Kings And Queens

Kings And Queens
Tuntutan dari Alex Darling



Scotland Yard area Soho Keesokan Harinya


Alex Darling masuk ke dalam ruang interogasi sembari membawa laptop dan tampak detektif yang bertugas, sersan Peter Smith, menatap atasannya bingung.


"Mrs Durham, perkenalkan saya Chief Superintendent Alex Darling dan saya akan mulai penyelidikan kasus jatuhnya cucu anda" ucap Alex tenang.


"Cucu saya resmi kecelakaan dan kenapa saya harus ditahan semalam disini? Saya harus menjaga cucu saya!" protes Nenek Durham yang merupakan nenek Billy.


"Mrs Durham. Apa benar Billy terjatuh akibat menginjak tali sepatunya?" tanya Alex sambil menatap tajam wanita paruh baya itu.


"Benar! Mengapa anda tidak percaya? Anda malah percaya dengan wanita imigran itu! Pendatang, imigran itu memang menyusahkan! Membuat penuh Inggris!" jawab Nenek Durham penuh kebencian.


"Wanita imigran itu bernama nyonya Angelie Jha, Mrs Durham. Dan dia adalah warga negara Inggris secara resmi." Mata hazel Alex menatap tajam ke wanita itu. "Nyonya Jha mengatakan bahwa andalah yang mendorong Billy hingga jatuh dari tangga apartemen. Apakah itu benar?"


"Tentu saja tidak benar! Billy terjatuh karena menginjak tali sepatunya! Berapa kali harus saya bilang?" Nenek Durham tampak mengotot.


"Apakah anda sayang dengan cucu anda?" tanya Alex lagi.


"Tentu saja! Dia satu-satunya kerabat saya!"


"Saking sayangnya, sampai anda membuat asuransi jiwa atas namanya dengan penerima tunggal adalah anda?" seringai Alex. "Saya malah tidak menemukan asuransi atas nama anda dengan beneficiary adalah Billy." Pria berambut dark blonde itu membuka laptop nya dan mulai membaca laporan dari perusahaan asuransi. "Dan jumlahnya tidak main-main, £250,000. Wow ... Yang membuat saya tertarik, anda baru membuat polis asuransi ini enam bulan yang lalu dan sekarang Billy kecelakaan. Apakah dia tahu jika namanya masuk ke polis asuransi? Saya rasa tidak."


Nenek Durham sedikit terkejut tapi dia bisa mengendalikan emosi dan bahasa tubuhnya sedangkan sersan Peter Smith melongo bahwa kecelakaan itu bisa menjadi motif untuk klaim asuransi.


"Mrs Durham, apakah anda lupa. Billy Gallagher tidak mengenakan sepatu sneaker tapi sepatu Oxford yang talinya tidak sepanjang sneaker. Dan ketika petugas ambulan memeriksa, tidak ada tali sepatunya yang lepas."


Nenek Durham itu masih tampak tenang membuat dua pria disana salut dengan cara pengontrolan emosi wanita itu.


"Bisa saja kan mereka mengada-ada" jawab Nenek Durham.


"Kami memiliki bukti-bukti bahwa andalah yang mendorong Billy hingga jatuh dari tangga." Alex pun mulai mencari folder CCTV yang dipasang oleh Alisha.


"Bukti apa? Hanya berdasarkan kesaksian wanita imigran itu? Dengar Chief, apartemen kami itu apartemen lama yang tidak ada CCTV nya ! Kalau anda hanya berdasarkan ucapan wanita itu..." Nenek Durham menghentikan ucapannya ketika melihat rekaman CCTV yang memperlihatkan dirinya mendorong Billy dengan tongkat yang dibawanya.


"Dari... mana CCTV itu ... " Dan kini Alex dan Peter bisa melihat mata panik dari nenek Durham. "Seseorang memasang CCTV itu tanpa ijin!"


"Tentu saja, karena anda melakukan penipuan dan penggelapan dana pendidikan dari pemerintah Inggris untuk Billy. Bahkan asuransi milik kedua orang tua cucu anda, sudah anda cairkan dan anda pakai untuk berfoya-foya sementara cucu anda, mendapatkan perlakuan kasar setiap hari." Alex memutar rekaman semalam sebelumnya dan tampak umpatan nenek Durham.


"Harusnya dia mati jadi jauh lebih berguna!"


Alex tersenyum smirk. "Anda sudah merencanakan untuk membunuh cucu anda malam sebelumnya."


"Siapa yang memasang CCTV itu! Namanya pelanggaran! Trespassing! Saya akan tuntut orangnya!" pekik nenek Durham panik.


