
Setelah beberapa waktu berada di rumah sakit Luccas dan jenny memutuskan untuk tinggal di apartement milik jenny..
Kedua keluarga sudah sepakat, dalam waktu dekat akan menggelar upacara pernikahan untuk Jenny dan Luccas
Jenny terbaring santai di soffa apartementnya mengusap ngusap perut rata yg belum membuncit tersebut.
Luccas selalu merasa tingkah jenny kekanak kanakan, ia hanya tersenyum tipis memperhatikan jenny dari tempat tidur
"Usttt papamu sedang memperhatikan kita" Celetuk jenny berbicara mengusap perut ratanya
Luccas menggelengkan kepalanya, ia menghampiri jenny yg sedang bertingkah menggemaskan tersebut menindihnya
"Luccas apa yg kau lakukan?" Celetuk jenny terkejut
"Aku sangat merindukan ibu dari anakku" bisik Luccas yg saat itu tangannya mengusap perut rata jenny
"Mmm Luccas kau harus menahan dirimu" Ucap jenny sedikit mendorong Luccas
"Aku akan melakukannya dengan perlahan...
Mendengar hal itu jenny terkejut dan membulatkan matanya, ia menyadari jika Luccas sedang menginginkan dirinya bahkan ia sudah merasakan sesuatu keras yg mengganjal dari Luccas
"Luccas aku aku...
"Mmmm Luccas hentikan" Ucap jenny
"Dasar pembohong, kau juga menginginkannya bukan...
"Aku aku aku..
Luccas langsung melahap jenny dan melepaskan pakaian jenny dengan kasar
"Ahhhh dasar bodohhhh" Teriak jenny menikmati sentuhan yg Luccas berikan
Di tempat lain demmy terlihat kesal memainkan ponselnya, dia terus menghubungi seseorang yg tidak lain adalah justine
"Bahkan dia masih bersikap dingin setelah meniduriku" Gumam demmy dengan kesal
"Ahhhhhh...
"Bruak"
Demmy melemparkan ponselnya dengan kesal
"Bersusah payah aku merubah penampilanku untuk justine, dia tetap saja mengabaikanku...
"Bodohhhhhhh...
"Aku harus menemuinya...
Demmy langsung mengambil tasnya dan keluar dari kamarnya. dengan keberaniannya demmy mengunjungi Justine di rumahnya untuk meminta kepastian atas apa yg sudah ia lakukan bersama..
Dor dor dor" Suara ketukan pintu teramat keras
"Kenapa dia tidak membuka pintunyaa...
Dor dor dor....
Setelah beberapa lama menggedor pintu akhirnya seseorang keluar datang membuka pintu tersebut. terlihat seorang gadis cantik dengan pakain minim keluar dari rumah besar itu
Demmy memperhatikan gadis itu dari ujung kepala sampai ujung kakinya dengan kesal
"Dmna justine????...
"Justine sedang membersih..
Ucapan wanita tersebut terhenti karena demmy langsung mendorongnya dan menerobos masuk kedalam
"Justineee" Teriak demmy dengan kesal
"Justine keluarr kauuu....
"Tidak perlu berteriak.." Celetuk justine dari lantai atas
Justine turun dan menghampiri Demmy yg saat itu emosinya sudah meluap luap melihat pemandangan yg tidak menyenangkan tersebut
"Untuk apa kau mencariku?" ucap justine sambil menghisap sebatang roko di tangannya, ia terduduk di soffa dengan santai menghadapi demmy
"Apa maksudmu?..
"Kenapa kau tidak menjawab pesanku? kau bahkan tidak menjawab telephoneku...
"Katakan sebenarnya apa maumu?" Tegas justine senada tinggi
PLAK.... demmy menampar justine dengan keras membuat justine kesal
"Beraninya kauuuuu....
"Setelah meniduriku kau bahkan tetap mengabaikanku..
Mendengar pernyataan tersebut justine menertawakan demmy
"Apa aku perlu mengingatkanmu siapa yg telah menggodaku malam itu" Tegas justine menatap rendah demmy
Raut wajah kesal demmy sangat terlihat, ucapan justine langsung membungkamnya saat itu
"Tapi kita telah melalukannya.. kau harus bertanggung jawabbb" Tegas demmy dengan arogant
justine kembali menertawakan kebodohan demmy
"Hahaaa kenapa kau tidak meminta pertanggung jawaban tersebut pada pria yg sudah menidurimu sebelumnya...
"Jaga ucapanmu justine" sentak demmy senada tinggi
"Aku akan membayarmu, itu bukanlah hal pertama bagimu, lagi pula aku bermain bersih, kau tidak akan hamil" Tegas justine dengan santai
Ucapan itu sangat menyakitkan bagi demmy, demmy terdiam berkaca kaca dan pada akhirnya meninggalkan justine dengan kesal, ia kembali ke apartemendnya dengan penuh kekecewaan
"Ahhhhh Kenapa aku tidak seberuntung jennyyyy....
Demmy menangis menatap pantulan wajahnya di cermin, dia menyentuh wajahnya yg terpantul di cermin dan melemparkan sesuatu ke arah cermin tersebut hingga cermin itu pecah..
"Ahhhhhhh" Teriakan kekecewaan demmy
Demmy mengambil satu butir obat terlarang yg ia simpan dalam lemarinya untuk menenangkan jiwanya yg begitu kacau
Next guysss❤️💋like dan komennya donggg💋❤️