
alarm ku berbunyi pukul 07:00 aku bangun lebih awal dari biasanya.aku bergegas untuk mandi dan langsung memilih baju yang cocok untuk aku kenakan pergi bersama reygan.
2jam kemudian,mama mengetuk pintu kamarku.
tokk!!!tokkk!!!!
"Naomi ayo bangun udah siang."
"iyaaa maaaa Naomi udah bangun dari tadi ."sambil berdandan
mama membuka kamarku.
"lohhh kok udah dandan cantik,mau pergi kemana?"tanya mama padaku
"oh iyaa maaf ma kemarin Naomi lupa bilang sama mama,Naomi mau nonton film sama teman Naomi ma."
"oh kirain mau ada acara apa,anak mama cantik banget kalau dandan."mengelus rambutku lalu mencium ku
"aahh mama apaan sih."tersenyum dengan godaan mama
"cowok apa cewek mi temen nya?"tanya mama
"emm cowok ma dia temen sebangku Naomi."
"yaudah kalau gitu mama turun dulu yaa mau bantuin mbak Mirah bersiin halaman depan."kata mama sambil beranjak dari tempat duduk nya
"okee maa."
tak lama kemudian Reygan terkihat memarkir motornya di depan rumah.mama memanggilku.
"naomiii ini temen nya udah Dateng."teriak mama padaku
"iyaa maaaa,Naomi turun nihhh."lari keluar
"Naomi berangkat dulu ya maa."mencium tangan mama
"iya sayang hati-hati ya jangan pulang malam-malam."pesan mama sambil menciumku
aku berjalan menuju motor Reygan,lalu ia minta izin pada mama.
"Tante Naomi nya saya ajak nonton dulu ya."izin Reygan pada mama
"iyaa tolong dijagain ya jangan pulang malam-malam."balas mama sambil tersenyum ke arah Reygan
"baik Tante."reygan mencium tangan mama
aku melihat keatas rumah amar,terlihat amar sedang bermain gitar sambil memperhatikanku.aku memainkan bibirku mengejek amar,begitu pula sebaliknya.
Reygan membunyikan mesin motornya,dan memintaku naik.
disepanjang perjalanan reygan mengajakku bercerita.ternyata reygan orangnya sangat asyik berbeda jauh dengan amar.kami sampai di bioskop pukul 11.00,Reygan membeli tiket dan aku menunggunya di tempat duduk.
"kamu tunggu sini dulu ya,aku mau beli tiket."ujarnya
"okee."
setelah itu reygan menghampiriku dan mengajak ku masuk.ia menggandeng tanganku.aku terkejut saat itu.aku menatap kearah reygan.dan ia tetap berjalan tanpa kembali menatapku.
film yang kami tonton cukup menegangkan.
"gimana suka gak filmnya."tanya Reygan saat baru keluar dari ruang bioskop
"sukak bangett reyyy,dramatis bangett endingnya juga bagus gak kayak film-film pada umumnya."jawabku
"lain kali aku ajak nonton lagi dehh kalo gitu."ucap Reygan sambil tertawa kecil.
"boleh-boleh."balas ku dengan tertawa
"mii cobain main game bentar yuk."menarik tanganku
"eh ehhh game apaan Rey."mengikuti langkah reygan
aku dan Reygan menuju zona bermain di mall tersebut.kami mencoba berbagai macam permainan.
"mau dapet boneka gak."tanya reygan padaku
"mauu dongg!!"
"ayok coba kamu main dulu lempar bolanya."memberikan bola padaku
kami bermain melempar bola ke dalam gelas.aku mencoba nya berkali-kali tapi gagal.
"aduhhh reyyy gimana nihh gak dapet-dapet bonekanya."ucapku sambil menekuk mukaku
"sini deh coba aku yang main."mengambil bola dari tanganku.
"semoga aja dapet ya tuhan."ucapku
tanpa basa-basi Reygan melempar bola itu.dannnnn bola nya kena sasaran.
"iyaa dongg Reygan gitu loh apa sih yang gak bisa."sambil tertawa
penjaga memberikan boneka yang aku inginkan.