"Orang yang memasang CCTV ini tahu, anda melakukan pembullyan verbal dan mengelabui pihak child service. Dia yang tahu bagaimana emosi cucu anda menjadi berubah dari sebelumnya." Alex menatap dingin wanita tua itu. "Dan jika anda hendak menuntut orang yang memasang CCTV ini, bersiaplah berhadapan dengan dua negara karena yang memasang adalah Your Highness princess Alisha of Belgium, kekasih Your Highness prince Richard of England."


Nenek Durham melongo. "Ba... bagaimana bi..sa..."


"Princess Alisha adalah konselor Billy saat anda tinggal liburan ke Yunani. Nyonya Jha membawa Billy untuk konseling setelah mengalami mimpi buruk dan trauma di sekolah. Jadi, Mrs Durham, anda kami tahan dengan tuduhan penipuan, penggelapan, percobaan pembunuhan, penyiksaan pada anak, dan perbuatan tidak menyenangkan kepada Nyonya Angelie Jha." Alex tersenyum tipis.


Nenek Durham itu tampak lemas.


***


Kediaman Keluarga McGregor di weekend


Richard dengan cueknya datang ke rumah keluarga McGregor sembari membawakan pizza ukuran besar yang merupakan favorit Edward dan Eléonore. Dirinya sudah menolak adanya pengawal karena sekarang statusnya bukan putra mahkota lagi tapi tetap saja sang ayah, Raja Henry, tetap memberikan pengawal.


Kepala pelayan keluarga McGregor menyambut dengan hormat pangeran tampan itu lalu mengantarkan ke halaman belakang rumah besar milik Charles McGregor dan Raine Blair.


Disana sudah berkumpul keluarga McGregor dan ada anggota keluarga lainnya yang Richard pernah lihat di istana Brussels. Bukankah itu Oom dan Tantenya Alisha? Oom Gabriel dan Tante Garvita?


"Hai Richard. Ingat Oom Gabriel dan Tante Garvita?" ucap Raine.


"Ingatlah" senyum Richard sambil menggandeng Eléonore sedangkan tangan satunya membawa tiga kotak pizza. "Apa kabar Oom, Tante?" Pangeran itu meletakkan pizza diatas meja lalu bersalaman dengan Gabriel dan Garvita.


Richard melihat seorang gadis cantik bermata biru seperti Garvita sedang duduk sambil membawa cangkir kopi.


"Galena, mas Richard. Lupa?" kekeh gadis itu.


"Astagaaa! Lena? Kok sudah besar?" kekeh Richard sambil bersalaman dengan putri Garvita dan Gabriel itu.


"Yah, masa aku kecil terus macam Eléonore? Ogah lah! Chibi ( kecil - Jepang ) itu menyusahkan" ejek Galena ke Eléonore yang menatap kakak sepupunya judes.



Introducing Galena Schumacher Luna.


"Siapa yang chibi!" bentak Eléonore kesal karena dirinya paling kecil dibandingkan kakak-kakak perempuannya yang ada di London hingga jadi bahan ledekan mereka.


"Kamu" cengir cucu Ayrton Schumacher itu dengan wajah usil.


Wajah Eléonore sudah memerah menahan tangis tapi Richard langsung menepuk kepalanya pelan. "Nanti kan Elle akan tumbuh jadi gadis cantik macam kakak-kakak mu..."


Eléonore menatap Richard sayang. "Hanya mas Richard yanb sayangnya tulus sama Elle!"


Edward hanya menggelengkan kepalanya sebal mendengar ocehan adiknya yang manja.


"Alisha, katanya Chief Superintendent Alex Darling mau kemari?" tanya Raine untuk membuat suasana kondusif lagi.


"Iya Tante. Katanya mau membahas kasus Billy" jawab Alisha.


"Billy jadi kalian adopsi?" tanya Richard yang sudah mengetahui bahwa pemerintah memaksa nenek Durham untuk melepaskan hak asuh Billy hingga anak itu menjadi anak negara tapi keluarga Luna memang sudah mengajukan untuk membawa Billy ke Dubai.


"Jadi, Your Highness" jawab Gabriel.


"Oom Gab, please. Panggil Richard saja" senyum pangeran itu.


"Maaf your highness, Mr McGregor, ada chief Superintendent Alex Darling" suara kepala pelayan memotong pembicaraan keluarga itu.


"Suruh masuk, Albert" perintah Charles.


Tak lama seorang pria mengenakan kemeja biru dan celana jeans datang ke halaman belakang. Alex Darling terkejut melihat banyaknya anggota keluarga Alisha disana. Mata hazelnya menatap ke gadis yang mengenakan pakaian senada dengannya.


Siapa gadis itu?



Chief Superintendent Alex Darling


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️