Kings And Queens

Kings And Queens
Daijoubu?



Brussels Belgia


Ashley memilih berjalan menuju air mancur dekat istana yang sekarang sedikit beku karena musim dingin. Gadis itu menaikkan kerah jaket musim dinginnya dan duduk di kursi taman.


Patah hati itu menyebalkan! Ashley mengingat kejadian delapan bulan lalu sebelum acara lamaran Arsyanendra dan Violet. Dirinya ada pemotretan di Hawaii untuk promosi swimsuit keluaran Morr. Dirinya hanya berangkat bersama dengan Manuel sang fotografer dan Wendy sang MUA.


Flashback Honolulu Hawaii


"Yak, bagus Ash! Aku sudah dapat semuanya!" seru Manuel usai memotret gadis cantik itu.


"Bagus kah?" tanya Ashley yang langsung mengenakan kimono nya menutup tubuhnya yang sempurna tapi hanya berbalut swimsuit one piece. Ashley tidak masalah menjadi model swimsuit brand keluarganya asalkan bukan model two piece alias bikini. Daddy nya bisa kebakaran brewok kalau melihat anaknya berbikini ria dan fotonya dipajang dimana-mana!


Pemotretan di Hawaii saja dengan seijin Daddy dan mommynya asalkan one piece. Kalau Alessandro Moretti dan Sakura Park tidak memberikan ijin, Ashley pun tidak berangkat. Mereka merasa aman karena di Honolulu ada Tantenya Ashley, Yvonne Rogers yang pindah ke Hawaii mengikuti suaminya Kai Tarrant yang agen NCIS area Pearl Hawaii.


Ashley melihat hasil pemotretan dirinya dan tampak puas dengan gambar - gambar yang diambil Manuel, fotografer andalan butik Morr. Manuel sendiri sudah bekerja hampir lima tahun terakhir ini di rumah mode milik keluarga Moretti.


"Nice Manuel!" puji Ashley dan Wendy melihat wajah cantik Ashley yang biasanya dingin, tampak hangat seperti summer.


"Kamu tuh bisa jadi princess of sun, Ash. Jangan jadi ratu es terus, sekali-kali berbeda" ucap Manuel.


"Idiiihhh!" Ashley memajukan bibirnya.


"Nanti malam kita party yuk sebelum pulang besok" ajak Manuel.


"Aku pass!" ucap Ashley.


"Oh come on Ash. Sekali-kali have fun, jangan terlalu kuno lah!" rayu Manuel.


Ashley menatap Wendy yang tampaknya ingin menikmati acara malam hari di Honolulu. "Baiklah tapi hanya dua sloki."


"Kamu tidak Ash?"


"No, aku tidak suka alkohol karena membuat kulitmu terlihat tua."


***


Bar Oahu dekat Hotel Hilton tempat Ashley menginap


Manuel dan Wendy sangat menikmati acara makan malam dengan nuansa bar dan party sedangkan Ashley lebih suka duduk manis sambil menikmati hidangannya dan segelas juice jeruk. Gadis itu lebih suka membalas chat para sepupunya dibandingkan ikut melantai bersama dengan Wendy dan Manuel.


Ashley tidak tahu kalau dirinya diperhatikan oleh seseorang yang sangat mengenalinya meskipun gadis itu memakai topi bucket untuk menyembunyikan wajahnya.


"Ash! Kamu tidak melantai?" ajak Wendy.


"No, kalian melantai sajalah" tolak Ashley yang kemudian berdiri sambil meninggalkan beberapa lembar USD $50 untuk membayar makanan dan minumannya. "Aku tinggalkan sekitar $400. Kalau kurang, tambah sendiri ya!"


"Beres!" ucap Manuel dan Wendy bersamaan.


Ashley pun mengambil tas selempang nya dan berjalan sendirian keluar dari bar menuju hotel Hilton yang tidak jauh dari bar pinggir pantai itu.


Pria yang mengenali gadis itu pun mengikutinya dengan enam orang di belakangnya. Ashley berjalan santai tanpa sadar kalau ada beberapa orang mulai mendekati dirinya dan gadis itu baru sadar kalau dirinya dihadang oleh beberapa pria disana.


"Halo nona manis. Mau kemana?" tanya salah orang itu. Ashley bisa mencium bau alkohol dari nafas pria itu.


"Get lost!" ucap Ashley dingin.


"Hei, kita belum bersenang-senang nona..."


