
Jenny terkejut mendengar ucapan Luccas, dia langsung melempar ponselnya dengan kesal dan menatap Luccas
"Untuk apa aku menyerahkan diriku jika aku tidak mencintaimu?????
"Kenapa kau selalu menganggap salah diriku
"Aku ada bersamamu, bahkan aku bersedia menerimamu, kenapa kau selalu saja seperti ini? apa semua yg ku berikan padamu itu tidak cukup" Teriak jenny dengan kesal menangis Lirih
"Kau memang bodoh Luccas kau bodoh" Teriak jenny dengan kesal
Jenny menjatuhkan dirinya di soffa dia menutup wajahnya dan terus saja menangis
"Maafkan aku jenny.." Ucap Luccas dingin
Jenny mengabaikannya dan tetap saja mengis
"Jenny hentikan, oke, kita kerumah sakit sekarang hentikan tangisanmu" Ucap Luccas
Jenny langsung terbangun dia menghapus air matanya menatap Luccas
"benarkah?
"Ayoo" Ucap Lucca meskipun dingin mereka pergi kerumah sakit bersama untuk menjalani perawatan Luccas
Setelah sampai di rumah sakit Luccas terbaring kondisinya yg tidak stabil, dokter sampai memasang alat bantu pernapasan untuk Luccas, meskipun Luccas terlihat baik baik saja tapi jenny tahu akan kondisinya yg semakin buruk
"Kontrol emosimu, tekanan darahmu naik dan ini bisa membahayakan kondisimu" Ucap Nyonya kim yg memeriksanya
Luccas tidak menjawab satu patah katapun, pandangannya hanya tertuju pada jenny yg saat itu juga sedang memperhatikannya
"Untuk beberapa hari kau harus tetap disini, jenny yg akan menjagamu" Tegas nyonya kim pada Luccas yg serada ngeyel
Nyonya kim pun keluar dari ruangna tersebut, Jenny mendekati Luccas, dia memegang tangannya dan menciumnya
"Aku yakin kau pasti bisa..
Luccas meneteskan air matanya menatap jenny
"Terima kasih..
"Kau hadir tanpa aku minta, kau selalu ada untukku, kau selalu menemaniku" Ucap Luccas dingin
Jenny hanya menganggukan kepalanya, air matanya menetes dan memeluk Luccas dengan erat, Luccas mencium pucuk kepala jenny dengan penuh kasih sayang dia bahkan tak henti meneteskan air mata karna merasa beruntung memiliki wanita seperti jenny
Setelah beberapa lama Luccas tertidur jenny pun memutuskan untuk menemui ibunya di ruangan pribadi dokter
"Toktoktok" suara ketukan pintu
"Masuk" ucap nyonya kim
Jenny pun membuka pintunya, terlihat nyonya kim sedang merapikan beberapa data pasiennya
"Jenny kau belum tidur? apa Luccas baik baik saja?..
"Harusnya aku yg bertanya, apa Luccas baik baik saja" ucap jenny meneteskan air matanya
Mendengar hal itu nyonya kim langsung memalingkan wajahnya menatap jenny
"Jenny kau??..
"Jenny sebaiknya kau tenang..
"Kenapa aku harus tenang sedangkan kekasihku sedang berjuang melawan kematian....
Jenny menjatuhkan dirinya di lantai, dia lemah dan terus saja menangis
"Sayang bangunlah tenangkan dirimu, mama akan berusaha" Ucap nyonya kim memeluk jenny dan menenangkannya
"Maa aku mohon selamatkan dia" Ucap jenny lirih
"Mama akan berusaha sayang tenangkan dirimu" Ucap nyonya kim
Nyonya kim terus saja memeluk jenny, dia mengerti bagai mana perasaan putrinya, seakan tahu hal tersebut nyonya kim juga tidak tahu apa yg akan terjadi jika Luccas benar benar meninggalkan jenny apa yg akan terjadi pada putrinya
"Mama akan berusaha jenny, meskipun ini sudah tidak mungkin" Gumam nyonya kim dalam hatinya
Keesokan harinya datang seorang dokter cantik yg akan membantu nyonya kim untuk menangani Luccas dan penyakitnya, Hari itu jenny dan Luccas sedang menghabiskan waktu bercanda bersama di ruangan rumah sakit
"Kauu curang" Ucap jenny yg sedang bercanda bersama Luccas
Nyonya kim pun datang bersama dokter yessi menemui Luccas dan Jenny
"Sayang kenalkan ini dokter yessi yg akan membantu mama" Ucap nyonya kim
Jenny pun menatap sinis pada yessi, dia sedikit kesal bagai mana mungkin dokter semuda itu bisa membantu menyembuhkan Luccas..
"Aku yessi" Ucap Yessi menjabat tangan Luccas
Luccas hanya tersenyum dan mengulurkan tangannya
"Aku yessi.." Ucap yessi mengulirkan tangannya ke jenny
Jenny mengabaikannya dan langsung mengalihkan pembicaraan pada mamanya
"Ma bagai mana munkin dia?
"Percayalah sayang, ini semua untuk kebaikan Luccas" Ucap nyonya kim meyakinkan jenny
Jenny hanya menghela Nafas, dia menekuk wajahnya dengan kesal
Nyonya kim dan yessi pun keluar, Jenny masih diam dengan kesal
"Sayang kau terlihat bodoh" Ucap Luccas menggoda Jenny
"Ohh jadi dokter itu cantik? iya ? sanah pergi kejar saja dia" Ucap jenny dengan kesal
Luccas terkejut mendengar pernyataan jenny, dia tertawa dan menyadari jika jenny sedang cemburu pada dokter yessi
"Hahaaa jenny kenapa kau cemburu? dia hanya membantu ibumu, kau sangat kekanak kanakan" Ucap Luccas menertawakan jenny
Jenny menatap Luccas dengan kesal
"Dasar menyebalkan"Tegas jenny dengan kesal
Next Next Next❤️like dan komennya dongg😔😭