One Night Surprise

One Night Surprise
EPISODE 94 - Serangan Dadakan.



"Kenapa melihatku seperti itu?" ucap Bryan.


"Kamu?? kenapa kamu bisa disini?" ucap Keisya.


"Ini tempat kerjaku" ucap Bryan.


"Tunggu?? bukankah ini ruangan CEO?? jadi kamu pemilik perusahaan ini?" ucap Keisya terkejut.


"Yaps" ucap Bryan.


"Maaf tuan untuk tadi di jalan, potong saja gaji saya untuk menyicil hutangku padamu" ucap Keisya.


"Saya mohon jangan pecat saya tuan" ucap Keisya memohon kepada Bryan.


"Kamu tidak akan saya pecat, tanda tangani ini" ucap Bryan memberikan lembar kertas kepada Keisya.


Dengan cepat Keisya langsung menandatangani lembar kertas yang diberikan Bryan tanpa membacanya.


"Kamu ngga ingin baca dulu isinya?" ucap Bryan.


"Tidak usah tuan, saya sangat berterimakasih banyak kepada tuan" ucap Keisya.


"Okey, kamu boleh keluar" ucap Bryan tersenyum tipis kepada Keisya.


"Permisi tuan" ucap Keisya langsung kembali ke tempat kerjanya dengan perasaan lega.


Di Studio.


"Brayen ini dibawain sarapan sama mamah suruh kasih ke kamu" ucap Naya memberikan kotak makanan untuk Brayen.


"Bilangin makasih, lain kali ngga perlu Nay. ngrepotin nantinya" ucap Brayen.


"Gapapa kok, mamah seneng malahan" ucap Naya.


'Tringg' suara telfon Brayen.


"Halo sayang" ucap Brayen.


"Sayang hari ini bisa temenin aku cari buku ngga?" ucap Selin.


"Maaf sayang, kayak nya hari ini ngga bisa. Soalnya bentar lagi mau meeting sama produser" ucap Brayen.


"Maaf sayang" ucap lembut Brayen.


"Yaudah gapapa kok, nanti aku suruh Cika buat nemenin" ucap Selin.


"Auwww" rintih Naya terlihat darah di tangannya.


"Kamu gapapa?" ucap Brayen menaruh Handphone nya yang masih terhubung oleh Selin.


"Gapapa kok" ucap Naya.


"Sayang??" panggil Selin.


"Ya halo" ucap Brayen.


"Kamu sama siapa?" ucap Selin.


"Ini sama Naya, tangannya kegores pisau. Aku matiin ya, nanti beli buku nya hati hati" ucap Brayen mematikan telfonnya.


Sedangkan Selin terdiam ketika telfonnya dimatikan oleh Brayen, entah kenapa perasaan nya ngga tenang. Naya ialah perempuan cantik, rasa ketakutan Selin semakin hari akan semakin bertambah.


"Tenang Selin, bentar lagi kontraknya dengan Naya akan selesai. Setelah itu tidak akan ada Naya lagi di dalam hubungan nya" batin Selin.


~


~


Dimalam hari.


Keisya keluar dari ruang ganti dengan penampilan yang saat ini cukup terbuka, karena memperlihatkan belahan dibagian dadanya.


Sebenarnya Keisya tidak ingin memakai pakaian seperti ini, tapi karena ia hanya memiliki 2 kemeja saja hal itu membuatnya harus memakai kemeja itu. Ia berjalan menuju ke loker miliknya untuk mengambil handphone nya.


'Tungg' suara pesan masuk di HP milik Keisya.


"Ke ruangan ku sekarang. Bryan"


Dengan cepat Keisya langsung pergi ke ruangan Bryan, di lorong perusahaan sudah mulai tidak ada karyawan karena jam kerja sudah habis.


Setelah sampai di depan ruangan, Keisya tidak melihat keberadaan tuan Alkas disana. Ia langsung membuka pintu perlahan, Keisya melihat Bryan yang masih sibuk dengan laptopnya.


"Permisi tuan" ucap Keisya.


Bryan langsung menatap ke arah datangnya Keisya, ia bahkan dibuat terpana oleh penampilan Keisya saat ini. Tiba tiba saja Bryan merasakan suatu yang mulai memberontak ingin keluar dari bawah sana.


Bryan langsung berdiri, dan mulai melangkahkan kaki nya mendekati Keisya yang terlihat gugup.


"Tuan mau apa?" ucap Keisya melangkah ke belakang.


"Akhh" ucap Keisya terjatuh di sofa.


Bryan langsung mengunci tubuh Keisya dengan kedua tangannya. Entah kenapa Bryan merasa senang bisa melihat Keisya secara dekat seperti ini.


Keisya menatap lekat kedua bola mata Bryan, hatinya berdetak tidak karuan saat ini. Seorang CEO tampan yang banyak sekali diluar sana bersaing untuk mendapatkan hati Bryan.


Dan saat ini Keisya bisa menatap Laki laki itu dengan jarak sangat dekat, bahkan posisinya saat ini membuatnya tidak bisa berontak.


"Emm tuan" ucap Keisya gugup.


"hmmm" jawab Bryan masih menatap kedua bola mata Keisya.


"Emm ituu" ucap Keisya sangat gugup saat ini.


"Cuppp" satu kecupan mendarat di bibir ranum milik Keisya.


.


.


.


.


.


.


.


#Haii semuanya


Jangan lupa LIKE, COMENT, FOLLOW yaaa


Makasih yang udah support Outhor sampai sekarang 😊


Instagram @linaa.pndk