"makasih ya Rey bonekanya,aku seneng bangettt!!!"memeluk boneka itu
"iya sama-sama,oiya Mii ngomong-ngomong kamu laper gak makan dulu yuk."ajak Reygan sambil menarik tanganku.
"eh eh mau kemana Rey."mengikuti langkah reygan
"oiyaa Mii kamu laper gak makan dulu yuk."ajak Reygan padaku.
"emm boleh mau makan di mana nih."tanya ku
"gimana kalau kita makan di warung favorit aku.di depan sana."menunjuk kearah warung sebrang jalan.
"boleh ayukk."ucapku sambil berjalan
amar memesan dua porsi mie ayam.ternyata selera reygan sederhana meskipun dia anak orang kaya.ia menghampiriku dengan membawa dua porsi mie ayam.
"nih kamu cobain mie ayam nya ena banget loh,aku sering akan disini sama papa."memberiku seporsi mie ayam
"makasih rey,bau nya enak banget."memakan mie ayam yang diberikan Reygan
"gimana rasanya enak kan."tanya reygan padaku
"enak banget reyy,pantesan jadi langganan kamu nih."melahab mie ayam tersebut.
"iya dongg,oiyaa mii kalo boleh tau kamu udah punya pacar belum sih."tanya reygan
"emm belum Rey lagi males banget buat pacaran."jawabku
"aku kira kamu lagi Deket sama amar."lanjut Reygan
aku tersedak mendengar perkataan Reygan.
uhukkkkkk!!!!!!!!
"lohhh mii kamu gak papa kan."mengambilkan ku air putih
"aduhh gak papa kok rey,kamu sih nanya nya aneh banget mana mungkin aku Deket sama si amar."sambil menaruh gelas minum.
"emang kenapa?"
"dia itu bisanya cuma buat aku nangis,lagian aku mana mungkin amar pacaran,orang gak peduli sama sekali sama cewek."tegas ku
"oh iyaa mi."jawab Reygan
setelah selesai makan,kami berniat untuk pulang.
Reygan mengambil motor nya diparkiran,lalu menghampiriku.
"nihh pake dulu helmnya biar gak kepanasan,masak princes dibiarin kepanasan."goda Reygan padaku.
"princess apaan sih kamu ini."tertawa tipis sambil memakai helm.
Reygan melajukan motornya dengan sangat santai.sepanjang jalan Reygan memberi tahuku tempat-tempat yang belum aku ketahui dikota ini.reygan membawaku sangat bahagia hari ini.
"ayo mi pegangan ini jalan nya lurus jadi harus agak kencang nyetirnya."ucap Reygan padaku
"mana ada sih orang jalan nya biasa aja dari tadi."jawabku sambil tersenyum kecil.
aku berpegangan pada pinggal Reygan.dan Reygan mulai menambah kecepatannya.
"reyyy jangan ngebut-ngebut dong bahaya."teriakku padanya
"mangkanya pengangan yang erat biar gak jatuh."sambil tertawa tipis.
entah kebahagiaan apa yang sedang kurasakan saat ini.berboncengan mengelilingi kota hingga tak sadar sang Surya mulai menyembunyikan sinarnya.
Reygan mengantarku pulang,sampai depan gerbang rumah.
"yaudah ya mi aku pulang dulu,sampai ketemu besok disekolah.oiyaa jangan lupa kerjain pr fisikanya ya biar."ucap Reygan sambil bergurau padaku
"pasti dong,pasti Naomi kerjain,makasih banget ya Rey buat hari ini."balasku
Reygan tersenyum lalu menyalakan motornya dan pergi.
amar memanggilku dari atas kamarnya.
"cieeee yang habis kencan,bahagia banget mbaak lagi bucin yaa."ucap amar sambil mengejekku
"ngapain sih kepo bangett."memutarkan bola mataku
aku langsung masuk kedalam rumah.dan kembali keluar membuka pintu memainkan bibirku mengejek amar sambil berkata.
"ihhh bilang aja situ irii yaaa."sambil tertawa dan menutup kembali pintu rumah.