
"Sayanggg aku datt.." Ucap jenny yg tiba tiba masuk keruangan tersebut, ucapannya terhenti ketika melihat yessi ada bersamanya
Jenny terdiam menatap mereka berdua
"Baiklah, kondisimu cukup stabil, tetap jaga dirimu agar tekanan darahnya tetap stabil" Ucap yessi
"Jenny aku permisi..
Jenny hanya menatap dingin dan tidak membalas satu patah katapun, yessi pun keluar dari ruangan tersebut, jenny menyilangkan tangannya dengan kesal menatap Luccas
"Kenapa kau baru datang sayang, aku sudah lama menunggumu...
Jenny tidak menjawab satu patah katapun dia menatap Luccas dengan kesal
"Kau terlihat sangat bodoh" Ucap Luccas menertawakan jenny
"Jadi ini selama aku di kantor kau menghabiskan waktumu dengan dokter itu, oh baiklah" tegas jenny kesal
"Jenny dia hanya memeriksaku sesekali, jangan cemburu berlebihan kau tetap satu satunya di hatiku" Ucap Luccas menggoda jenny
Jenny terdiam tidak majawab satu patah katapun, dia tetap saja memasang raut wajah kesalnya
"Kau terlihat cantik...
"Mmm aku merindukanmu" Bisik Luccas di telinga jenny
"Hentikan, jangan coba coba menggodaku" Tegas jenny kesal
"Aku tidak menggodamu, aku hanya mengatakan jika aku sangat merindukanmu..
Jenny tidak menjawab satu patah katapun, dia masih saja terlihat kesal, Luccas pun langsung mencium bibir jenny dengan lembut
"Mmmn hentikan" Ucap jenny melepaskan ciuman Luccas darinya
"Apa kau tidak merindukan aku?
"Tidakkk!!!!
"Benarkah????...
Jenny terdiam, dia menundukan kepalanya dan terlihat murung
"Sayang kenapa kau murung?" Tanya Luccas mendongakan wajah jenny
"Ayo kita menikah" Tegas jenny berkaca kaca
Luccas langsung melepaskan tangannya dari wajah jenny, dia tidak menjawab dan hanya menghela Nafasnya
"Kenapa kau diam?" Tegas jenny menatap wajah Luccas
"setidaknya tunggu hingga aku sedikit membaik..
"Tidak, aku ingin menikahimu dalam waktu dekat ini, memangnya kenapa? sekarang atau nanti tidak akan ada bedanya bukan?" tegas jenny
"Maaf aku tidak bisa" Ucap Luccas dingin
Jenny terlihat kesal, wajahnya memerah matanya berkaca kaca, dia bahkan tidak menjawab pernyataan Luccas dan langsung keluar meninggalkan Luccas
"Jenny tunggu kau mau kmna?
Jenny mengabaikannya dan tetap keluar meninggalkan ruangan tersebut, jenny berjalan mencari udara segar di luar rumah sakit, dia mencoba menenangkan dirinya sejenak
"Aku hanya ingin menyempurnakan hidupku sebelum Luccas pergi, menjadi istrinya, sepenuhnya merawatnya..
"Aku hanya ingin menyerahkan sepenuh hidupku pada Luccas" Gumam jenny menangis lirih
"Aku mengerti jenny...
mendengar hal tersebut jenny langsung memalingkan wajahnya ke sumber suara, dia melihat justine datang menghampirinya
"Kau kenapa kau disini? apa yg kau lakukan?
Justine langsung duduk di sebelah jenny
"Aku datang dengan sengaja untuk menemui mu dan juga Luccas" Ucap justine
"Bagai mana kau tahu?..
"Sebelumnya aku datang kerumahmu, dan ayahmu bilang kau disini" Ucap justine tersenyum tipis
Jenny menundukan kepalanya, dia menghapus air matanya mencoba menyembunyikannya dari justine
"Kau tidak perlu menyembunyikannya jenny, aku sudah mendengarnya" Tegas justine
"kau tidak mengerti justine" tegas jenny kembali menjatuhkan air matanya
Justine menyingkirkan rambut yg menutupi wajah jenny, dia bahkan menghapus air mata jenny dengan tangannya
"Hussttt, aku mengerti, hentikan tangismu, jika luccas tau kau menangis dia pasti akan sangat merasa sedih" Ucap justine menenangkan jenny
"tapi dia terus saja menolakku, bahkan dia sangat sering mengabaikanku seolah ingin aku pergi dari sisinya" Tegas jenny menangis lirih
"bukan tanpa alasan Luccas melakukan hal itu jenny, kau tidak pernah tau apa yg ada dalam pikiran Luccas sebenarnya, cobalah untuk saling berbicara saling memahami satu sama lain percayalah padaku Luccas juga sangat mencintaimu" Tegas justine menenangkan jenny, dia bahkan menyandarkan bahunya pada jenny dan menenangkannya
Luccas hanya memperhatikan jenny dan justine dari kejauhan, dia hanya diam tersenyum tipis menatap kearah jenny dan justine
"Hmmmmm
"Itu lebih baik untukmu jenny, setidaknya juatine tidak memiliki kekurangan sepertiku
"Maafkan aku yg selalu menolak dan mengabaikanmu" Gumam Luccas menghela nafasnya tersenyum tipis
Yessi yg melihat Luccas berdiri di luar terkejut dan menghampirinya
"Luccas apa yg kau..
"Husttt" suara Luccas yg langsung menghentikan ucapan Yessi
Yessi langsung diam dan melirik ke arah yg Luccas tatap, dia melihat jenny yg sedang bersama justine
"Jadi?
"Yaaa, itu lebih baik jika dia terus bersamaku dia hanya akan menyia nyiakan hidupnya saja" tegas Luccas pada yessi
Yessi hanya terdiam tidak menjawab satu patah katapun, dia menyuruh Luccas untuk kembali beristirahat.
"Sebaiknya kau kembali, udaranya sangat tidak bagus untuk kondisimu" Tegas yessi membawa Luccas kembali beristirahat
Next ya guys, like dan komennya💋❤️