
"Aku baik baik saja bella" Ucap Jenny tersenyum dengan air mata yg terus saja berderai
"Bodoh.. aku mengerti perasaanmu, sebaiknya kau tidak usah berpura pura kuat dihadapanku" tegas Bella yg tidak sadar telah menjatuhkan air matanya
Jenny mencoba tertawa, dia langsung memeluk Bella dan menangis di pelukannya
"Pergilah bella, Hans sudah lama menunggumu, terima kasih kau sudah memberitahuku" Ucap jenny mencoba tersenyum dan melepaskan pelukannya dari bella
Bella hanya menatapa jenny yg berpura pura kuat di hadapannya, dia terlihat gagal menyembunyikan Lukanya
"Bodoh, kau benar benar tidak mahir dalam hal menyembunyikan sesuatu" Ucap Bella
Jenny hanya tersenyum, dia masuk kedalam dan menutup pintu apartemendnya, dia kembali menjatuhkan dirinya dengan lemah di balik pintu dengan air mata yg terus berderai
"Luccas aku sangat mencintaimu...
Ditempat Lain demmy sedang mencoba untuk menghubungi jenny yg beberapa hari terakhir tidak datang ke kampus
"Apa yg terjadi padanya??.. kenapa dia sulit sekali di hubungi, beberapa terakhir dia tidak datang kekampus" Gumam demmy
Justine pun datang menghampiri Demmy yg saat itu sedang memainkan ponselnya dan menyantap beberapa makanan
"Demmy apa kau tahu kenapa akhir akhir ini jenny tidak pernah datang ke kampus?..
Jenny terkejut dengan kedatangan justine dia langsung menelan makanannya dan membulatkan matanya
"Ju ju justine kau kau
"Aku bertanya apa kau tau sesuatu tentang jenny?..
"Aku aku tidak tahu" Ucap demmy dingin
Justine langsung meninggalkan demmy dan mengabaikannya
"Jika saja kau tahu jika aku menyukaimu" Gumam demmy memandang justine yg pergi meninggalkannya
"Kenapa kau selalu memperdulikan jenny? padahal aku sudah berbicara hal buruk tentangnya, tapi kau masih saja mengejar jenny tanpa memperdulikanku...
*****
Keesokan harinya Hans dan bella kembali datang menjemput jenny untuk menghadiri pesta pertunangan Luccas dan Ellia
"Jenny apa kau yakin??" Tanya Hans pada jenny
Jenny hanya tersenyum tipis dan menganggukan kepalanya
"Masuklah jenny" Ucap bella yg menyuruh jenny masuk kedalam mobil
Diperjalanan Bella Hans dan Jenny tidak berbicara satu patah katapun
Bella dan hans hanya saling memandang mereka seperti memahami bagai mana sakitnya jika menjadi jenny
Jenny hanya diam dia terus saja memandang ke arah luar jendela, sesekali air matanya menetes tetapi ia tetap menyembunyikannya karna ingin melihat Luccas dan Ellia..
mobil pun terhenti..
Perasaan jenny tidak karuan, tetapi dia mencoba tetap tenang dan turun dari mobil
Jenny pun mengikuti langkah bella dan Hans
"Kuatkan dirmu jenny" Ucap bella memegang tangan Jenny
Hans pun berbisik pada Bella untuk memberitahukan jika Luccas telah menunggunya
"Jenny Luccas menunggumu, dia ingin bertemu denganmu" bisik bella di telinga jenny
Jenny hanya menganggukan kepalanya, dia berjalan mengikuti Hans untuk menemui Luccas
"Masuklah jenny, di dalam ada Luccas?..
"Ini kenapa tempat ini? Ucap jenny mengarah ke ruangan penyimpanan alat pembersih
"Tidak ada waktu lagi cepat masuk..
Jenny langsung berjalan masuk ke ruangan tersebut, Lalu Luccas langsung menariknya dan menutup pintu tersebut
"Luccas Kau kau" Ucap Jenny berkaca kaca
Jenny langsung memeluknya, tangisannya pecah saat melihat Luccas ada di hadapannya
"Luccas aku sangat merindukanmu, aku mencintaimu Luccas...
Luccas pun mendengakan wajah jenny dia menatap jenny dan mencium bibir jenny, jenny langsung menerimanya dia membalas Ciuman Luccas dan memeluknya dengan erat
"Jenny maafkan aku" Ucap Luccas berkaca kaca
"Jangan tinggalkan aku Luccas aku mencintaimu" Ucap jenny menangis di pelukan Luccas
Luccas hanya diam, dia tidak bisa berkata apapun selain meminta maaf pada jenny
"Luccas jangan lakukan ini aku mohon.." Ucap jenny memohon pada Luccas
Luccas meneteskan air matanya dia mengusap air mata jenny
"Kau pantas mendapatkan pria yg lebih baik dariku jenny" Ucap Luccas mengusap air mata jenny
"Tidak Luccas aku hanya mencintaimu, aku mohon jangan tinggalkan aku" tegas jenny berlutut pada Luccas
Luccas membangunkan jenny, dia memeluk jenny dengan erat
"Aku mencintaimu"
dia langsung melepaskan pelukannya dan meninggalkan jenny dengan berkaca kaca
"Luccas aku mohon jangan pergi" Ucap jenny menahan tangan Luccas dengan air mata yg terus berderai
Luccas pun memalingkan wajahnya, dia tidak memandang wajah jenny dan mencoba melepaskan dirinya
"Luccas jangan pergi" Ucap jenny melepaskan Luccas dengan deraian air matanya
Nex ya guys.. Menurut kalian apa jenny berjodoh dengan Luccas atau tidak? JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN❤️💋