
Nyonya kim langsung melirik ke wajah Luccas meralat apa yg ia dengar barusan
"Tadi kau bilang apa? melakukannya? dengan siapa kau akan melakukannya?" Ucap Nyonya kim yg mencecar Luccas
"Tunggu tunggu aku tidak akan melakukannya pada jenny kau tenang saja" Balas Luccas melebarkan senyumnya
Nyonya kim hanya tersenyum tipis dia merasa bangga atas semangat Luccas untuk tetap hidup, Nyonya Kim tau jika Luccas dan jenny saling mencintai dan Luccas bersikeras melawan penyakitnya karna dia ingin hidup lebih lama bersama jenny
"Euh Nyonya apa aku sudah boleh kembali?..
"Diamlah di sini untuk beberapa hari, kenapa kau sangat tidak sabaran" Celetuk nyonya kim
"Aku ingin kembali hari ini aku sudah baik baik saja..
"Sayang tinggallah disini selama beberapa hari lagi aku tetap akan menjagamu kalinini tolong dengarkan aku" Ucap jenny yg tiba tiba masuk ke ruangan
Luccas hanya tersenyum memandang jenny
"Baiklah jenny, mama akan menemui ayahmu d kantor, jaga dirimu dan Luccas" Ucap Nyonya kim yg keluar meninggalkan Jenny dan Luccas
Luccas menghela nafas dan merebahkan dirinya di ranjang rumah sakit
"Sangat membosankan, setiap hari hanya ada obat dan kabel kabel ini" Ucap Luccas
"Apa kau mau berjalan jalan keluar?..
"Sepertinya itu bukan hal yg buruk..
Jenny dan Luccas pun berjalan jalan menelusuri taman rumah sakit pandangan jenny tertuju pada gereja di samping rumah sakit tersebut, dia berjalan menuju gereja dan Luccas pun mengikutinya
"Jenny kau mau kmna???
Jenny tidak menjawab satu patah katapun, pandamgannya tetap lurus kedepan, Luccas yg mengikutinya hanya memperhatikan jenny yg berlutut di hadapan salib dengan memejamkan matanya
"Jenny..
"Husttt" Ucap jenny melirik ke arah Luccas
"Ayo lakukan..
Luccas pun ikut berlutut dan memandang jenny yg saat itu memejamkan matanya, entah apa yg di minta oleh jenny.
"Terima kasih kau sudah mengabulkan doaku, aku datang bersamanya, aku ingin mengenalkannya padamu, kau pasti sudah tau dia itu siapa, Yaaa dia adalah seseorang yg aku Ucapkan namanya di setiap doa doaku, aku harap kau benar benar memberikannya umur yg panjang agar dia tetap bisa hidup bersamaku" Gumam jenny dalam hatinya
Luccas tetap hanya menatap jenny, tanpa memalingkan pandangannya sedikitpun
"Apa yg kau lihat?.." Ucap jenny memalingkan wajahnya ke arah Luccas
"Apa yg kau minta?" tanya Luccas
"Dirimu...
Lucccas hanya tersenyum menatap wajah jenny
"Diriku sendiri..
Mata jenny kembali berkaca kaca
"Sayang kenapa kau selalu saja menjatuhkan air matamu??..
"Luccas aku mencintaimu" Ucap jenny yg langsung memeluk Luccas dengan erat
"Apapun yg ia minta darimu, aku mohon kabulkanlah segala permohonannya" Gumam Luccas memandang ke arah salib tersebut dalam hatinya
*****
Waktu pun berlalu, Jenny terus saja merawat Luccas tanpa mengeluh sedikitpun, mereka selalu menghabiskan waktu bersama
"Sayang aku harus membantu ayahku mengurus bisnis perusahaannya, kau tidak keneratankan" Ucap Jenny yg terduduk membelai wajah Luccas
"Terserah kau saja" ucap Luccas yg saatbitu fokus pada game d ponselnya
"Apa kau akan menikahiku?" Tanya jenn
Seketika Luccas langsung menghentikan gamenya dia memandang ke arah jenny, pemikiran Luccas kacau tidak karuan, bagai mana mungkin dia menikahi jenny, sedangkan kematian bisa kapan saja datang menghampirinya
"Tidak.." ucap Luccas dingin
"Kenapaaaa???" Tegas jenny kesal
"Aku tidak akan pernah menikahimu jenny
"Iya tapi kenapaa?" Tegas jenny semakin kesal
"Tidak apa apa" Ucap Luccas dengan santai memamdang jenny
Jenny memasang raut wajah kesalnya menatap Luccas
"Aku akan melamarmu di hadapan orang tuamu" Ucap jenny kesal langsung mininggalkan Luccas keluar ruangan
Luccas hanya memandang jenny, perasaannya hancur tidak karuan
"Aku hanya takut tidak bisa membahagaikanmu jenny, aku hanya seorang pria penyakitan" Gumam Luccas berkecil hati
Jenny yg keluar meninggalkan Luccas memasang raut wajah kesalnya
"Jenny kau mau kmna?" tanya nyonya lim
"Nyonya aku harus kembali ke kantor untuk membantu ayahku, aku pergi duluu" Ucap Jenny pada nyonya lim
Nyonya lim hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum pada jenny
"Dia memang gadis yg berbakat, beruntung sekali Luccas memiliki gadis sepertinya" Gumam Nyonya lim memuji jenny
Nex Nex Next💋❤️Like dan komenn