Kings And Queens

Kings And Queens
Siapa Kamu?



London Inggris Dua Minggu Kemudian


Alisha sedang belajar di perpustakaan ketika ponselnya bergetar dan wajah gadis itu tersenyum saat melihat siapa yang mengirimkan pesan.


📩 Mas Arsya : Lagi jalan-jalan di Venice.


📩 Dik Alisha : Mampir ke Turin, Milan dan Palermo sekalian mas.


📩 Mas Arsya : Iya, tadi Vio minta begitu juga. Besok paling kita ke Palermo dulu, baru Turin dan terakhir Milan.


📩 Dik Alisha : Salam buat L yaaa. Kalau ke Turin, salam buat Raul, Alano dan Mas Vic. Kalau ke Milan salam buat kulkas dobel.


📩 Mas Arsya : Hahahaha, anaknya Oom Ale dan Tante Sakura kan memang mirip sama bonyok nya. Laki perempuan sama saja!


Alisha tertawa mengingat sepupunya yang memiliki darah panas Mafioso dan Yakuza. Alessandro dan Sakura memiliki dua anak, si sulung perempuan bernama Ashley yang merupakan penghormatan untuk Opa Sakura, Ashley Sky. Beda dua tahun, keluarga Moretti dikaruniai anak laki-laki bernama Asher yang berarti diliputi kebahagiaan. Double A Milan dikenal kakak adik kulkas, saingan dengan Hyde dan Vicenzo.


📩 Dik Alisha : Tapi Ashley bisa receh kalau sama kita-kita mas. Kalau orang lain, beeeuuu macam mau makan tuh orang saking dinginnya. Elsa deh!


Arsyanendra mengirimkan foto bulan madunya bersama Violet dan Alisha senang melihat kakaknya bahagia bersama dengan wanita yang sudah bersama nya dari kecil hingga naik level menjadi pasangan seumur hidup.



Arsyanendra n Violet


Alisha melihat akun Instagram sang kakak dibanjiri banyak ragam komentar positif disana. Arsya memang tidak memprivatisasi akun instagramnya dan tidak heran ketika dirinya mengumumkan akan menikah dengan Violet, hashtag hari patah hati sedunia langsung nangkring dan menjadi trending worldwide.


📩 Dik Alisha : Salam buat mbak Vio. Buat keponakan banyak - banyak.


📩 Mas Arsya : Memangnya kakakmu ini hamster apa?


Alisha cekikikan membaca pesan kakaknya. Tak lama ada pesan masuk dari Richard.


📩 Richard Carrington : Sayang, kita makan siang bersama yuk. Aku dekat dengan kampusmu. Tidak ke rumah sakit kan?


📩 Alisha Léopold : Oke. Aku tunggu di gerbang.


Alisha lalu membereskan semua bawaannya dan keluar dari gedung perpustakaan menuju parkiran mobil untuk meletakkan tas ransel dan buku-buku yang dibawanya. Dirinya hanya membawa tas Louis Vuitton seri Graceful favorit nya.



"Your Highness hendak pergi?" tanya Jossie dan Mary, pengawal nya.


"Iya, dijemput Richard" senyum Alisha. "Kalian pulang saja dan beristirahat ya."


"Baik your highness."


Tak lama mobil Range Rover dengan plat kerajaan Inggris masuk ke gerbang kampus Alisha dan gadis itu pun naik ke dalam mobil. Dua pengawal Alisha pun masuk ke dalam mobil mini Cooper milik Raine dan pulang menuju kediaman keluarga McGregor.


***


Richard mencium kening Alisha dan langsung menggenggam tangan gadis itu.


"Kemana Your Highness?" tanya sopir merangkap pengawal Richard.


"Pulang ke Kensington." Richard menoleh ke Alisha. "Kita makan siang disana bagaimana?"


"Terserah kamu."


Richard tersenyum. "Kita ke Kensington, Jack."


"Baik Your Highness."


***


Kensington Palace


Richard dan Alisha memilih makan siang di gazebo taman belakang dengan menu masakan Asia. Richard menatap gadis cantik itu sambil tersenyum.


"Ada cerita apa hari ini, Sha?" tanya Richard.


"Mas Arsya cerita lagi Honeymoon di Venice dengan mbak Vio. Pamer foto-foto disana. Dan mungkin akan mampir ke Palermo, Turin dan Milan buat bertemu dengan keluarga kami disana" jawab Alisha.


