Papa, I Need A Mama

Papa, I Need A Mama
Episode 29



Warning ❗ Ibu-ibu, kakak-kakak, dan, adik-adik. Jangan ditiru ya karakter Karina ini. Jangan tergiur harta banyak, tapi caranya salah, bekerjalah walaupun sedikit tapi berkah. Seperti biasa, ambil baiknya, buang buruknya. I Love you sekebon, eh salah sewajarnya 🤭. Maaf ya, Ayen banyak cing cong. 🙄 Silakan dinikmati ♥️


Karina, hari ini mengikuti casting pemilihan pemeran utama di drama " Bukan Cinta Yang Salah, Tapi Waktu" . Robert Dewanto, kekasihnya itu meyakinkan bahwa Karina akan lolos audisi. Jadi, sebenarnya Karina tidak ada syuting drama, melainkan casting saja. Dan, selama disini, dia merayu sang produser dengan menggunakan kemolekan tubuhnya. Dan, tanpa sepengetahuan dia, produser paruh baya yang masih sangat tampan itu. Menaruh harapan besar padanya, dia sangat mencintai Karina.


" Peserta dengan nomor 23 Karina Lidia ! "


Karina, mengangkat tangan kanannya. Dan, dia maju ke depan. Di depannya sudah ada Robert, lalu ada aktor dan aktris senior, juga sutradara. Dia, lalu dipersilakan untuk memulai aktingnya sesuai dengan skripsi yang sudah dibacanya. Lalu, para dewan juri mencatat nilainya, dan, dia dipersilakan untuk menunggu diluar.


Setelah menunggu lama, para peserta diperbolehkan untuk memasuki ruangan casting. Dan, yang terpilih sebagai pemeran utama wanita adalah Karina. Padahal, meskipun dia tidak merayu Robert, dia akan lulus casting. Karena, aktingnya cukup bagus, terlihat natural dan tidak dibuat-buat. Sayangnya, Karina, sudah keenakan diberi, dan, memberi servis untuk Robert kekasih gelapnya, yang baru dipacarinya selama satu bulan ini.


" Selamat Karina Lidia, anda terpilih menjadi pemeran utama wanita dalam drama yang berjudul: Bukan Cinta Yang Salah, Tapi Waktu. Dan, kamu berperan sebagai Isabella Kim, Istri kedua dari Demian Pardede. Semoga, kamu bisa sukses memerankannya !"


" Terimakasih kepada para dewan juri, dan, juga MC. Saya akan berusaha semaksimal mungkin, untuk menjadi yang terbaik! "


Setelahnya, Para dewan juri maju ke depan untuk memberikan hadiah utama, dan, memberikan ucapan selamat pad Karina.


" Sukses ya dear ! "


" Terimakasih, Kak Naora ! "


" Oke, semoga sukses ya Karina! "


" Terimakasih, Kak Bimo Sucipto! "


" Selamat dan sukses, saya tunggu akting terbaikmu! "


" Terimakasih Pak sutradara! "


" Selamat ya ! "


" Terimakasih Pak produser! "


Tidak lama setelahnya, Karina hendak kembali ke rumahnya bersama Robert. Dia, mendapatkan pesan singkat dari sang kekasih. Dan, Karina, agak kecewa melihatnya.


Mr. R


Darling, maafkan aku tidak bisa pulang cepat. Aku ada urusan penting. Pamanku, kecelakaan, jadi aku harus menjaganya malam ini. Maaf ya , selamat kau terpilih sebagai pemeran utama wanita. I love you!


Karina, lalu, mengetikkan sesuatu. Dia, tidak ingin menjadi wanita yang egois, sehingga dia dengan tulus memberikan semangat pada sang kekasih.


" Ah, apa yang anda lakukan ? Lepaskan saya, atau saya teriak ! "


Sutradara drama, berperawakan tambun, dan, berusia sama seperti Robert. Mencekal pergelangan tangan, Karina. Pria itu, membawa wanita itu masuk ke dalam mobilnya.


" Kamu ingin berteriak? Coba saja ! "


" Tuan, apa yang anda lakukan. Saya ingin pulang ! "


" Aku akan mengantarmu pulang. Tapi, setelah kau layani aku ! "


" Apa ? "


" Kau pikir, aku tidak tahu apa yang selama ini kau lakukan dengan Robert? "


" Apa yang diinginkan pria ini. Ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan? Tenang Karina, santai berpura-pura polos saja. " batin Karina.


