Naomi

Naomi
gara-gara amar!!



hari ini aku bangun lebih pagi dari biasanya.mama menyiapkan sarapan untuk ku.


"pagiii maaa...."sapaku pada mama


"selamat pagi sayang."menyiapkan piring


"tumben mama udah masak jam segini?"memakan roti


"iyalahh kan kamu hari ini pertama kali masuk sekolah."tersenyum padaku


aku mama dan papa menikmati sarapan pagi.sedangkan dari luar terdengar suara amar memanggilku.mama bergegas keluar dan membukakan pintu.


"Naomiii......Naomiii...??"teriak amar dari luar


"tuhhh amar udah siap,mama buka kan pintu dulu yaa."beranjak dari tempat duduk nya.


aku memutarkan bola mataku dan lanjut menyantap sarapanku.


"Naomi nanti yang nurut sama amar,papa udah bilang sama dia buat jagain kamu."mengelus rambut ku


"yaaa paaa."jawabku dengan muka kesal


mama menganjak amar masuk kedalam.


"ayo amar ikutan sarapan!"mengambilkan piring untuk amar


"gak usah Tante tadi amar udah sarapan kok."jawabnya sambil tersenyum kecil


"beneran gak mau sarapan bareng."melihat ke arah amar


"iya Tante lain kali aja."tersenyum


aku meletakkan piring ku lalu berpamitan pada mama dan papa.


"maaa ....paaa...Naomi berangkat dulu ya,."mencium mama dan papa


"iyaa sayangg santai aja yaa nanti gak usah nerves,amar nitip Naomi yaa..kamu jaga baik-baik yaa."ucap mama


"siapp tantee amar pasti jagain Naomi."balas amar


kami berdua berang ke sekolah mama dan papa memperhatikan dari balik jendela.


"daaa paaa maaa."melambaikan tangan pada mama dan papa


disepanjang perjalanan aku hanya diam,sesekali amar melihatku dari kaca spion motornya.


"tumben diem aja."Menatapku dari spion


"apa an sihh udah fokus aja nyetir.nanti kalo sampai jatuh terus aku luka-luka kamu tanggung jawab!!mau bawa aku ke UDG."menaikan nada suara ku


"idiihhh sensi amat sih jadi orang."menambah laju motornya.


amar melajukan motornya.tiba-tiba motor amar oleng dan langsung masuk selokan air.aku menjerit dan berpegangan pada amarr.


"amaaaarrrrrrrrrrrr!!!!!!!!!!"jerit ku.


"Bruuuuakkkkk!!!!!!!!!!!"suara motor amar masuk selokan.


"ihhhh amarr kan aku udah bilang fokus dong nyetirnya!!"ucapku pada amar


"itu mii emang ada lubang disitu jadi gak sengaja masuk selokan."mendirikan motornya


"sakit tauu!!!"memegang lututku yang luka


"aduhhh sory banget mii,coba kamu tegak in dulu lututnya!"Memegang lututku dan menegakkanya


"gak bisa mar sakit tau!!"Menahan rasa sakit


seketika itu amar mengangkat tubuh ku dan menggendong ku.


"ayo aku bantu kamu jalan ke sekolah."mengangkat tubuh ku


"ihh lepasin aku bisa jalan sendiri."memukul pundak amar


amar tetap menggendongku sampai digerbang sekolah yang kebetulan dekat.


disepanjang jalan masuk kekelas semua siswa memperhatikan ku.amar menurunkanku di depan bangku kelas dan memintaku duduk.para siswa terus menatapku .


terdengar bel masuk berbunyi,dan salah satu guru memasuki ruang kelas.


"selamat pagi anak-anak."memasuki ruang kelas


"pagi buuuuu."


"Oh iya kamu murid baru ya silahkan maju perkenalkan diri ke teman-teman."menunjuk kearah ku.


aku kebingungan,jika berdiri kaki ku sangat sakit.aku terdiam sejenak di bangkuku.


"maaf Buu,tadi dia sempat jatuh dari kotor sehingga lututnya bengkak dan kesulitan berjalan."ucap amar sambil membantuku berdiri


"baiklah kamu bisa membantunya berdiri amar."ucap Bu Mery


aku berdiri di depan kelas bersama amar.lalu aku memperkenalkan diriku.


