Ignorance Of Love

Ignorance Of Love
Serba salah



Luccas hanya tersenyum tipis dan membuat jenny bingung akan sikapnya


"Dasar tidak waras" Celetuk jenny kesal


Luccas masih saja menatap jenny dan tersenyum tipis


"Dengan siapa kau datang?"Tanya Luccas


"Aku aku aku..


"Apa itu justine?


Jenny menganggukan kepalanya manatap Luccas, Luccas pun tersenyum tipis dan merebahkan dirinya ditempat tidur dengan dua tangan sebagai penyangga menatap langit langit


"Luccass apa kau cemburu?"


"Tidakk untuk apa aku cemburu"jawab Luccas santai


"Lalu kenapa kau bersikap aneh lagi padaku" Ucap jenny mencecar Luccas


"Aku akan pergi kerumah sakit menemui ibumu.. aku akan menjalani perawatan disana selama beberapa hari"Tegas Luccas


"Malam malam seperti ini? apa kau bodoh?


Luccas tidak menjawab satu patah katapun, dia tetap terdiam menatap langit langit kamar, entah apa yg ada dalam pikirannya sikapnya bisa kapan saja berubah


Jenny pun terbaring memeluk Luccas di sampingnya


"Aku merindukanmu..


"Mmmm"balas Luccas


Jenny pun menahan kesalnya dia tetap saja mendekati Luccas dan bersikap manja pada Luccas


"Mmmmm kau selalu menguji kesabaranku Luccas" Gumam jenny dalam hatinya


Jenny langsung mencium bibir Luccas dengan lembut, Luccas hanya terdiam, dia tidak menolak ataupun membalasnya jenny tetap mencium bibir Luccas dengan lembut hingga pada akhirnya Luccas sedikit membuka mulutnya dan membalas ciuman jenny, Tangan kanannya sedikit mengangkat rok yg jenny kenakan


"Aku mencintaimu" Ucap jenny melepaskan ciumannya


Luccas hanya tersenyum dingin


"Apa kau ingin melakukannya?" Ucap jenny


Luccas menggelengkan kepalanya seakan membantah apa yg dikatakan jenny


"Tapi dia tidak bisa berbohong" Ucap jenny yg saat itu tangannya menyentuh bagian pribadi milik Luccas


"Jangan memancingku" ucap Luccas pada jenny


"Aku hanya memastikan jika kau bohong atau tidak kepadaku..


"Jika aku jujur apa kau akan melayaniku dengan baik?" Tanya Luccas mencecar jenny


"Tidak" Jawab jenny datar


"Apa kau bilang" Tegas Luccas langsung **** jenny


Jenny hanya tertawa, dia sedikit bahagia dengan candaan candaan kecil seperti ini waktu bisa lebih berati untuknya dan Luccas


Luccas **** jenny dan mencium bibirnya dia bahkan melepaskan baju yg ia kenakan


"Apa yg kau lakukan..


"Kau bilang padaku tidak ingin melakukannya" teriak jenny seraya menertawakan Luccas


Luccas mencium bagian dada milik jenny


"Mmmm" Suara erangan jenny


Jenny memalingkan wajahnya ke arah Luccas


"Luccas ini darah..


Mendengar hal itu Luccas langsung menghentikan aksinya dan memalingkan wajahnya dari jenny


"Luccas apa kau baik baik saja?


Jenny langsung mengambil tissu yg ada di meja Luccas


"Luccas lebam ini? terlihat sangat parah Luccas


"Sebaiknya kita pergi ke rumah sakit sekarang" Tegas jenny cemas


Jenny pun merapikan pakaiannya yg sudah setengah bertelanjang dada, dia lantas menyiapkan apa saja yg akan di butuhkan Luccas di rumah sakit


"Tunggu jenny aku baik baik saja


"Baik baik saja apa? Lihat ini? darah ini terus saja menetes" Tegas jenny dengan kesal


"Aku baik baik saja jenny!!!"Tegas Luccas membentak jenny


Jenny langsung menampar Luccas dengan kesal dan berkaca kaca


"Pergilahh.." ucap Luccas dingin


"Tidakkkk...." Teriak jenny dengan kesal


Luccas yg kesal langsung menarik tangan jenny dan membawanya keluar


"Tidak lepaskan aku aku tidak ingin pergi Luccas bodohhhhhhh" Teriak jenny dengan kesal


"Pergi dari sini" Teriak Luccas dengan kesal


Jenny meneteskan air matanya, dia menatap Luccas dengan mata redupnya


"Ahhhhhh" Teriak Luccas dengan kesal melempar barang dengan kesal


Luccas lantas terduduk di tempat tidur, dia menghela Nafas agar sedikit lebih tenang dan menatap jenny


"Pada akhirnya aku akan mati jenny" Ucap Luccas dingin berkaca kaca, tatapannya kosong


"Pada akhirnya aku akan meninggalkanmu..


Jenny terdiam dia terus saja tertunduk meneteskan air mata


"Jika saja itu benar aku pun akan mati bersamamu" Ucap jenny meneteskan air matanya


"tidak, itu bukan cinta, kau hanya kasihan melihatku jenny" Ucap Luccas


Jenny terkejut mendengar ucapan Luccas, dia langsung melempar ponselnya dengan kesal dan menatap Luccas


"Untuk apa aku menyerahkan diriku jika aku tidak mencintaimu?????


"Kenapa kau selalu menganggap salah diriku


"Aku ada bersamamu, bahkan aku bersedia menerimamu, kenapa kau selalu saja seperti ini? apa semua yg ku berikan padamu itu tidak cukup" Teriak jenny dengan kesal menangis Lirih


Next guys💋❤️ like dan komennya yaaa❤️💋