
Tuan kim melihat alat tes kehamilan tersebut tergeletak di lantai, ia mengambilnya langsung menyadari apa yg terjadi pada jenny
"Ayah tapi aku..
Tuan kim lantas menghentikan ucapan jenny dengan menghela nafas kekecewaan
"Cukup jenny
"Sebaiknya kurung dia agar menyadari apa kesalahannya" Tegas nyonya kim dengan kesal
Tuan kim dan nyonya kim mengurung jenny di dalam kamar aga jenny menyadari apa kesalahannya
"Maaaa bukaaaaaa" Teriak jenny histeris menggedor pintunya
"Maaa bukaaa....
"Aku mohon aku harus menemui Luccas..
"Ayahhh tolongg bukaaa pintunyaaa...
Jenny terus saja berteriak dari dalam kamarnya dia menangis hiateris karna tuan kim dan nyonya kim mengurungnya, bahkan mereka melarang jenny untuk menemui Luccas dan menggugurkan kandungannya ponsel jenny pun mereka ambil agar Jenny tidak bisa menghubungi Luccas atau pun orang lain untuk membantunya
"Ma apa kita tidak terlalu kejam pada jenny?..
"Tidak, anak itu harus menyadari kesalahannya, entah apa kesalahanku di masa lalu sehingga mempunyai putri tidak waras sepertinya" Ucap nyonya kim
"Sebaiknya kita melamar Luccas untuk jenny..
"Paaaa Luccas sudah tidak mungkin bisa membahagiakan jenny, bagai mana mungkin, apa papa akan menyerahkan putri kita satu satunya dan menghancurkan masa depannya???...
"Tapi kenyataannya Jenny sudah mengandung anak Luccas" Sentak tuan kim
"Mama hanya tidak ingin jenny terpuruk, cepat atau lambat Luccas akan meninggalkannya, pilihan terbaik adalah menjauhkan jenny dari Luccas dan menggugurkan kandungannya" Tegas nyonya kim
Nyonya kim lantas memberitahukan hal ini pada teman dokternya untuk membantu jenny menggugurkan kandungannya
Setelah beberaa hari jenny di kurung dia terlihat buruk, dengan mata menghitam tatapan kosong terlihat sedikit defresi, tuan kim menghampiri jenny tanpa sepengetahuan nyonya kim
"Jenny...
Jenny tidak menjawab satu patah katapun dia terdiam memandang lurus dengan tatapan kosong
"Maafkan ayah jenny, ayah sudah gagal menjadi ayah yg baik untukmu, ayah tidak bisa menjagamu...
Jenny tetap diam, air matanya menetes meskipun dia tidak merespon sedikitpun ucapan ayahnya
"Jenny pergilah...
"Hanya ini yg bisa ayah lakukan..
"Maafkan ayah jenny...
Mendengar hal itu jenny memalingkan pandangannya kepada tuan kim dia menatap sendu ayahnya dan memeluk tuan kim
"Ayahhhhhh" Uca jenny menangis di pelukan ayahnya
"Ayah sangat menyayangimu jenny...
"Pergilah cepat, sebelum mamamu tahu cepat pergi" Ucap tuan kim melepaskan pelukannya dari jenny
"Tapi ayah?
"Pergilah cepat pergi jenny
Jenny meneteskan air matanya menatap sang ayah, dia hanya menganggukan kepalanya dan segera pergi dari rumah tersebut
Cuaca hujan gemuruh terdengar sangat keras, jenny berlari bertelanjang kaki untuk menemui Luccas
"Luccas tunggu aku..
"Mungkin saja dia sudah melupakan aku
"Tidak sayang.. mama yakin jenny bukan gadis seperti itu, dia pasti datang" Ucap nyonya lim
"Tidak maa, siapa yg tahan hidup dengan seorang pria penyakitan seperti aku?
"Jika pun ia dia pergi aku tidak keberatan, dia pantas bahagia meskipun tidak bersamaku" Tegas Luccas tersenyum tipis
BRUAKK" suara seseorang mendorong pintu utama
Luccas dan nyonya lim terkejut, jenny datang dengan kondisi yg buruk
"Je jenny...
Jenny menjatuhkan dirinya lemah, dengan keadaan basah kuyup dan wajah pucat
"Jenny apa yg terjadi???
Jenny menatap Luccas menjatuhkan air matanya, dia langsung memeluk Luccas dan menangis di pelukannya
"Jenny tunggu apa yg terjadi?
Jenny tetap saja menangis, dia memeluk Luccas dengan erat
"Luccas aku aku
"Katakan jenny apa yg terjadi" Ucap Nyonya lim merasa khawatir
"Aku aku mengandung anakmu" Ucap jenny meneteskan air matanya
Mendengar hal itu Luccas dan nyonya lim terkejut, Luccas diam tidak menjawab satu patah katapun
"Luccas kenapa kau diam? apa kau tidak ingin mengakuinya?
"Gugurkan kandunganmu jenny" Ucap Luccas dingin melepaskan pelukannya dari jenny
"Tapiii???
Plakk" Suara tamparan dari nyonya lim untuk Luccas
"Apa aku mengajarimu untuk menjadi seorang laki laki pengecut seperti ini" tegas Nyonya lim kesal
"Tapi aku sudah menyuruhnya untuk meminum obat pencegah kehamilan" Ucap Luccas dingin
Nyonya kim memeluk jenny dia bahkan menenangkan jenny
"Apa kau sadar dengan ucapanmu Luccas?" tegas Tuan lim
"Ayah tapi aku???
PLAK" Suara tamparan dari tuan lim
"Jenny sudah memberikan hidupnya untukmu tapi kau malah menyulitkan hidupnya apa kau sudah tidak waras
"Tuan tolong hentikan itu semua salahku, tolong jangan pukul dia" Ucap jenny menangis lirih
"Apa kau dengar? dia bahkan masih melindungimu karna ia sadar akan penyakitmu" Tegas tuan lim dengan kesal
"Hentikan jenny sebaiknya kau gugurkan bayi itu, jangan pernah menyia nyiakan hidupmu hanya untuk pria sepertiku" Ucap Luccas dingin
"Tidakk, sampai kapanpun aku tidak akan menggugurkan bayi ini" Ucap jenny menangis lirih
Nyonya lim mencoba menenangkan jenny, dan membawa jenny ke kamar Luccas untuk mengganti pakaianya
Next ya guysss, Upnya tergantung kalian ahh, like komen dikit upnya juga nyelow😁