Ignorance Of Love

Ignorance Of Love
Mengiklaskan



Luccas pun memalingkan wajahnya, dia tidak memandang wajah jenny dan mencoba melepaskan dirinya


"Luccas jangan pergi" Ucap jenny melepaskan Luccas dengan deraian air matanya


"Luccas aku mohon" Ucap jenny lemah tak bedaya


Luccas pun meninggalkan jenny dengan berkaca kaca, bella pun menghampiri Jenny yg saat itu sedang menangisi Luccas


"Jenny tenangkan dirimu" Ucap bella memeluk jenny dan menenangkannya


"Luccas benar benar meninggalkanku bella, tolong hentikan dia" Ucap bella menangis lirih


Bella mencoba terus menenangkan jenny, setelah jenny menghentikan tangisannya dia membawa kembali jenny ke aula untuk menyaksikan pemasangan cincin antara Ellia dan Luccas


"Jenny sebaiknya kau jengan melihat ini, ayo kita pergi" Ucap bella


"Tidak.. Aku ingin melihatnya


Terlihat Luccas berdiri di tengah keramaian tamu, jenny terus menatapnya dari jauh, Luccas memandang je arah jenny, mereka saling menatap satu sama lain seolah tidak ada kerelaan untuk berpisah


"Luccas ayo pasangkan cincinnya pada Ellia" Ucap nyonya Lim


Luccas hanya diam, dan terus menatap ke arah Jenny


Jenny yg tidak sanggup melihatnya pun pergi meninggalkan acara tersebut


"Bodoh bodoh, dia tidak mungkin kembali padaku dasar bodoh bodoh bodoh" Ucap jenny berlari dari acara tersebut


Jenny terus saja berlari hingga tidak memperdulikan jalanan di sekitarnya, dia sampai harus melepaskan haknya, dia terus saja berleri hingga sebuah mobil hampir menabraknya


Ngrgkkk" Suara rem mobil berhenti mendadak karna jenny yg berlari menghampiri mobil itu


"Maaf maaf" Ucap jenny yg masih saja dengan keadaan menangis dan kembali berlari


"Jenny tunggu" Teriak seseorang dari dalam mobil tersebut


Jenny pun menghentikan langkahnya, dia menoleh kebelakang dan terlihat Justine keluar dari mobil tersebut


"Jenny apa yg kau lakukan disini? Kenapa kau menangis?..


Jenny tidak menjawab satu patah katapun, dia terus saja meneteskan air matanya dengan lirih


Justine menatapnya, kaki jenny yg mulus putih bersih sampai merah karna dia melepaskan haknya berlari di jalanan


"Ayo aku antar kau pulangg..


Jenny terdiam dan masih saja menangis


"Ayo jenny..


Jenny masih dengan posisi menangis dan diamnya


Justine yg tidak sabaran langsung menggendong jenny dan membawanya kedalam mobil


"Ka ka kauu...


Justine terus saja berjalan dengan pandangan lurus kedepan menggendong jenny dan membawanya masuk kedalam mobil


"Diamlah aku akan mengantarmu pulang" Ucap justine memasangkan sabuk pengaman pada jenny dengan jarak wajah yg tipis


Jenny hanya terdiam, dia tidak mengeluarkan kata sedikitpun, perasaannya masih di penuhi dengan Luccas Luccas dan Luccas, sepanjang jalan mereka tidak bicara satu sama lain, jenny terus saja larut dengan kesedihannya, sedangkan justine bingung apa yg terjadi pada jenny sebenarnya


Mobil pun terhenti di parkiran apartemend jenny


jenny tertidur karna sudah sangat kelelahan menangisi Luccas seharian, Justine hanya memandang wajah jenny dia kagum akan kecantikan jenny yg tidak berkurang sedikitpun meskipun sedang tertidur


"Jenny bangunlah kita sudah sampai" Ucap justine yg menyentuh pipi jenny


Jenny pun membuka matanya perlahan dan memegang kepalanya yg sedikit pusing karna kelelahan menangisi Luccas


"Ahhh kepalaku" Ucap jenny meringis


"Jenny apa kau baik baik saja?..


"Mmmm, terimakasih Justine" Ucap jenny yg langsung turun melepaskan sabuk pengamannya


Jenny pun keluar dan terus memegang kepalanya, Justine yg merasa cemas pun membantu ia berjalan menuju kamarnya


"Tidak justine kau tidak perlu melakukan hal ini" ucap jenny


Justine tidak menjawab satu patah katapun, dia membantu jenny berjalan menuju kamarnya


"Cepat tekan kode kode ini" Ucap Justine ketus


Jenny yg merasa kepalanya sudah sangat berat menyentuh tombol tombol itu dan membuka pintu apartemennya, Dia langsung masuk dan mejatuhkan dirinya di soffa


"Kepalaku sakit sekaliii" ucap jenny meringis


"Apa kau perlu obat?" Tanya Justine


"Tidak tidak, aku sudah banyak merepotkanmu maafkan aku Justine..


Jenny pun memejamkan matanya, tak lama setelah itu dia langsung tertidur pulas di soffa


Justine hanya menatap wajah jenny dengan kantung mata yg membengkak dan hidung yg memerah akibat terlalu lama menangis


"Jenny sebenarnya apa yg terjadi padamu?...


"Dia terlihat sangat lelah..


Justine langsung mengambil selimut dan menyelimuti jenny yg tertidur pulas


Next guys, jangan lupa like dan komen❤️💋 coba tebak siapa yg bakal jadi pasangan jenny? Luccas atau Justine? kalian lebih setuju yg mna?