Ignorance Of Love

Ignorance Of Love
Jangan ambil dia dariku



"Ah apa yg kau lakukan? Luccas kau tidak waras" Ucap jenny berlari meninggalkan Luccas dan menutupi wajahnya dengan tangannya


Luccas hanya menertawakan jenny yg berlari keluar meninggalkannya


"Jenny kenapa kau berlari?" Tanya Nyonya Lim


Jenny pun kebingungan, dia tidak mungkin mengatakan hal yg sebenarnya pada nyonya Lim


"Aku Aku aku Itu aku


"Jenny terkejut melihat Tikus bu... Ucap Luccas yg datang memotong ucapan Jenny


"Tikuss??? Ah ya tikus, tikus Luccas tikus dan itu sangat menggelikan" Ucap jenny dengan gugup


"Apa ada tikus di kamarmu Luccas? bagaimana mungkin? aku akan menyuruh seseorang untuk menangkapnya" Ucap Nyonya Lim meninggalkan Luccas dan jenny


Jenny pun menghela Nafas dengan lega ketika nyonya Lim pergi meninggalkannya Luccas yg masih saja tertawa melihat tingkah bodoh jenny


"Haha sayang kaubterlihat sangat bodoh...


"Kauuuu" Ucap Jenny dengan kesal


Tiba tiba Luccas mengeluarkan darah dari hidungnya dan membuat jenny terkejut


"Luccas? Darah, Luccas apa kau baik baik saja? cukup Luccas hentikan tawamu" Ucap jenny dengan raut wajah cemasnya, Luccas masih saja menertawakan jenny tak henti


"Luccas hentikann" Teriak jenny dengan kesal dengan mata berkaca kaca


Luccas pun membersihkan darah itu dengan tangannya, dia masih saja bersikap santai di hadapan jenny karna tidak ingin membuat jenny khawatir


"Ini hal biasa jenny, kau tidak perlu cemas" ucap luccas dengan santai


Jenny langsung menarik Luccas dan meneteskan air matanya


"Sebaiknya kau diam di kamarmu" Ucap jenny dengan cemas membawa Luccas ke kamarnya


"Sayang kenapa kau jadi berlebihan aku baik baik saja, ini biasa terjadi padaku" Tegas Luccas


Jenny langsung melepaskan tangan Luccas, dia meneteskan air matanya di hadapan Luccas


"Baiklah, maafkan aku, aku tahu kau mengkhawatirkanku, sudah jangan menangis, kau terlihat sangat bodoh ketika sedang menangis" Ucap Luccas dengan sedikit candaan


Jenny yg menangis pun langsung tersenyum menahan tawanya, Luccas langsung memeluknya dengan penuh kasih sayang dan mencium pucuk kepala jenny


Setelan beberapa hari berlalu Akhirnya Orang tua jenny datang ke kediaman keluarga Lim untuk menemui Luccas dan keluarganya


"Masuklah, Ini adalah kediaman keluarga Lim, dan Dia Luccas kekasihku aku sangat mencintainya" Ucap jenny membukakan pintu dan menunjuk ke arah Luccas


"Hallo tuan nyonya, Aku Luccas pria yg sangat di cintai putri kalian" Celetuk Luccas dengan candaan


Jenny hanya menatapnya dan sedikit mengangkat Alisnya


"Kau terlihat tampan" Ucap tuan kim


Mereka pun terduduk di ruang tamu, orang tua Luccas pun turun dan menyapa mereka


"Aku Maria mamah jenny sekaligus dokter yg jenny minta khusus untuk menangani Luccas" Ucap Nyonya kim


"Nyonya aku serahkan semuanya padamu apaoun itu demi kesembuhan putraku" Ucap nyonya lim penuh harapan


Mereka pun bercengkrama membicarakan hal tentang jenny dan Luccas, hingga tiba tiba Luccas merasakan pusing yg sangat hebat, Nafasnya mulai tidak beraturan dan dia kembali mengeluarkan darah dari hidungnya


"Luccas darah, Ma Luccas Luccas, apa yg terjadi" Ucap jenny terkejut


Luccas pun tidak sadarkan diri, dia langsung dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut


"Cepat bawa dia kerumah sakit, kondisinya mulai memburuk" Tegas Nyonya kim


Jenny pun menangis melihat Luccas dilarikan kerumah sakit


"Ma tolong selamatkan Luccas, aku tidak ingin kehilangannya" Teriak Jenny menagis Lirih


"tenangkan dirimu sayang, mama akan berusaha sebaik mungkin untuk kekasihmu" Tegas nyonya kim


Nyonya kim pun menangani Luccas, Jenny yg terus saja menangis berlari menuju ke sebuah gereja yg di samping rumah sakit tersebut


Jenny berlutut lemah tidak berdaya memohon agar tuhannya menyembuhkan Luccas dan membiarkan Luccas hidup lebih lama


"Aku mohon selamatkan Luccas, jangan ambil dia dari hidupku, kenapa kau bersikap tidak adil padaku, aku sudah pernah kehilangan luccas kenapa kau ingin mengambilnya kembali dariku" teriak jenny dengan air mata yg terus berderai memohon agar Luccas tetap hidup bersamanya


"Apa kau mendengarku? Aku mencintai Luccas, aku mohon padamu jangan ambil dia dariku, kenapa takdir selalu mempermainkanku, apa salahku? kenapa kau bersikap tidak adil padaku" Ucap jenny menangis histeris


Next ya guys, like dan komen❤️💋😣