Ignorance Of Love

Ignorance Of Love
Ujian Cinta



Waktu pun berlalu, sore itu jenny munggu Luccas yg akan menjemputnya yg agak terlambat


"Dmna si bodoh itu" Gumam jenny melihat arloji di tangannya


"Jenny... " Teriak demmy yg memanggil jenny


Jenny pun menoleh ke arah demmy dan tersenyum padanya "Yaa demm??


"kenapa kau masih disini?..


"Aku sedang menunggu Luccas, apa kau tahu? aku dengannya kami sudahh menjadi sepasang kekasih" Ucap jenny semringah pada


"Ahhh benarkah? aku turut bahagia mendengarnyaaa selamat jenny selamatt" Ucap demmy yg langsung memeluk jenny


Mobil Luccas terhenti di hadapan jenny dan demmy, Dia membuka kaca mobilnya dan menyuruh Jenny naik


"Ayoo sayang...


Jenny menganggukan kepalanya dan masuk kedalam mobil Luccas


"Demm aku duluan" Ucap jenny pada demmy


Luccas pun mengemudikan mobilnya, sesekali dia menatap jenny dengan perasaan punuh rasa bersalahnya


"Apa aku harus mengatakannya?..


"Tidak aku tidak ingin membuatnya sedih..


Jenny merapikan rambutnya, dia menyepolnya dan membuat dirinya terlihat cantik, Luccas memperhatikan sambil mengemudikan mobil, sesekali pandangannya terbagi antara jalanan dan gadisnya


"Jenny kau terlihat cantik" goda Luccas pada jenny


"Aku tahuu" Ucap jenny dengan santai melihat dirinya di pantulan kaca make upnya


Luccas tersenyum tipis dengan pandangan mata ke jalanan


"Jenny aku ingin mengatakan sesuatu...


"Hmmmm" balas jenny yg saat itu sibuk merapikan dandanannya


Luccas kembali terdiam, dia tidak bisa mengatakannya pada jenny


"Apa kau sudah makan?" Tanya Luccas


Jenny menutup kaca makeupnya, dia mengalihkan pandangan pada Luccas dan menatap pria jangkung tersebut


"kau hanya ingin mengatakan hal itu? " tegas jenny sedikit mengangkat alisnya


Luccas hanya tersenyum tipis, dia membawa jenny ke sebuah restoran cepat saji untuk makan bersama


"Kenapa kita kesini?..


"aku tau kau blm makan, setelah ini kita kembali ke apartendmu" Ucap Luccas dengan manis pada Jenny


"Tapi aku tidak mengatakannya..


"Ayo turun, aku sudah sangat lapar" Tegas Luccas pada jenny


"makan d apartemend saja" ucap jenny


"Kau tunggu disini aku akan memesannya" Ucap Luccas yg langsung turun dari mobilnya


"Jenny...


"Mmmm?.. balas jenny yg sibuk memainkan ponselnya


Luccas kembali terdiam, dia takut untuk mengatakan hal yg sebenarnya pada Jenny, jenny menatap Luccas, dia merasakan hal aneh pada Luccas yg terlihat sedang menyembunyikan sesuatu


Mobil pun terhenti di Parkiran apartemendnya


Jenny langsung mengambil makanan dan membawanya keluar mobil, Luccas masih saja tidak banyak bicara membuat jenny semakin penasaran apa yg terjadi padanya sebenarnya


"Luccas tunggu.." Tegas Jenny menghentikan Langkah Luccas yg selangkah di depannya


Langkah Luccas terhenti, dia memalingkan wajahnya dan memandang jenny


"Apa yg terjadi? apa yg sedang kau sembunyikan


"jenny apa yg terjadi? aku aku aku tidak menyembunyikan apapun darimu" Ucap Luccas pada jenny


"Baiklah, kau tidak usah ikuti bersamaku, ini makanmu, sebaiknya kau pulang saja" Tegas jenny dengan kesal karna sikap Luccas yg agak aneh


Jenny berjalan menuju kamarnya, dia meninggalkan Luccas di parkiran mobilnya


"Tunggu jenny.." Teriak Luccas memanggilnya


Jenny memalingkan wajahnya dengan kesal, terlihat luccas begitu cemas membuat jenny semakin curiga padanya


"Jika kau tidak ingin mengatakannya sebaiknya kau pergi" Ucap Jenny menyilangkan tangannya dengan kesal


"Jenny sebenarnya.. Sebenarnya


"Terserah kau saja.. Tegas jenny yg makin kesal


"Jenny sebenarnya Ellia..


Jenny memalingkan wajahnya ketika mendengar nama Ellia keluar dari mulut Luccas dia langsung mencecar Luccas agar dia mau bicara


"Katakan kenapa dengan Ellia" Tegas jenny dengan kesal


"Ellia Ellia sedang mengandung Anakku" Ucap Luccas dengan gugup


Jenny terkejut, dia menutup mulutnya dengan tangan dan membulatkan matanya, Air matanya jatuh, dia langsung berlari meninggalkan Luccas


"Jenny tunggu.." Ucap Luccas yg langsung mengejarnya


"Jenny tunggu jenny aku mohon dengarkan aku jenny" ucap Luccas menarik tangan jenny dan menghentikannya


Jenny tidak bisa menahan air matanya, dia menangis tanpa mengatakan apapun pada Luccas


"Aku akan menyuruh Ellia untuk menggurkan kandungannya..


dengan Reflek jenny langsung menampar Luccas


Plakkk" Suara tamparan


"Apa kau bodoh? apa kau sudah tidak waras? Anak itu tidak berdosa apa kau ingin membunuhnya?" teriak jenny menagis memukul Luccas


Luccas hanya teridam, dia tidak bisa berkata apapun lagi, jenny telah membungkam Luccas dengan apa yg ia katakan


Next ya guys❤️💋 Like dan komen💋❤️