Kings And Queens

Kings And Queens
Kembali Menjadi Princess



Istana Brussels Belgia


Alisha dan Richard pun berpidato di depan para orang tua, saudara dan tamu undangan yang menyatakan akan meresmikan acara mereka di bulan Februari tahun depan. Sean dan Zinnia tampak terharu mendengar putri bungsu mereka hendak menjadi milik pria yang Sudah mencintainya sejak kecil.


"Acara kami memang akan diadakan dua kali. Akad nikah akan dilaksanakan disini, di Brussels tempat Alisha dan dua Minggu setelahnya, akan diadakan acara resepsi kedua di London. Dan setelahnya, kemungkinan besar Alisha akan ikut saya di London meskipun saya sudah melepaskan gelar menjadi putra mahkota, tetap saja saya masih memiliki banyak pekerjaan kerajaan." Richard menatap lembut ke Alisha yang berdiri di sebelahnya.


"Acara di London kami buat sederhana saja karena sudah pasti King Sean akan merayakannya secara meriah disini" timpal King Henry, raja Inggris. "Lebih tepatnya memperkenalkan Alisha secara resmi menjadi bagian keluarga Carrington of England."


Para tamu undangan bertepuk tangan melihat bagaimana dua kerajaan tampak saling berhubungan baik dan banyak pihak tidak mengira bagaimana Sean Léopold bisa meningkatkan hubungan Belgia dengan dua kerajaan yang memiliki nama di Eropa.


Berbeda dengan kebahagiaan Richard dan Alisha, Louis melirik ke arah Ashley yang hanya memasang wajah dingin seperti biasanya. Louis tahu itu hanya topeng gadis itu untuk menutupi rasa sedihnya karena hubungan mereka harus kandas akibat banyaknya perbedaan.


Andaikan aku bukan pangeran dan putra mahkota...


Louis pun bisa memahami kalau Ashley mengorbankan perasaannya demi nama baik kerajaan Inggris yang sudah pasti parlemen tidak mau memiliki calon istri putra mahkota yang merupakan bagian mafia Italia, mantan mafia Korea Selatan dan cicit Yakuza.


Semoga kita berdua sama-sama menemukan kebahagiaan masing-masing, Ash. Bagaimana pun, aku bersyukur kamu tetap menjadi bagian keluarga...


***


Usai acara pertunangan, Alisha tidak kembali ke London karena harus mengikuti acara pingitan meskipun tidak sepakem adat Jawa tapi Zinnia tetap tidak mengijinkan Alisha tinggal di kota yang sama dengan Richard.


Akibatnya Alisha pun gabut di Brussels dan kembali bertugas sebagai putri kerajaan Belgia yang sudah lama dia tinggal karena kuliah dan bekerja di London.


Pagi ini Alisha sudah bersiap-siap untuk mengisi acara pet adoption day yang akan diadakan persatuan veterinary ( dokter hewan ) di Belgia. Gadis itu antusias karena dirinya juga salah satu pendukung adopsi anjing dan kucing terutama yang usianya senior.


Tampil dengan makeup tipis, turtleneck putih dan Coat coklat ditambah celana jeans hitam serta sepatu boot, Alisha hadir di sebuah gedung olahraga yang disulap sebagai ajang pameran hewan-hewan open adopsi dari berbagai shelter di Belgia.



Alisha Léopold ( kok jadi mirip Zee ya ? )


Putri bungsu Sean Léopold itu pun memberikan kata sambutan seperti halnya para anggota kerajaan lainnya di setiap acara. Alisha tersenyum saat melihat Tantenya Gemintang Lexington Rao datang bersama dengan Ararya atau Arya sepupunya.


"Saya tidak melarang kalian membeli puppy atau kitten tapi masih banyak anjing dan kucing di tempat penampungan. Alangkah baiknya jika kita mengadopsi salah satu dari mereka karena semua makhluk hidup berhak mendapatkan kebahagiaan" ucap Alisha. "Saya dan kedua kakak saya seminggu lalu mengadopsi dua ekor kucing usia delapan tahun dan dua ekor anjing Labrador berusia sembilan tahun. Salah satu keuntungan mendapatkan hewan tua, mereka lebih kalem tapi memang kita harus memperhatikan kesehatan mereka."