"selamat pagi teman-teman.saya Naomi Akbar teman-teman bisa panggil saya naomi.saya siswi pindahan dari SMA merdeka."sapaku sambil menahan sakit


"baik Naomi kamu bisa kembali kebangkumu."ucap Bu Mery mempersilahkan ku duduk kembali


"baik Bu."tersenyum tipis


setelah duduk semua memulai pelajaran,aku bingung mencari bolpinku yang mungkin ketinggalan tadi malam.


"aduhhhh dimana sihh kamu ini!!"suaraku dengan lirih


"nihh kamu gak bawa bolpon yaa,pakai aja punyaku dulu."menyodorkan bolpoin padaku


"kenalin aku Regan kita teman sebangku nanti kamu bisa tanya aku kalau ada yang belum mengerti tentang sekolah ini."sapa Regan sambil tersenyum padaku


"emm iya makasih."mengambil bolpoin yang diberikan Regan


"kamu pacarnya amar ya?"tanyanya padaku


"bukan,dia teman ku waktu kecil.kebetulan kita satu komplek."sambil membuka buku


"ohh kirain."jawab Regan sambil memainkan bolpoin


pelajaran berjalan lancar hingga akhir bel berbunyi.


aku merapikan buku ku dan memasukan ke tas.karna tergesa-gesa buku paketku jatuh.dan amar membantuku mengambil buku.


"Brukkkkk!!!!"


"aduhhh jatuh lagii."berusaha mengambil buku yang jatuh


"nihh lain kali pelan-pelan aja udah laper ya cepet-cepet mau pulang."menggodaku


"makasih."tersenyum ke arah Regan


"ayok mi kita pulang!!"amar menghampiriku dan mengajak pulang


aku berjalan di belakang amar,dia membiarkan ku berjalan sempoyongan di belakang nya.


"amaarr!!!!tungguuu!!!"teriakku padanya


"iyaa!!ayolah mi cepetan keburu mau main PS nihh."ucapnya sambil menoleh ke arahku.


dasar si amar gak punya rasa kasian atau gimana sih.


"nih pake helmnya."menyodorkan helm padaku


"aku mau naik angkot aja deh!!!nanti kamu bikin kakiku luka lagi."ucapku dengan muka marah


"nanti kalo mau naik angkot malah gak aman mi gak ada yang jagain kamu."ucap amar


"emang kamu jagain aku orang malah bikin aku kayak gini."melototkan mataku


"iyaaa maaf orang tadi gara-gara jalan nya yang lubang."jawab amar sambil memakai helm nya


"udahh ayo naik."imbuh amar


amar melajukan motornya ,setelah sampai di rumah amar mengantarku masuk.


"lohhhh Naomi kenapa kakinya sayang??"tanya mama kebingungan


"maaf Tante tadi waktu berangkat amar gak tau kalo ada lubang dijalan sampe-sampe amar gak sengaja nerobos lubangnya sampe motor amar masuk selokan."jelas amar pada mama


"lagian ni anak kalo nyetir gak tau arah banget sih ma."dengan muka kesal


"udahh deh omii kan amaar nya udah jelasin gak sengaja.lagian luka nya gak begitu parah kok."sambil memeriksa lukaku


"mama apaan sih ini sampe Naomi gak bisa gerak loh ma."ucapku pada mama


"nanti mama buatin jamu biar gak kaku lagi ya,amar ayo makan dulu sama Naomi."melihat kearah amar


"emm makasih Tante tapi amar keburu mau pulang mau nyuci motor."sambil tersenyum


"makasih ya mar udah Anatar Naomi."tersenyum


"iya Tante sama-sama maaf ya Naomi soal tadi,amar pamit dulu Tante."mencium tangan mama


"pulang aja sana."memutarkan bola mataku.


baru masuk sekolah amar udah bikin kakiku luka.entah hari selanjutnya apa yang akan terjadi.tetap aja nih orang gak berubah dari kecil selalu bikin masalah.