
aurel akhirnya menceritakan semua kejadian pahitnya kepada nara,nara yang mendengan nya pun menjadi kesel sendiri
"siapa si laki laki b**** itu " ucap nara dengan muka merah padam
"udah lah ra jagan gitu aku juga gk tau dia siapa "ucap aurel dengam menangis,kali ini aurel hanya bisa meratabi nasib nya dalam pikiran nya mau gimna lagi ini sudah terjadi,tak mungkin ia memutar waktu untuk kembali ke waktu itu ,itu sangat mustahil
"aku pasrah ajah ra ,aku ikhlas ko mungkin ini udah jalannya takdir aku harus begini "ucap aurel
"jagan kaya gitu rel kita sebahagi kaum wanita tidak boleh ditindas oleh kaum pria b**** di luar sanah kita harus strong oke "ucap nara menguatkan aurel
"makasih ra kamu udah mau jadi sahabat terbaik ku "ucap aurel dengan menangis
"cup jagan menangis lagi kamu kuat oke ini cobaan buat kamu "ucap nara samapai ia tak sadar sudah hampir sampai di halte bus
"yah udah yuk naik ntar kelamaan ngobrol jadi gak pulang pulang lagi "ucap nara
"iya ra "ucap aurel ,aurel pun naik bus tersebut,untung malam ini tidak terlalu macet jadi bus itu lebih cepat dari biasa nya,dan aurel pun sampai di kosan nya,aurel sesamapinya di rumah ia membersihkan badan terlebih dahulu,
setelah habis mandi ia mulai memasak makanan untuk ia santap malam ini ,karna dikulkas hanya ada telor akhirnya aurel hanya membuat telor mata sapi campur kecap sajah ,ia sangat menikmati makan tersebut.
"gak papah lah asal bisa makan masih untung toh bntar lagi juga gajian bisa stok makanan yang banyak ntar "ucap aurel lalu menyantap masak nya dengan lahap
3 minggu berlalu saat kejadian malam itu,akhirnya aurel menjadi aurel yang ceria ia tak merasakan sedih lagi dan sedikit melupkan kejadian itu meskipun kadang sering terintas dalam benak nya.
"eh rel kata bu dita bagian keuang nyuruh kamu ke gedung sebelah kata nya minta laporan akhir bulan ini "ucap lila
"oh iyah mba "ucap aurel dengan senyum
"ke ruangan CEO rel kamu tau kan lantai 47 nah di sanah tempat nya "ucap mba lila
aurel pun menganguk tanda mengerti ia pun bergegas pergi kesanah dengan wajah ceria saat bertemu OB pun ia masih ramah ,lalu aurel bergegas nail live ke lantai yang ditunjukan oleh lila.
"oh ini ternyata tempat nya jauh juga yah kaya keliling jakarta jauhnya dari sudirman ke priuk hadeh "sambil terkekeh oleh celotehannya yang receh,aurel pun mengetuk pintu tersebut yang di papan tek terdapat RUANG CEO dan orang yang didalam pun menyuruh nya masuk.
"maaf pak ini laporan nya dari bu lila pak "ucap aurel dengan sopan
rega yang merasa pameliar dengan suaran itu pun berbalik dan ia pun sontak kaget melihat wanita yang ada di depan nya,wanita yang menurut nya adalah wanita penghibur ternyata buka,begitu pun aurel sangat kaget akhirnya menjatuhkan laporan tersebut dan ia membungkam mulut nya.
"gk gk gk gk mungkin dia " ucap aurel
rega yang melihat gerak gerik aurel seperti ketakutan pun akhirnya berdiri tapi tak disangka aurel lalu pergi,saat ia akan membuka pintu tangan kekar rega menahan nya.
"bukan kah kau wanita yang waktu itu "ucap rega
"lepaskan saya ,saya mohon lepaskan saya" ucap aurel dengan berlinang air mata
"kenapa kamu menangis maaf kan atas berbuatan saya pada malam itu naona "ucap rega dengan nada bersalah
"asal anda tau tuan yang anda rebut itu takan kembali seperti semula anda mengerti "ucap aurel dan menghempaskan tangan rega ,rega melongo tanpa ekpresi sedikit pun
#JAGAN LUPA LIKE YAH KALAU SUKA😁SERING SERING MAMPIR KENOVELKU OKE TERIMAKASIH🙂