
aurel pun masuk kerja pagi ini,meskipun mata nya sedikit sembab ia memaksakan diri untuk pergi bekerja.
"loh ko mata kamu sembab gini si rel,kamu kenapa "ucap nara
"aku gk papah ko ra ini aku tuh kelilipan di dalan tadi pas mau pergi trs aku kucek deh "elak aurel
"kamu gk boong kan ucap nara "dengan menyelidik
"sudah lah ra jagan seperti detektif deh,oh iya mila mna ko tumben belum dateng "ucap aurel
"oh dia gk masuk hari ini kata nya si gk enak badan gitu "ucap nara
"oh yah udah ayo kerja jagan ngobrol mulu ntar bisa bisa kita kena semprot lagi "ucap aurel
"yah udh ayo kerja mulu kaya enggak "ucap nara
"wkwk bisa ajah nih tolib "ucap aurel dengan tertawa
siang hari aurel dan nara pergi kekantin krana sudah masuk nya jam istirhat kantor,aurel memesan bakso dan nara mie ayam kesukaannya .
"loh ko di aduk aduk doang si rel bakso nya "ucap nara
"gk nafsu makan "ucap aurel
"lo tuh kenapa si rel rel abis sakit ko malah jadi aneh kaya gini "ucap nara
"yah udah aku ketoilet dulu ya" ucap aurel
"mau aku temenin gk "ucap nara
"gk aku sendiri ajah "ucap aurel
saat di kamar mandi ia melihat dirinya di cermin ,merasa risih sekali melihat bentuk tubuh nya di pantulan kaca .
"aku benci badan ini aku benci "dengan menangis
15 menit di kamar mandi dan sedikit membereskan make up nya karna beranatakan karna sehabis menangis tadi ,ia pun keluar dengan terburu buru dan
BRAKKK
"eh aurel kita ketemu lagi mungkin kita jodoh kali ya "ucap alfian dengan membentulkan rambut nya
"gk usah ngaco deh "ucap aurel dengan kesel
"loh kan aku cuma bercanda rel ko kamu marah "ucap alifan dengan heran
"gk usah deket deket pergi sanah "ucap aurel lalu pergi meninggalkan alfian yang sedang diam melongo karna baru kali ini ia di marahi oleh seorang wanita
"dia kenapa si aneh banget "ucap alfian dengan kesal
saat setiba nya di urangan aurel sangat marah ,enta kenapa sekarang ia menjadi suka pemarah padahal waktu sebeleum kejadian malam itu aurel masih lemah lembut .
"rel kenapa ko kamu kaya kesel gitu "ucap nara
"gk papa ra kesel ada liat muka si alfian "ucap aurel
"loh ko dia ada di sini emg dia dibagian mana ko aku gak pernah liat dia" ucap nara
"paling gedung sebelah kali udah lah bodo amat gk penting ini "ucap aurel lalu membuka laptop nya kembali dan berkutat di sanah.
jam menunjukan pulang aurel baru sajah mengerjakan tugas kerja nya,lalu ia merapihkan meja kerja nya lalu ia bergegas pulang
"rel pulang bareng aku ajah ya aku mau ngomng sama kamu "ucap nara
"iyah ra "ucap aurel
lalu mereka berjalan di totoar jalan mereka menikmati jalanan yang sedikit padat oleh kendaraan dan nara pun memulai mencari topik pembicaraan dengan aurel
"rel kamu yakin gk ada yang di sembunyiin dari aku dan kamu gk mau cerita gitu aku kan sahabat kamu rel kamu gk percaya sama aku gitu"air mata nara mulai menggenani kelopak mata nya
"aku gk papah ko ral "dengan nada menyakinkan nara
"aku tunggu rel kejujuran kamu "ucap nara
tiba tiba deg bagai tersengat hati aurel saat nara mengucapkan itu sampai tak sadar air mata yang ditahan aurel pun mau menetes .
#SEKIAN DULU YAH MAKASIH UDH MAU BACA KARYA SAYA😇