"Dia Ashley Moretti! Model terkenal itu!" seru salah seorang dari gerombolan pria itu. Penerangan di jalan setapak itu memang terang jadi Ashley bisa melihat para pengganggunya dan mereka bisa melihat dirinya.


"Wow! Aku belum pernah berkencan dengan model" ucap pria pertama.


"Kalian US Marine kan?" tanya Ashley yang melihat tattoo di tangan pria itu.


"Semper Fi ( Semper Fidelis atau Selalu Setia )!"


"Urrraaa!" jawab Ashley.


"You know too, miss Moretti."


"Of course. Oom aku chief NCIS Hawaii" jawab Ashley tenang.


"Siapa juga yang mau berkencan dengan pria pemabuk macam kamu! Memalukan Marinir saja, Soldier ( Prajurit )!" hardik Ashley.


Pria itu tidak terima dan langsung menyerang Ashley yang sudah siap dan tanpa ampun gadis itu memegang baju penyerangnya lalu membanting dengan jurus judo hingga membuat pria itu tergeletak shock.


"Fuuuhhh! Berat juga!" ucap Ashley sambil menggerakkan lehernya ke kiri dan ke kanan. "Siapa lagi?" tantang putri mafia itu.


Dua orang pun maju untuk menyerang Ashley namun dari belakang gadis itu muncul seseorang yang langsung meninju pria kedua. Ashley menoleh dan terkejut melihat siapa yang datang.


"Louis?"


"Halo, Ashley" cengir Louis. Ashley menoleh dan melihat sekitar enam orang dibelakangnya yang gadis itu tahu mereka bagian British Royal Navy, tempat Louis bertugas.


"Kalian maju, maka akan terjadi perang antara Inggris dan USA!" bentak Louis.


"Siapa kamu?"


"Prince Louis Carrington of England" jawab pengawal Louis. "Dan NCIS ( Naval Crime Investigative Service ) sudah datang kemari!"


Ashley melihat dua mobil milik agen federal angkatan laut itu datang dan tampak Oomnya Kai Tarrant turun dengan wajah menahan amarah.


Ashley dan Louis hanya saling bergandengan tangan menunggu amukan pria berdarah Maori New Zealand itu.


***


Flashback End


Ashley mengingat sejak saat itulah dirinya dan Louis diam-diam semakin dekat namun gadis itu melihat bagaimana Richard harus turun tahta dan digantikan oleh Louis sebagai raja Inggris masa depan, membuat Ashley berpikir ulang mengenai hubungan mereka. Sudah cukup anggota keluarganya dihujat di parlemen Inggris dan sebagian warganya karena Richard pindah keyakinan.


Ashley sangat ingin melindungi keluarganya dari amukan yang sama dari negara yang sama. Suara langkah kaki membuat Ashley menoleh dan tampak Hyde Bianchi mendekati dirinya.


"Daijoubu ( kamu baik-baik saj )?" tanya pemimpin Yakuza Takara itu sambil duduk di sebelah Ashley.


"Ie ( No )."


Hyde merangkul bahu adiknya dan Ashley memeluk kakaknya. "Semua akan baik - baik saja Ash. Setidaknya beban kamu tidak mendapatkan asisten yang badut !"


Ashley terbahak karena asisten Hyde, Shohei Kawaguchi hobinya membuat bossnya emosi. "Arigato oniisan ( terimakasih mas )."


"Anytime, Ash. Anytime" ucap Hyde sambil mencium kepala Ashley.


***


Note ...


Ashley akan ada buku sendiri yaaa. insyallah habis Rania, Hyde dan Mita sekitar bulan Juli.



Blueberrynya :


Putus dari Prince Louis Carrington of England, membuat Ashley Moretti memilih pergi ke Glasgow Skotlandia untuk berlibur disana. Tanpa disangka dirinya harus terjebak dengan seorang pria Skotlandia arogan yang membutuhkan pengantin demi tetap mempertahankan klan Ferguson.


Gavin Ferguson diharuskan segera menikah malam itu juga demi klannya tetap berkuasa di Glasgow dan Highland Scotland yang orang-orangnya biasa disebut Highlander. Dan pilihannya adalah seorang gadis yang sedang melukis di tebing Glasgow dekat dengan kastilnya.


Bagaimana kacaunya kehidupan rumah tangga dua orang yang sama-sama keras kepala dan sama-sama tukang ngeyel? Apalagi Ashley mengetahui kalau Gavin adalah rival ayahnya, Alessandro Moretti untuk merebutkan sebuah lahan di Glasgow.


Kapan? Ditunggu yaaa...


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️