Naomi

Naomi
eps 51



"gimana serem ngak ?"


"seram tapi apa kalian yakin mau nayangin ini di cnel kalian secara kalian kan belum minta izin sama yang jaga apa ngak akan di cekal ? " sahut naomi dengan melihat rekaman video penyelusuran gilang dan evan


" di sana ngak ada penjaga nya mereka cuma bilang selama di dalam kalian jangan ngucapkan kata kata yang kotor, berbuat mesum dan semena mena pada tempat mereka jika tidak kalian tidak akan selamat " sahut evan


" bener cuma itu doang ?" tanya desi tak percaya dengan syarat yang menurutnya gampang untuk sekelas rumah sakit terangker yang ia ketahui


" bener tanya aja sama gilang bahkan kita juga ngevidioin orangnya "


" yaudah sih kalau memang mau di upload yaudah silahkan tapi bener kan kalian ngak ada macem macem di sana "


evan dan gilang kompak mengangguk


" di vidio apa loe liat mereka ?"


naomi mengangguk" ada cuma mereka kepo aja ngak akan ngakitin kalian mungkin karna kalian ngak buat onar di tempat mereka "


" ok deh fiks upload" sahut evan dengan ikut melihat layar leptop gilang


.


.


.


" apa dengan begini kamu tau keadaan naomi ?"


badan reza langsung terlonjak kaget mendengar suara lelaki yang ia kenal berada di belakangnya


" kenapa tidak masuk, dengan begini orang akan menyangka kamu pencuri " sahutnya lagi


reza hanya bisa menunduk mendengar ucapan lelaki itu


" ikut saya" ajaknya yang mulai berjalan mendahului reza


keduanya memilih duduk di taman belakang rumah sakit bangku yang mereka duduki langsung mengarah ke arah kamar naomi yang di sana ada desi gilang dan evan


sedangkan alexa mika dan cleo sudah kembali ke canada karna perkuliahan sudah di bukak sedangkan naomi harus izin karna sakit


" apa kamu tidak ingin bicara dengan naomi?" tanya nya lagi


Reza melihat ke arah kamar naomi " sanggat, tapi saya tidak ingin membuat situasi runyam "


" jika membuat situasi runyam kenapa masih di sini " reza langsung menoleh


" kenapa ? benar bukan saya tak butuh pengecut untuk naomi "


" dengan menampakan diri di depan naomi, ia jika naomi menerima saya jika tidak " sahut reza lagi


" bukankah itu tantangan ?"


" apa artinya anda menantang saya ?" tanya reza pada ardan lelaki yang sedari tadi mengajaknya bicara


Ardan tersenyum " tidak saya hanya menguji kamu "


" apa belum cukup ?" tanya reza


" selama ini anda selalu mengikuti kemana saya pergi bahkan saya tidak bisa mengikuti inpassing dengan alasan yang anda tau sendiri, anda memisahkan naomi dari saya, apalagi yang harus anda uji " kesal reza


" Jika kamu tau saya selalu mengikuti kamu kenapa masih sembunyi sembunyi ? apa menurutmu saya tidak akan tau begitu ?"


Reza menghela napasnya meresahkan amarah yang ingin ia luapkan


" naomi kamu tukar dengan pekerjaan ?" ucapan ardan membuat langkah reza terhenti


Reza mengusap wajahnya dan berbalik " tidak, tapi saya akan kembali setelah saya sukses "


" sampai kapan ? apa sampai naomi akhirnya memilih lelaki lain seperti arman "


" kenapa anda selalu menyamakan saya dengan mereka " kesal reza yang langsung membelakangi ardan


" karna saya tidak ingin kamu menjadi pengecut seperti mia" ucap ardan dengan tegas


Reza dengan cepat membalikan badannya " anda mengenal ibu saya ?"


" oh saya tau anda pasti telah mencari tau semua tentang saya dan keluarga saya mangkanya anda tau semuanya "


" tidak tapi saya tau mereka dari sebelum kamu lahir, tapi saya terlambat ketika menemukan nya dia sudah berada di bawah gundukan tanah " sahut ardan lagi


ardan mendudukan badan di kursi lalu mengusap wajahnya kasar


" jika bukan karna dia mungkin saya dan jenny tidak bisa sukses seperti sekarang " sahutnya lagi


ardan menepuk kursi yang tadinya di duduki reza dan dengan patuhnya reza kembali duduk


" Mia adalah anak pati asuhan 3 tahun saya mengenalnya menjadikan ia kakak terbaik yang saya miliki, sedangkan arman adalah lelaki yang baik yang selalu membantu mia berjualan keduanya memutuskan menikah walaupun arman dari keluarga kaya ia tak perna memandang status sosial dan ekonomi begitu juga dengan kedua orang tuanya arman, hingga 3 tahun pernikahan keduanya sabar menanti momongan sembari menjalankan usaha dan saya merupakan salah satu rekan kerja mereka"


ardan menghela napasnya melihat reza yang masih menjadi pendengar " usaha pertama yang mereka rintis adalah cafe ama yang sekarang kamu kelola, hingga kamu lahir hari itu sanggat dinantikan oleh arman dan mia mereka bahagia, tak lama arman dan mia mengenalkan saya pada jenny yang merupakan sahabatnya, kami berempat menjalin kerja sama membangun usaha namun nasib berkata lain sehari setelah pernikahan kami kami mendapat kabar jika ninik dan akik yang merupakan orang tua dari arman di culik, semua aset milik arman juga di sita dengan alasan penggelapan, kami tau semuanya tidak benar dan kami langsung kembali ke bandung namun kami tak menemukan kalian semuanya hilang hanya tersisa rumah kosong yang terlintas garis polisi, 17 tahun saya dan jenny mencari keberadaan kalian hingga saya mendapat kabar jika mia telah meninggal semenjak hari itu saya mengikuti kalian hingga sekarang "


penjelasan ardan membuat reza tak bersuara, reza binggung atas apa yang di sampaikan ardan karna semuanya benar seperti yang dulu ibunya ceritakan bahkan keluarga nya saja tak tau di mana kuburan ninik dan akiknya karna mereka meninggal dalam keadaan di culik


itulah kenapa hingga akhir hayatnya ibunya reza tidak ingin meninggalkan ayahnya karna pahit manis semua yang mereka lalui bersama mendengar sisi kehidupan ayahnya membuat reza mencolos atas perlakuan ayahnya selama ini


" artinya anda tidak tau semua yang kami lalui sebelum ibu meninggal " tanya reza


.


.


.


.


" kenapa ?"


naomi hanya mengeleng pelan


" semoga saja mereka berbaikan "


" bukanya dulu mama juga ngak suka sama dia ?" tanya naomi


jenny memberikan buah pada naomi " mama bukan tak suka hanya caranya yang membuat kamu sakit hati orang tua mana yang rela anaknya di perlakukan begitu "


" mungkin naomi nya aja ma yang terlalu baper terlalu percaya sama dia "


jenny mengusap tanggan naomi" semua wanita akan baper jika di perlakukan dengan baik kamu tidak salah naomi mungkin ini jalan kalian "


" apa mama merestui jika naomi dengan pak reza?"


" apa kamu menyukai dia ?" tanya jenny balik


" bohong jika rasa itu pergi begitu cepat tapi naomi ngak mau egois "


" selesaikan kuliah dengan cepat ya maka mama dan papa akan merestui kalian "