepada seorang pria, sebab hal itu akan membuatnya, menjadi egois, dan, tidak menyayangi diri sendiri. Mencintai seseorang, melebihi rasa cintanya kepada Tuhan-Nya hanya akan menyebabkan terjadinya kekecewaan, dan , putus asa.
" Kakak harus ikhlas, Kak Bisma itu bukan jodoh Kakak. Sebaiknya perbaiki diri, dan, minta kepada Allah Ta'ala agar ilmu-ilmu sihir Kakak, Allah buang . Sebab, kesyirikan tidak akan diterima amal ibadahnya. Jadi, selalu berdoa dan membaca Al-Qur'an, supaya Allah Ta'ala menghapus segala ilmu, yang kakak punya ! "
" Bagian itimku selalu gatal, jika aku tidak melakukan hubungan intim. Mungkin, itu karena ilmu pelet ! "
" Sepertinya benar Kak, sebaiknya selalu membaca Al-Qur'an Surah Al-Baqarah setiap hari. Kalau kakak tidak ingin lelah, ya membaca Ayat kursi saja. Sehabis shalat fardhu, atau sebelum tidur !"
" Ajari aku ya Namira ! "
" Insyaallah, selagi aku mampu! "
" Terimakasih Namira ! "
" Sama-sama Kak ! "
" Awhhh, Gatal sekali aduh ! "
" Ya Allah, baru saja tadi berhenti. Kak, Ayo baca ayat kursi, dan, Anas ! "
Karina, keluar keringat dingin, sedangkan disampingnya Namira terus membaca ayat suci Al-Quran. Dia, membantu Karina agar membaca ayat tersebut. Dia, juga berdoa agar ******** wanita itu bisa sembuh dari gatal yang menyerangnya akibat ilmu sihir yang dipelajarinya.
Bersambung