One Night Surprise

One Night Surprise
EPISODE 70 - Ikut Event



"Sil Lo gapapa kan?" ucap Selin khawatir.


"Gapapa santai, ngladenin yang begituan mah gampang kecil" ucap santai Frisil seolah olah tidak ada yang terjadi.


"Lo kok biasa aja sih Sil, kalo orang lain mungkin udah gemeteran jadi Lo" ucap Cika heran dengan ekspresi santai Frisil.


"Kalo musuh yang begituan gak perlu takut" ucap Santai Frisil, dijawab anggukan oleh Selin dan Cika.


Beberapa menit kemudian, pesanan mereka datang. Cika langsung menyantap makanan yang ada di depan nya dengan lahap, membuat Frisil dan Selin saling menatap heran dengan kelakuan sahabat satunya ini.


"Eh iya Sil, tadi Lo ngomong kalo dia mantan nya kak Vero? Lo tau dari mana? jangan bilang Lo cuma ngarang" Tanya Selin penasaran.


"Lo inget saat kita di Cafe?" ucap Frisil sambil menyantap makanan nya.


Frisil menceritakan semua kejadian saat itu, dan membuat Selin dan Cika syok dibuat nya. Cika mengira jika Frisil dan Vero jadian hanya karena mereka masuk ke dalam Cafe dengan posisi berpegangan tangan.


"Makanya jadi orang tuh jangan suuzon dulu" ucap Frisil.


"Iya iya maap" ucap Cika.


Setelah selesai makan, mereka bertiga langsung pergi meninggalkan kantin tanpa memperdulikan Semua murid yang menatap mereka bertiga. Mungkin karena ketiga nya memiliki wajah yang cantik dan membuat para siswi iri.


"Ehhh stoopp dulu" ucap Selin saat berada di depan Meding sekolah.


"Lihat ini" tunjuk Selin ke arah Brosur Event Make up dan Moodeling antar sekolah. Dan acara diselanggarakan di lingkungan sekolahnya.


"Lo pengen ikutan?" tanya Cika, dijawab anggukan namun kemudian langsung berubah sedih.


"Kenapa? kalo Lo mau ikutan kita dukung" ucap Cika memberi semangat kepada Selin.


"Tapi gue gak tau harus cari model nya dimana" ucap Selin.


"Emmm gampang kalo masalah itu, iyakan Sil" ucap Cika mengode Frisil agar mengiyakan ajakannya.


"Apaa? gue gak bisa, mending Cika aja ya" ucap Frisil memang masalah moodeling ia sangat tidak ahli.


"Yaudah gue yang akan jadi moodeling Lo" ucap Cika membuat Selin senang dan memeluk Cika Sahabat nya itu.


"Tetap Frisil yang jadi moodeling Lo,, Lo ikutin rencana gue aja" bisik Cika kepada Selin, dijawab anggukan oleh Selin.


"Yaudah ayo ke kelas" ucap Frisil.


"Tapi Sill" ucap Selin.


"Iya Sel ada apa?" Tanya Frisil.


"Lo harus temenin gue ya saat lomba nanti" ucap Selin dengan raut wajah sedih nya.


"Iya gue pasti ada kok disamping Lo" Ucap Frisil, membuat Cika dan Selin saling pandang dan tersenyum karena rencana pertama nya berhasil.


Disisi Lain.


Ketika Bryan berada di toilet, Telfon nya berdering dan muncullah nama Melia.


"*Halo sayang" ucap Melia.


"Ya, ada apa?" ucap Bryan.


"Pulang sekolah kita ketemuan yah" ucap Melia.


"Iya sayang, nanti aku jemput" ucap Bryan*.


Entah kenapa Bryan kali ini merasa jika Melia wanita yang bisa mengerti nya, dan ia yakin jika apa yang dibicarakan Frisil itu tidak lah benar. Mungkin Frisil hanya jealous terhadap pacarnya.


"Ini soal Melia" ucap Bryan.


"Bukannya dulu Frisil udah nyuruh Lo putusin dia?" ucap Brayen.


"Iya okey, dulu sebelum gue sama Melia. Frisil juga nyuruh gue mutusin mantan gue dengan alasan yang sama" ucap Bryan.


"Tapi sekarang gak lagi, Melia wanita baik tidak seperti yang dibicarakan Frisil" ucap Bryan penuh penekanan.


"Seyakin itu Lo sama pacar Lo ketimbang adek Lo" ucap Brayen, ia sebenarnya juga tidak terlalu menyukai Melia.


"Lo mau belain Frisil? gue tau Lo juga ngga terlalu suka sama Melia. Tapi inget gue akan buktiin ke Frisil kalo Melia pantas untuk gue" ucap Bryan langsung meninggalkan Brayen.


"Frisil ga mungkin bohong dengan apa yang ia ucapkan" batin Brayen.


Beberapa saat kemudian.


Jam pulang pun berbunyi. Selin mengajak kedua sahabat nya pergi ke tempat pendaftaran lomba Moodeling antar sekolah. Ketika Selin mengisi formulir tiba tiba saja datang Kiya Dkk yang langsung menabrak tubuh Frisil.


"Ngantri dong woii" teriak Cika tidak terima atas perlakuan Kiya kakak kelas nya.


"Lo mau ikutan?? yang bener Lo? gak malu apa nanti nya" ejek Kiya kepada Selin.


"Lo takut kalah saing yah?" ucap Cika.


"Lihat aja, gue akan jadi pemenang nya dan Lo akan gue buat malu nanti nya." ucap Kiya mengambil formula dan langsung pergi.


"Masih ada ternyata kaya gitu" ucap Cika jijik.


"Dah lah,, percuma kita ngladenin mereka" ucap Frisil.


"Ehemmmm" suara dari belakang Frisil.


"Eh kak Vero" ucap Frisil.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


#Haii semuanya


Jangan Lupa LIKE, COMENT, FOLLOW Yaa


Bantu VOTE dong biar Outhor semakin semangat ngetik nya🤗


Follow Instagram @Linaa.pndk


Salam kenal semuanyaa😊