One Night Surprise

One Night Surprise
EPISODE 49 - Rencana licik Abel



"Kenzo kamu urus dia, aku akan menemui Klien sendiri" Perintah Alfa segera mengambil berkas dari tangan Kenzo dan pergi meninggalkan mereka berdua.


Alfa segera berangkat menuju ke tempat meeting sendirian menggunakan mobil pribadinya.


"Harusnya Alfa, bukan malah sekretarisnya" batin Abel tidak sesuai dengan rencananya.


Di Restoran X


Hanya membutuhkan beberapa menit untuk Alfa sampai direstoran X, karena letaknya yang tidak jauh dari Perusahaan nya.


"Selamat siang pak, silahkan duduk" ucap Bapak Han, ia adalah pemilik perusahaan Azahra yang cukup berkembang di kota ini.


Mereka berdua sibuk dengan meeting yang membahas tentang kerja sama antara kedua perusahaan itu.


Disisi lain Abel yang mengetahui tempat meeting Alfa, ia segera bergegas menuju Restoran X yang lokasinya tidak jauh dari Perusahaan.


"Ini waktu yang tepat" batin Abel tersenyum sinis menatap Alfa yang sedang mengobrol dengan Klien nya.


"Baiklah, saya permisi dulu pak. Terimakasih atas kerja sama nya" ucap Bapak Han meminta izin pergi meninggalkan restoran.


"Iya sama sama" jawab Alfa tidak ikut pergi karena ia sedang menunggu seseorang yang sangat penting.


Beberapa menit kemudian, Abel yang melihat Alfa sudah sendirian, ia segera mendekati meja Alfa.


"Ehh tuan Alfa, kebetulan sekali bertemu disini. Maaf tadi saya tidak sengaja" ucap Abel sopan.


"lupakan" ucap cuek Alfa.


"Apa saya boleh duduk sebentar disini?" Ucap Abel dengan lembutnya. Karena itu adalah salah satu rencana nya.


"Silahkan" jawab Alfa sambil memainkan HPnya.


"Maaf saya lancang, kalo boleh tau tuan lagi nunggu siapa?" tanya Abel mulai mencari perhatian Alfa.


"Bukan urusanmu" ucap cuek Alfa tetap dengan posisi memainkan Hp nya.


"Bagaimana ini? Ternyata sangat sulit untuk menaklukkan." batin Abel kesal.


Abel terus saja memikirkan rencananya selanjutnya untuk menjebak Alfa. Ia mulai memanggil pelayan untuk memesan minuman. Ketika melihat pesanannya sudah selesai ia segera berdiri untuk mengambil langsung pesanannya.


Ketika berada di kasir, Abel mengambil sesuatu di dalam tasnya. Ia memasukkan serbuk itu kedalam minuman yang dipesan Alfa. Ia berjalan perlahan mendekati meja Alfa untuk menaruh pesanannya.


"Ini tuan, tadi ketika mau ngambil pesenan saya, ternyata pesanan tuan juga ada disana. jadi aku bawain langsung sekalian" ucap ramah Abel.


"Baiklah, terimakasih" Jawab Alfa mengambil minumannya.


Abel meminum pesanannya dengan perasaan bahagia, karena sebentar lagi rencananya akan berjalan dengan sangat sempurna. Ia sudah membayangkan akan seperti apa hancurnya Airin jika rencananya kali ini berhasil.


"Tuan buruan di minum, kata mbaknya kalo dingin rasanya akan berbeda" ucap Abel, karena sedari tadi ia melihat Alfa sibuk dengan Hp nya tanpa memperdulikan Abel yang berada di depan nya.


"Emm yaaa" ucap Alfa mengambil minumannya.


Namun ketika minuman itu sudah akan diminum oleh Alfa, tiba tiba saja muncullah Airin dari belakang Abel. Membuat Alfa mengembalikan minumannya dan berdiri menyambut istrinya.


"Kurang sedikit saja rencana ku akan berhasil. Kenapa anak sialan ini harus datang di waktu seperti ini" batin Abel.


"Tidak apa sayang" ucap Alfa mencium kening Airin.


"Ehh ada orang ya, siapa dia sayang?" tanya Airin memperhatikan penampilan Abel dari bawah sampai atas.


"Oh dia karyawan baru, tadi kebetulan bertemu disini" Ucap Alfa mempersilahkan istrinya duduk disampingnya.


"Ohh" jawab Airin.


Airin terus saja memperhatikan wanita di depannya itu. Ia merasa tidak asing dengannya. Yahh tepat sekali walaupun Abel berdandan layaknya orang lain, namun dengan mudah Airin mengenali nya.


"Ternyata anak si ****** itu, apalagi rencananya kali ini." batin Airin masih berakting layaknya tidak mengenalinya.


Ketika Alfa mulai mengangkat minumannya, kedua bola mata Airin sedari tadi mengawasi gerak gerik Abel tanpa sepengetahuan Abel.


Airin melihat Abel terus saja melihat ke arah Alfa yang akan meminum minumannya. Entah kenapa perasaan nya kali ini tidak enak. Dengan cepat Airin merebut minuman milik Suaminya itu.


"Sayang aku haus, biarkan aku saja yang meminum nya. Kamu pesan saja lagi" ucap Airin langsung meminum habis minuman itu. Abel yang melihat itu pun hanya menatap tajam ke arah Airin.


"Tapi sayangg, yaudah kamu minum dulu aja. Nanti aku pesen lagi" ucap Alfa mengelus rambut Istrinya.


15 menit kemudian, Airin merasakan panas ditubuhnya. Ia ingin sekali melepas kemeja nya karena hawa panas yang tiba tiba saja keluar dari tubuh nya.


"Sayang kamu kenapa?? Apa kamu sakit??" tanya Alfa melihat gerak gerik istrinya yang semakin menjadi.


"Maaf tuan Alfa, saya harus permisi karena teman saya sudah berada di parkiran." Ucap Abel, dijawab anggukan oleh Alfa.


"Sayang panas sekaliiii" ucap lembut Airin hampir membuka kancingnya, namun dengan cepat Alfa segera mencegah nya.


"Sayang ayo kita pulang" ucap Alfa membopong tubuh Airin yang sudah dibasahi oleh keringat dan tangan Airin yang semakin lama semakin tidak terkontrol.


.


.


.


.


.


.


.


.


#Haii semuanya


Jangan lupa LIKE, COMENT, FOLLOW yaaa


Makasih udah Support Outhor sampai sekarang.


Instagram @Linaa.pndk