Wajah cantik Alisha tampak anggun dengan tutur katanya yang halus seperti Zinnia, membuat para hadirin menjadi tertarik untuk mengadopsi banyak hewan disana. Kehadiran putri itu pun menjadi magnet tersendiri hingga banyak orang yang maju untuk mengisi aplikasi adopsi.


Alisha pun menemui banyak orang yang datang sambil berbincang-bincang dengan hangat. Dibantu Gemintang yang dikenal dokter hewan di Brussels, Alisha memberikan pengetahuan dan pengalamannya mengadopsi hewan-hewan senior.


Menjelang siang, kandang-kandang disana nyaris kosong setelah banyak orang yang mengadopsi hewan-hewan disana. Dan yang datang tidak hanya dari sekitar Brussels tapi juga seluruh penjuru negeri.


Arya pun mendekati sepupunya setelah memberikan hormat yang membuat Alisha cekikikan melihat gaya mahasiswa kedokteran itu.


"Nice to see you again my lady" sapa Arya dramatis.


"Isshhh kamu tuh!" kekeh Alisha. "Ben dan Mita mana?"


"Kemungkinan kamu nggak bisa datang pas aku menikah dong Ya?" tanya Alisha.


"Insyaallah bisa Sha. Kan kamu menikahnya hari Sabtu jadi Jumat malam aku sudah pulang ke Brussels" ucap sulung dari trio ABC yang berkuliah di Jerman bersama dengan kedua saudara kembarnya.


"Mita serius mau pindah ke Paris? Masuk Paris Balet?" tanya Alisha yang tahu adiknya sangat suka menari balet.


"Katanya begitu tapi Daddy kan sedikit khawatir kalau Mita di Paris sendirian... Tahu sendiri kan anak itu brutalnya minta ampun jadi harus ada yang mengawasi. Kalau di Muenchen kan ada aku atau Ben." Arya tersenyum lembut jika mengingat adik nya yang meskipun lahirnya hanya beda beberapa menit tapi tetap merasa adik kecilnya.


"Aku yakin Mita bisa menjaga dirinya sendiri, Ya" senyum Alisha.


"Yakin sih yakin tapi apa kamu nggak ingat kita jaman sekolah sampai sering dipanggil ke kepala sekolah gara-gara Mita."


Alisha tertawa mengingat masa-masa Zinnia hanya bisa mengelus dada mendengar laporan Sarah kalau keponakannya berbuat ulah di sekolah b


"Parah kalian!"


"Namanya juga trio ABC. Apalagi Daddy selalu pesan supaya aku dan Ben melindungi Mita. Ya bablas lah!"


"Kalian tuh!"


"Kamu jadinya nanti tinggal di London, Sha?"


"Iyalah. Mungkin akan bekerja lagi sebagai konselor."


"Ya Allah Sha, kamu kan tidak perlu bekerja lah..." Arya menatap sepupunya yang cantik itu.


"Bukan karena uang Ya. Tapi passion aku memang disana. Aku sangat suka dengan pekerjaan aku lagipula Richard kan tidak sebanyak dulu tugas kerajaan nya dan berpengaruh pada kesibukan aku. Aku bekerja jika memang tidak ada jadwal semacam freelance, tidak rutin seperti dulu."


Arya mengagumi sikap Alisha yang sangat menyukai kehidupan yang humble seperti kedua orangtuanya. Arya pun mengingat bahwa meskipun dirinya dan para saudara sepupunya terlahir dari keluarga Sultan, mereka nyaris tidak ada yang flexing barang mewah di media sosial manapun.


Rupanya tradisi itu dari keluarganya yang memang anti pamer tapi seringnya pamer ke keluarga sendiri! Yah mendingan lah yang tahu keluarga sendiri daripada dijulidin netizen, mending dijulidin keluarga sendiri lah! Apalagi anak-anak Dubai yang meskipun masih belum punya SIM tapi koleksi mobilnya aduhai...


"Aku bakalan kangen deh sama kamu Alisha" ucap Arya sambil merangkul Alisha.


"Aku juga Ya."


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️