Ignorance Of Love

Ignorance Of Love
Perubahan



"Apa ini tentang Luccas??" Tanya jenny menatap Dokter tersebut


"Jenny sebaiknya kau duduk dulu, biarkan dokter menjelaskan semuanya" Ucap Tuan lim


Jenny pun terduduk, dengan perasaan tidak karuan, ketakutan yg luar biasa hingga seluruh tubuhnya bergetar dia menatap lirih dokter itu dengan wajah pucatnya, sesekali dia melirik ke tuan lim yg saat itu juga ada di ruangan tersebut.


"Jenny ada yg ingin aku tanyaka padamu" Ucap Dokter pada jenny


Jenny mencoba menghela nafasnya agar tidak terjadi ketegangan pada dirinya, dia menganggukan kepalanya menatap dokter itu


"Apa kau sedang mengandung anak Luccas?


"I.. iyaa dokter" Ucap jenny murung, air matanya berderai karna ia takut jika dokter dan tuan lim akan menggugurkan kandungannya


"Aku mohon jangan pernah menyuruhku untuk membunuh anak ini, aku sangat menginginkannya" Ucap jenny dengan tangisan yg pecah


"Jenny tenanglah aku tidak akan menyuruhmu untuk menggugurkan kandungannya..


Mendengar hal itu tangisannya terhenti seketika, dia menatap dokter itu kembali dengan kecemasannya


"Kita akan melakukan pengobatan menggunakan tali pusat bayimu, terlebih itu adalah anak kandung Luccas semoga saja ini bisa berhasil..


Jenny tercengang mendengarnya


"Lakuka dokter aku mohon sembuhkan Luccas" Ucap jenny memohon pada dokter tersebut


Dokter itu tersenyum melihat semangat jenny yg sangat menginginkan kesembuhan Luccas dia sedikit menjelaskan jika pengobatan itu akan dilakukan setelah bayi itu lahir


"Berapa usia kandunganmu?...


Jenny menggelengkan kepalanya karna memang ia belum sempat memeriksa usia kehamilannya, pada saat itu ia hanya mengetahui kehamilan tersebut dari alat tes kehamilan yg ia beli beberapa waktu lalu


"Baiklah kita akan memeriksa kandunganmu..


Jenny terdiam tidak menjawab satu patah katapun dia kembali murung entah apa yg terjadi padanya seolah semangat itu hilang dalam sekejap


"Jenny kenapa kau diam?" tanya tuan lim dengan nada terendah


Air mata jenny kembali berderai dia menundukan kepalanya mencoba menyembunyikan wajahnya


"Dokter...


"Apa apa..


"Apa bisa Luccas bertahan sampai bayi ini lahir" Celetuk jenny tersedu sedu


Dokter menghela nafasnya, dia sudah memikirkan hal ini sebelumnya ia yakin jenny akan melayangkan pertanyaan semacam ini padaanya


"Tapi dalam hal ini aku akan menghubungi ibumu agar dia membantuku dalam mengurus masalah ini...


Jenny membulatkan matanya menatap tajam dokter tersebut, ia ketakutan jika nyonya kim tidak bersedia dan malah bersikeras untuk menyuruh jenny menggugurkan kandungannya


"Tidak tidak tidakk..


Jenny terbangun dari duduknya, dia langsung pergi meninggalkan tuan lim dan dokter tersebut membuat keduanya merasa heran atas apa yg terjadi pada jenny


Jenny pergi meninggalkan rumah sakit tersebut, dia kembali ke apartemend lamanya karna untuk kembali kerumah itu sangatlah tidak mungkin.


jenny berjalan selangkah demi selangkah dia menekan pasword apartement tersebut perlahan ia memasuki dan menekan tombol lampu dia menatap setiap sudut kamar mengingat kejadian yg pernah ia lakukan bersama Luccas.


Jenny menghela nafas ia kembali mengingat masa lalunya bersama Luccas sambil memandang suasana kamar yg tidak berubah


"Tempat ini..


Jenny terduduk di sudut ranjang menyentuh tempat tidurnya, ia mengingat saat Luccas dan dirinya yg baru pertama kali bertemu


"Tempat tidur ini..


Jenny menjatuhkan dirinya, teringat jika dirinya dan Luccas pernah terlelap bersama di ranjang tersebut hingga jenny menangis mengingat masa masa indah tersebut saat mereka belum menyadari perasaannya, Saat Luccas selalu saja mengganggunya


"Aku sangat merindukan Luccas..


"Aku ingin hidup lebih lama bersamanya


Jenny menangis Lirih, dia bahkan mengusap perut ratanya yg berisi janin hasil buah cintanya bersama Luccas yg belum membuncit.


"Sayanggg harapanku semoga saja kau bisa menyembuhkan ayahmu...


Tok tok tok" Suara ketukan pintu yg langsung mengejutkan jenny ia mengusap air matanya dan melirik ke arah pintu tersebut ketukan suara semakin kencang jenny menghampirinya dan membuka pintu tersebut


"Kauuu.." Ucap jenny yg terkejut melihat kedatangan demmy yg saat itu penampilannya sudah berubah, bentuk tubuhnya menjadi 2kali lebih tipis dari ukuran aslinya


"Demmy bagai mana mungkin?...


"Bagai mana? kau terkejut bukan?" Ucap demmy pada jenny


Jenny melirik ke kiri dan ke kanan untuk memastikan jika demmy datang sendirian


"Aku sendiri jenny, tenanglah, beberapa hari ini aku mencarimu, aku yakin kau disini" Celetuk demmy


Jenny langsung menarik masuk demmy, dan menutup kembali pintunya


Next guyss jangan lupa like dan komennya mampir ke heliand yu S2#Bukan salah takdir, bantu votenya sekalian dong☹️❤️💋