One Night Surprise

One Night Surprise
bertemu dia



setelah nara pergi,alfian pun kebali ka hotel dengan wajah yang sumringah,saat sampai di hotel alfian tak henti hentinya tersenyum rega pun memegang jidat alfian.


"aduh apaan si ga"kesal alfian


"yah takut lo kesambet kan lo abis dari luar balik balik udah cengar cengir sendiri"ucap rega


"gue tadi abis ketemu bidadari men"ucap alfian sambil mebayangkan wajah nara


"plak,lo kalau ngayal jagan ketinggian di bilang gila tau rasa lo"ucap rega


"ah elah susah ngomong sama lo mah ga"ucap alfian lalu alfian pun pergi ke kamar nya,dan rega hanya terdiam sambil mengaruk kepala nya yang tak gatal.


"aneh"ucap rega lalu pergi


dua hari rega telah lewati sekarang tiba saat nya rega untuk kembali kejakarta,tapi saat akan kembali ia harus pergi kesebuah sekolah terlebih dahulu.


"ngapain si al harus ke sekolah anak anak kan bisa lo ke kampus ke apa ke ini malah ke sekolah dasar"ucap rega


dengan kesal


"yah elah sekolah itu juga kan elo yang bangun ga sekali kali lo kesana ke "ucap alfian


"terserah lo"ucap rega lalu memakai kacamata hitam membuat penampilanya semakin sempurna. mereka pun akhirnya samapi di sambut oleh kepala sekolah.


"selamat pagi,dan selamat datang pak regab"ucap kepala sekolah


"iyah"ucap rega


"mari pak silahkan masuk kedalam acara akan segera dimulai"ucap kepala sekolah rega pun masuk dan diikuti oleh alfian


ditempat lain laura sedang menunggu ibu nya aurel lupa bahwa hari ini ada perkumpulan orang tua siswa,dan membuat putrinya sedikit kecewa kepada nya.


"maaf kan ibu sayang,jagan cemberut terus dong ini kan lagi mau menuju sekolah"ucap aurel


"ibu kenapa kesiangan"ucap laura


"kemarin ibu banyak pekerjaan dan harus lembur sayang,sekali lagi ibu minta maaf yah"ucap aurel,laura pun memaafkan aurel dan mereka pun berpelukan,akhirnya mereka samapi dan langsung duduk di kursi,aurel tidak tau kalau yang ada di podium sedang menatap nya dengan senang.


rega langsung turun dari podium dan menghampiri aurel.


"aurel"ucap suara rega yang sedikit tercekik,aurel pun menoleh dan ia sangat kaget bukan main,dan membuat detak jantung nya terasa nyeri.


"kamu "ucap aurel tanpa aba aba laura langsung memeluk rega


"om rega ko ada disini"ucap laura


"iyah sayang"uca0 rega ,dan aurel masih bengong dengan apa yang barusan terjadi,saat ia melihat putrinya memeluk rega ia langsung melepaskannya.


"jagan peluk om ini di bukan orang baik "ucap aurel


"ibu laura takut pelaan pelan ibu laura mohon ibu,maaf kan laura ,laura janji gak akan nakal lagi"ucap laura sambil menangiis dan aurel pun menoleh kepada putrinya.


"maafkan ibu sayang "ucap aurel sambil meneteskan air mata,rega mengejar mobil aurel samapi pekarangan rumah.saat samapi aurel langsung membawa laura masuk dan mengunci pintu.rega dari luar mengetuk pintu terus menerus.


"rel buka pintu nya aku mohon beri aku waktu untuk menjelaskan semua nya"ucap rega sambil menangis rega terus mengetuk pintu aurel tapi sang empu engan untuk membukakan pintu,samapi waktu menunjukan pukul 10 malam alfian pun datang.


"ga kita pulang dulu ke hotel ya lo belum makan dari tadi siang"ucap alfian


"ga lo ajah gue mau disini sampai aurel mau keluar"ucap rega


"ayo ga gk enak sama tetangga"ucap alfian


"lo ajah sanah "ucap rega alfian pun hanya mengelay nafas dengan tingkah sahabatnya.


dari kamar aurel tak bisa tidur karna ia tak tega dengan rega ia melihat dari jendela rega masih di posisi tadi siang belum bergerak sedikit pun.tapi hati aurel tertutup amarah ia memilih tidur dan menanggap semua ini tak terjadi.berbeda dengan laura ia menangis kenapa ibu nya bisa semarah itu kepada rega padahal menurut laura rega baik.tapi laura tak tau bahwa rega adalah ayah kandungnya.laura menatap rega dari balkon ia tak berani mendekati atau bersuara,jika itu terjadi aurel pasti marah kepada laura ia memilih menuruti perkataan ibu nya.


pagi pun tiba dengan sinar matahari yang cerah dan kicawan burung,aurel terbangun dari tidur nya ia melihat ke jendela dan masih ada rega disanah.itu membuat aurel kesal dan pergi keluar sambil membawa satu ember air dan byuar menyiram rega.


"pergi kamu dari sini "ucap aurel rega berlutut di bawah kaki aurel dan meminta maaf kepada nya tapi aurel tak menghiraukan nya ,tiba tiba rega terjatuh pingsan dan membuat aurel kaget begitupun laura dan bi ijah .


"ibu om rega kenapa ko basah sama pingsan lagi"ucap luara


"iyah nyah nyonya apain dia"ucap bi jiah


"aku cuma nyiram dia ajah ko bi tapi dia malah pingsan "ucap aurel tiba tiba alfian datang dan melihat rega pingsan ia langsung membawa rega kerumah sakit,rega pun langsung ditanganin oleh dokter.


"gimana dok keadaan temen saya"ucap alfian


"dia hanya butuh istirhat sajah "ucap dokter


"saya boleh masuk dok "ucap alfian saat dokter mengiya kan aurel langsung masuk duluan.


"ga bangun maafin aku ,aku udah keterlaluan"ucap aurel sambil menangis,alfian pun menepuk pundak aurel.


"rel asal lo tau selama 7tahun ini rega menderita rel "ucap alfian


"kan dia punya istri al kenapa bisa menderita"ucap aurel


"istri dari mana istrinya kan lo doang"ucap alfian sambil tertawa


"loh rega kan nikah sama amara dan amara juga sedang hamil waktu itu"ucap aurel


"amara berbohong rel ,saat mereka mau menikah ayah dari bayi dari marah datang dan bukan rega melain kan raidan"ucap alfian dan membuat aurel semakin bersalah


"ga bangun maafin aku,aku udah salah paham"ucap aurel sambil mengoyang goyangkan badan rega


...#oke plis jagan komen pendek lah ceritanya up nya lama lah aku mohon maaf kan aku karna mimin nya sibuk jadi up nya kadang lama kadang juga beberapa hari baru up mohon di maklumin yah gusy🙂makasih jagan lupa like sama komen oke...