" Tuan, maksudnya apa? Aku tidak mengerti! "


" Kamu menjadi kekasih gelap Robert kan. Dan, aku punya beberapa buktinya Karina. Apa kau mau, Bisma mengetahui hubungan gelap antara calon istrinya, dan, juga pria tua ? "


" Tuan, aku mohon jangan beritahu Bisma. Aku, sangat mencintai dia. Baiklah, aku akan melakukan apapun yang kau mau. Asal, jangan beritahu Bisma ! "


Pria itu, mengeluarkan smirk nya . Lalau, dia membawa Karina, menuju apartemen penyewaan di salah satu kota New York ini. Dia, menekan tombol 15 dan setelahnya. Dia, keluar lalu masuk ke apartemennya, bersama wanita yang saat ini sedang digandeng nya.


Dia, duduk di sofa, sementara itu Karina disuruhnya duduk dipangkuannya. Wanita itu, mengalungkan lengannya pada leher sang pria. Dia, memejamkan matanya dan mulai ******* bibir sang sutradara.


" Tapi Tuan, itu tidak mungkin. Robert juga ingin aku mengandung anaknya! "


" Tidak sayang, Robert sudah memiliki banyak anak. Dan, dia berkata padaku, ikhlas memberikan kamu untukku! "


" Sia**n si Robert, jadi dia mempermainkanku ?" batin Karina .


" Mau kan Karina? "


" Ya sudah, jika aku dan Bisma sudah menikah. Maka, Tuan berhak menghamiliku, aku akan mengandung anakmu ! "


" Terimakasih sayang ! "


Anton, menciumi wajah sang wanita, kemudian keduanya kembali bergumul untuk ke dua kalinya. Karina, yang memang gila S**s dengan senang hati menerimanya.


" Ternyata, dia jal**g juga. Tapi, aku suka, dia mau mengandung anakku. Karina, Karina, pria mana yang tidak tergiur dengan tubuhmu. Kau cantik,dan, seksi. Semua pria, pasti akan dengan mudahnya kau dapatkan. Buktinya, Bisma Abimanyu, yang paling tampan saja mau denganmu ! " batin Anton.


Karina, meminta lagi dan lagi. Dan, Anton begitu puas dengan wanita cantik itu. Sudah terhitung hingga 4 kali, keduanya bercinta.


Karina, akhirnya terkapar, dia kelelahan dan tertidur di samping sang pria. Anton, yang melihat kekasih barunya seperti itu, dia, melepaskan pelukannya, dan, segera mengangkat tubuh Karina. Dia, membersihkan wanita itu sembari berendam di bathtub.


" Tuan, kau mau lagi ? "


" Apa kau sanggup? "


" Aku sanggup, mari kita lakukan lagi ! "


" Aku suka itu! "


" Dia lebih perkasa dari Robert. Aku menyukainya!" batin Karina.


Beberapa saat kemudian...


Karina, dan, Anton menyudahi kegiatan mereka. Wanita itu, kelelahan setelah melakukan beberapa ronde dengan pria itu. Mereka memutuskan untuk tidur, dan, rencananya. Besok, dengan bantuan Robert, keduanya akan membeli sebuah mansion, untuk berdua.


" Kita hubungi Robert dulu, supaya kau percaya! "


" Hallo Anton, bagaimana kau puas ? "


" Ya, aku sangat puas. Ah iya, aku minta kau putuskan hubungan kalian sekarang juga. Karena, dia akan menjadi istriku! "


" Ah iya, Karina, maafkan aku ya. Jujur, aku hanya tertarik dengan tubuhmu. Karena, sungguh kau sangat mirip dengan istriku yang sudah tiada. Dan, aku sekarang menyerahkan kamu pada sahabatku. Semoga hubungan kalian berdua langgeng ya , dan, doakan aku supaya aku bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari kamu ! "


" Iya, terserah kau saja ! "


Karina, kemudian mematikan ponsel milik Anton. Dia, merasa sudah seperti barang saja, setelah dari Robert, kini dia bersama pria tua lainnya.


" Sudah, jangan bersedih lagi. Kau, milikku aku bisa membelikan apapun yang kau mau, kau akan hidup bahagia! "


" Baiklah, terimakasih Tuan Anton! "


" Bisakah kau memanggilku dengan panggilan yang lebih mesra ? Seperti yang kau lakukan pada Bisma, ataupun, Robert ! "


" Baiklah, kalau begitu aku akan memanggilmu Honey. Bagaimana? "


" Ah, itu sangat manis sayang, kemarilah kita tidur, aku lelah . Kau benar-benar liar, tapi aku suka! ".


Karina, menurut, dia memeluk tubuh pria tambun tersebut. Dan, memeluk tubuhnya, mereka layaknya pasangan suami-istri, yang bermesraan di atas ranjang.


" Bisma, maaf ya . Karena ini semua adalah pilihanku. Aku suka kebebasan, dan, yang lebih penting, pria lain yang menyentuhku, semuanya lebih hebat dibandingkan denganmu! " batin Karina.


Bersambung