Ignorance Of Love

Ignorance Of Love
Terperangkap dalam rayuan



Ternyata jenny sedang menyiapkan beberapa sarapan untuknya dan Juga Luccas


"Jenny apa yg terjadi padaku?" tanya Luccas pada jenny


"Mmmm semalam kau pergi dari sini, aku mengikutimu ke club malam itu, aku menunggu di luar sampai jam2 pagi, dan benar saja, kemampuanmu dalam hal mabuk sangatlah buruk, kau keluar dari club itu setengah sadar, dan aku membawamu kesini" Ucap jenny menjelaskan apa yg terjadi


Luccas hanya terdiam menatap wajah jenny


"Kenapa kau diam? ayo makan" Ucap jenny tersenyum Lembut pada Luccas


Luccas hanya terdiam dengan gugup menatap jenny


Jenny terlihat santai memakan sarapannya tanpa rasa gugup sedikitpun, sikapnya hari ini berubah 360 derajat dari yg semalam, seolah tidak terjadi apapun jenny bersikap santai dan dingin dihadap Luccas


"Cepat habiskan makananmu, setelah itu kau boleh kambali, kunci mobilmu ada di meja riasku" Ucap jenny memainkan ponselnya


"Apa kau tidak ke kampus?" Tanya Luccas basa basi


"Mmmm sebenarnya aku ingin ke kampus, tapi karna sudah jam9 begini siapa yg akan menerimaku" celetuk jenny


Jenny meninggalkan Luccas ke balkon, di menghirup udara pagi yg segar di balkonnya


"Hmmmmmm hari ini aku sangat bahagia tidak tahu kenapa, aku merasa kehilangan semua beban pikiran dalam hidupku" Gumam jenny menatap seluruh kota d balkon apartemendnya


Luccas hanya memperhatikan jenny dari dalam kamarnya


"Gadis itu, semalam dia sangat garang padaku, bahkan dia terus saja meneteskan air matanya di hadapanku sekarang sikapnya berubah, benar benar tidak waras" Gumam Luccas dengan senyum kecilnya


Luccas pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya


"Kmna Luccas? apa dia sudah kembali?" Gumam jenny


"Mmm aku bahkan belum membersihkan diriku, hari ini aku ingin bermalas malasan dan memanjakan diriku, sebaiknya aku berendam saja" Gumam jenny membuka pakaiannya dan langsung berjalan menuju kamar mandi


Jenny membuka pintu kamar mandi yg terdapat Luccas di dalamnnya


"Ahhhh kenapa kau tidak mengunci pintunya" Teriak jenny terkejut melihat Luccas tanpa busana sehelai pun


Jenny langsung memalingkan wajahnya.


"Apa kau ingin mandi bersamaku?" Ucap Luccas tersenyum tipis


Jenny mencoba berlari, namun Luccas menarik tangan jenny dan membashi tubuh jenny


"Luccas bodoh apa yg kau lakuakan handuku basah dasar tidak tahu malu" Gerutu jenny sambil memejamkan matanya


Luccas hanya tersenyum menbelai wajah jenny dia menghirup aroma tubuh jenny


Luccas memeluknya dari belakang, dia mendorong jenny ke dinding kamar mandi tersebut


"Lu lu luccas Lepaskan aku" Ucap jenny dengan gugup


"Apa dibukumu itu ada adegan seperti apa yg sedang kita lakukan sekarang?" tanya luccas menggoda jenny


"A a apa yg kau bicarakan Luccas aku tidak mengerti" balas jenny dengan gugup


Luccas terus saja mehirup aroma tubuh jenny, dia mencium leher jenny dengan lembut membuat jantung jenny berdebar dan nafasny tidak karuan


"Pria ini bodoh, apa yg aku lakukan? aku mandi bersamanya" Gumam jenny dalam hatinya


"Kenapa kau menyembunyikan wajahmu jenny? Apa kau menikmati sentuhanku?" Tanya Luccas menggoda jenny


Jenny hanya terdiam tidak menjawab satu patah katapun, dia mencoba melepaskan dirinya yg sudah terlanjur basah akibat Luccas menariknya


"Hmmm jenny apa kau pernah melakukannya?" Tanya Luccas yg masih saja membelai tubuh jenny


"Luccas sudah cukup lepaskan aku" Ucap jenny dengan gugup


"Ayo kita lakukan jenny, aku sudah tidak tahan" Ucap Luccas menggoda jenny


Jenny terkejut mendengar apa yg dikatakan Luccas, jenny merasakan sesuatu yg mengganjal dari belakang tubuhnya


"A a apa maksudmu Luccas le le lepaskan aku" Jawab jenny dengan gugup


Luccas memalingkan tubuh jenny, terlihat jenny memejamkan matanya, Nafasnya tidak beraturan tubuhnya bergetar


"Jenny apa kau ketakutan?" Bisik Luccas di telinga jenny


"Aku aku aku


Luccas langsung mencium bibir jenny dengan lembut, jenny yg tidak bisa menolak perlakuan Lembut Luccas hanya terdiam membiarkan Luccas menciumnya, tangan Luccas mulai menyusup kedalam handuk yg jenny kenakan, jenny merapatkan kakinya seakan menolak sentuhan tangan Luccas di bagian pribadi jenny


"Kenapa kau merapatkan kakimu" Ucap Luccas dengan lembut


Jenny tidak menjawab satu patah katapun, dia langsung memalingkan wajahnya.


"Tenanglah jenny aku akan melakukannya dengan perlahan" Bisik Luccas di telinga jenny dengan lembut


Luccas mencium dada jenny dengan penuh gairah


Next ya guys😁❤️like dan komennya