
Di Kantor
Tok tok tok' suara ketukan pintu.
"Masuk" Ucap Alfa yang sedang fokus dengan laptop nya.
"Maaf tuan, ini kopi buat tuan" ucap Abel dengan pakaian yang terbuka.
"Makasih taruh situ saja" ucap dingin Alfa. Ia bisa saja memecat Abel saat ini juga, tapi ia punya rencana lain untuknya dan mengikuti dulu rencana Abel selanjutnya.
"Bagaimana dengan keadaan istri tuan?" Tanya Abel dengan ekspresi sedih nya, seolah olah ia tidak tau menahu tentang kejadian kemaren.
"Istriku baik baik saja" ucap Alfa dengan santai nya.
"Syukurlah, kemaren saya sangat khawatir dengan keadaan istri bapak" ucap Abel dengan ekspresi sedihnya. Namun tidak ada jawaban dari Alfa.
"Maaf ini ada kotoran pak" ucap Abel berusaha mendekat ke tubuh Alfa.
Brukkk' jatuh Abel ke pangkuan Alfa.
"Kenapa harus Airin yang beruntung bersanding dengan Alfa!" batin Abel melihat ketampanan Alfa secara dekat.
Ceklek' Suara pintu terbuka.
"Ada apa ini?" ucap Airin sedikit emosi melihat Abel ada di pangkuan suami nya.
"Eh maaf, tadi saya tidak sengaja" ucap Abel langsung berdiri dan tersenyum penuh kemenangan, karena rencana nya berhasil.
"Sayang kamu udah datang" ucap Alfa tersenyum manis langsung berdiri mendekati Istrinya yang sedikit emosi melihat kejadian barusan.
Alfa mengode Airin dengan tatapan, seolah olah Alfa menyuruhnya agar mengikuti rencana Abel. Dengan cepat Airin langsung memeluk Alfa dengan lembut.
"Sayang kamu udah makan?" Tanya Airin merangkul lengan suami nya.
"Belom, nungguin kamu" ucap Alfa menyuruh Airin untuk duduk di sofa.
"Kenapa Airin biasa saja?" batin Abel, karena ia pikir Airin akan memarahi Alfa dan pergi meninggalkan suaminya langsung.
"Kamu kenapa berdiri disitu?" tanya Alfa membuat Abel kaget.
"I.i..iya pak, saya pergi dulu" ucap Abel melihat sinis ke arah Airin dan langsung pergi meninggalkan ruangan Alfa.
"Sekarang jelasin?" ucap Airin dengan ekspresi cemberut.
"Aku gak ada apa apa sama dia, dia hanya ingin main main sama suami mu" ucap Alfa dengan enteng nya.
"Kenapa kamu gak pecat dia aja" ucap cemburu Airin sudah sangat kesal dengan kelakuan mantan saudara tiri nya.
"Sayang akan secepat nya aku pecat dia, karena dia udah bikin kamu kesakitan kemaren" ucap Alfa mengelus rambut Airin.
"Jadi dia yang naruh obat per*****g di minuman kamu?" tanya Frisil kaget.
"Heemmm" angguk Alfa.
"Emang bener² ya,, Udah keterlaluan banget loh Yah." ucap Airin.
"Secepat nya dia akan mendapat balasan nya, karena sudah berani main main dengan Suami mu ini" ucap Alfa membuat Airin tersenyum bangga kepada suami nya.
Jam istirahat pun berbunyi.
"Gue udah kangen banget ngantin bareng Lo" ucap Cika.
"Gak usah lebay deh, gue gak masuk juga cuma 1 hari Lo padahal. Yok gas" ucap Frisil berdiri.
"Hehehehe, Lo tau gak ada berita heboh ketika Lo gak masuk." ucap Cika.
"Berita apa?" tanya Frisil cuek.
"Ada murid baru di kelas 12." ucap Cika Excited dengan berita ini.
"Terus? gue harus sungkem dulu gitu?" ucap Frisill membuat Selin tertawa.
"Ya gak gitu juga lah Sil" ucap Selin.
"Yang paling gue kagetin, ternyata dia pacar nya kak Vero. Dan semua orang udah tau hal itu" ucap Cika membuat Frisil seketika berhenti dari langkah nya.
"Pacar kak Vero?" Tanya Frisil lagi.
"Iya, kenapa Lo? Cemburu ya" ejek Cika kepada sahabat nya.
"Haa? Apaan sih gue cemburu sama Kak Vero? ya jelas enggak lah" ucap Frisil kembali berjalan menuju kantin disusul Cika dan Selin.
"Tapi beneran Sil, Lo gak cemburu apa? atau patah hati?" ucap Cika meyakinkan Frisil.
"Gue sama kak Vero gak ada apa apa! Okeyy" Jawab Frisil.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#Haii semuanya
Jangan lupa LIKE, COMENT, FOLLOW Yaaa
Bantu VOTE dong biar Outhor semakin semangat ngetik nya.
Follow Instagram @Linaa.pndk
Salam kenal semua nya.