
Jenny yg keluar meninggalkan Luccas memasang raut wajah kesalnya
"Jenny kau mau kmna?" tanya nyonya kim
"Nyonya aku harus kembali ke kantor untuk membantu ayahku, aku pergi duluu" Ucao Jenny pada nyonya kim
Nyonya kim hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum pada jenny
"Dia memang gadis yg berbakat, beruntung sekali Luccas memiliki gadis sepertinya" Gumam Nyonya kim memuji jenny
****
Jenny pergi ke kantor untuk mengurus proyek ayahnya bersama Hans, dia menginjak pedal gas mobil miliknya dengan kesal karna Luccas tidak ingin menikahinya
"Baiklah Luccas!!! kau lihat saja aku akan melamarmu...
"Mungkin kisah cinta kita sedikit berbeda..
"jika biasanya seorang pangeran datang untuk melamar sang putri..
"Kali ini sang putri yg akan melamar sang pangeran" Gumam jenny menertawaka dirinya sendiri
Bruak" Suara jenny menabrak mobil seseorang, Dia terlalu sibuk memikirkan Luccas hingga menabrak mobil seseorang
"Sial aku menabrak mobil seseorang..
"Apa dia akan memakiku? sebaiknya aku turun untuk melihatnya"Gumam jenny
Ponsel jenny pun berdering seketika, dia langsung mengangkat telephone tersebut
"Jenny kau dmna? apa kau masih d tempat Luccas? rapat akan segera di mulai" Gerutu Hans
"Hans maafkan aku, aku tidak datang ada masalah kecil nanti ku hubungi lagi" Ucap jenny langsung memutuskan telephonenya
"Kenapa orang itu tidak menegurku? bahkan dia tidak keluar dari mobilnya" Gumam jenny memperhatikan mobil yg ia tabrak dari dalam mobilnya
Jenny pun turun untuk menemui seseorang tersebut
TokTokTok" Suara ketukan kaca
"ahhh Justine cepat hentikan ada seseorang mengetuk kaca mobilnya..
"Sebentar lagi biarkan saja dia menunggu..
"Ah justine kau benar benar tidak waras, lebih cepat justine ahhh..
Toktoktok" Suara jenny mengetuk kaca mobil yg ia tabrak yg tidak lain adalah mobil milik Justine
"Sial, dia mengganggu saja
"Kita lihat sia seseorang yg sudah berani mengganggu kesenanganku" Gumam justine dengan kesal merapikan pakaiannya
Justine pun keluar dan membuka pintu mobilnya, Jenny yg membelakangi Justine pun memalingkan wajahnya ke arah justine
"Kau kmna saja jenny?
"Kau terlihat cantik dengan pakaian formal ini, kenapa kau meninggalkan kampus begitu saja, Apa yg terjadi?" Ucap Justine tiada henti
Jenny pun melirik ke dalam mobil, dia melihat seorang perempuan yg sedang merapikan pakaiannya, jenny mengalihkan pandangannya ke arah celana Justine yg sedikit basah
"Jenny apa yg kau lihat?" Ucap Justine
"Ahh tidak tidak, aku aku tidak sengaja menabrak mobilmu maafkan aku..
Justine pun berjalan kebelakang mobil melihat kondisi mobilnya
"dia tidak menyadari jika aku menabrak mobilnya, tidak waras, bahkan dia melakukannya di pinggir jalan raya seperti ini" Gumam jenny
Justine pun kembali menghampiri jenny
"Tak apa jenny hanya sedikit lecet saja" Ucap justine
"Tidak, aku akan menggantinya aku akan menyuruh seseorang untuk memperbaikinya..
"Jenny apa yg terjadi padamu? kau belum mejawab pertanyaanku" Ucap Justine
"Sayangggg...." Ucap Seorang wanita yg berada di dalam mobil memanggil justine
"Kekasihmu sudah menunggu, aku masih ada urusan lain, maafkan aku, aku harus segera pergi, aku akan menyuruh montir untuk memperbaikinya, sampai jumpa justine" Ucao jenny meninggalkan justine..
"Jenny tunggu" Teriak justine yg masih saja penasaran dengan gadis yg ia sukai sejak dulu tersebut
Jenny pun meninggalkan Justine dan kembali melajukan mobilnyaa, dia kembali ke rumah yg sudah ayah dan mamanya beli d kota ini
"Sayang kau sudah kembali.. bagai mana keadan Luccas?" tanya nyonya kim
"Dia baik baik saja ma, aku sangat lelah aku akan pergi ke kamarku
"Sayang makanlah sesuatu mama sudah memasak makanan favoritmu" Ucap nyonya kim berteriak pada Jenny yg saat itu mengabaikannya dan langsung pergi ke kamarnya
Jenny menjatuhkan dirinya di tempat tidur, dia memandang langit langit kamarnya dan melepas lelahnya
"Hmmmmm"Suara helaan nafas jenny
"DrrtDrrt" Getaran handphone jenny
jenny langsung melirik ke arah ponselnya, dia langsung membuka pesan yg masuk ke ponselnya tersebut
"Jenny untuk beberapa hari kedepan sebaiknya kau tidak datang menemuiku" Tulis isi pesan tersebut yg tidak lain dari Luccas
Raut wajah jenny berubah dia melemparkan ponselnya dengan kesal
"Beraninya diaaaa menyuruhku menjauh.." gumam jenny dengan kesal
Next guys, yu baca juga S2# Bukan salah takdir jangan lupa like dan komennya❤️💋