"Ashley dan Asher anaknya Oom Alessandro dan Tante Sakura. Raul anaknya Oom Alexis dan Tante Raveena, Lachlan anaknya Oom Michel dan Tante Gemini, Alano anaknya Oom Antonio dan Tante Deya..."


"Alano itu tuna rungu kan?" tanya Richard.


"Iya. Alano tuna rungu seperti tante Deya tapi tidak seperti mamanya, Alano masih bisa mendengar sebatas 27-40 desibel. Hanya saja kalau suara jauh, dia tidak bisa mendengar jadi masih masuk kategori tuna rungu ringan."


"Kalian memang dari keluarga yang diversity" senyum Richard.


"Iya. Bermula dari Oma Falisha yang menikah dengan Opa Aji penyandang tuna rungu, lalu Opa Rama dengan Oma Astuti yang juga tuna rungu lalu ada Tante Deya yang mengalami hal yang sama. Meskipun begitu, Oom Antonio sayang banget sama Tante Deya."


"Oh sepupu mu yang mukanya dingin macam kulkas, siapa?"


Alisha tertawa. "Sepupuku kebanyakan mukanya kulkas, Rich.."


"Yang kemarin rebutan sushi dengan Rase."


"Oh Ashley. Dia anaknya Oom Ale Moretti, seorang model sama dengan Asher, adiknya."


"Tapi mukanya memang dingin."


"Macam Oom Ale lah! Oom Ale kan mukanya berubah kalau ada Tante Sakura."


Richard mengangguk. "Rata-rata pria yang sangat mencintai wanitanya akan memasang wajah dingin ke orang luar. Aku lihat Oom Ale masih bisa soft face kalau bersama dengan keluarga mu tapi diluar circle, memang macam kulkas saja..."


Alisha terbahak. "Ya begitu lah..."


"Sha, kita segera menikah saja yuk" ucap Richard tiba-tiba.


"Hah? Are you serious?" Alisha melongo dengan lamaran dadakan yang tidak disangka-sangka.


"Serius Sha. Lagipula aku sudah bilang dengan Oom Sean kalau aku sudah mualaf... Dan memang tidak perlu publikasi kan soal keyakinan karena itu privasi aku."


Alisha menatap Richard dengan perasaan terharu. Dan benar kata Zinnia, jika seorang pria sudah ikhlas berkorban apapun untuk wanitanya, maka dia adalah pria yang pantas mendampingi kamu seumur hidup. Alisha mendengar cerita bagaimana ayahnya dulu jatuh bangun agar diijinkan bisa bersama oleh opanya sampai harus ke Dubai setiap tiga bulan sekali.


Gadis itu juga mendengar bagaimana Oomnya Dante Mancini mengejar Tante Leia, Oom Shinichi mengejar Tante Kedasih sampai harus membohongi dosen demi kabur ke Massachusetts,


"Apa Oom Henry dan Tante Medeline sudah tahu?" tanya Alisha.


"Sudah. Makanya mereka ingin segera meresmikan kita berdua, Sha."


Alisha memegang tangan Richard. "Jangan tahun ini ya. Tahun depan."


"Tapi... kenapa?"


"Richard, darah bule aku banyak tapi aku juga memiliki darah Jawa yang masih kental adat istiadatnya. Dan di adat Jawa, ada larangan saudara kandung menikah di tahun yang sama. Sebenarnya lebih menjurus ke logikanya membutuhkan double biaya dan kasihan para tamu baru datang, sudah datang lagi" senyum Alisha. "Lagipula aku tahun depan lulus kok. Bagaimana setelah aku wisuda saja, Rich, jadi sesuai dengan janjimu, kita akan menikah jika aku sudah wisuda."


Pria bermata biru itu mengangguk. "Apalagi melihat kemarin Arsya dan Violet persiapannya saja sampai hampir dua bulan."


"Iya. Dan Daddy pasti bakalan berdrama tahu anak gadisnya diminta orang" gelak Alisha.


"Sudah, tahu!" jawab Richard sambil manyun.


"Daddy bilang apa?"


"Siapa kamu berani meminta anak saya?" ujar Richard menirukan gaya Sean.


Alisha tertawa terbahak-bahak.


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️