Ignorance Of Love

Ignorance Of Love
Jika saja



mendengar hal itu jenny tidak tahan dengan ucapan yg demmy katakkan, Jenny langsung pergi meninggalkan justine dan demmy


"Tunggu jenny" Teriak justine mengejar jenny


"Bahkan dia lebih memilih mengejar jenny dari pada aku" Ucap demmy kesal


Justine menarik tangan jenny dan menghentikan langkah jenny yg saat itu kesal dengan demmy


"Lepaskan aku bodoh, jika kau mengejarku dia akan berpikir aku telah mengambilmu darinya..


"Tidak jenny aku sama sekali tidak pernah tertarik padanya


"Kau pikir aku peduli?" Tegas jenny kesal


Justine menghela Nafasnya dengan kasar dan menarik jenny ke mobilnya


"Lepaskan aku justine apa yg kau lakukan?" Teriak jenny kesal


"Aku akan mengantarmu pulang" Ucap justine dingin


"Tidak usah aku akan pulang ke tempat Luccas" tegas jenny


"Tidak masalah aku akan mengantarmu...


Pada akhirnya jenny pun di antar oleh justine ke rumah Luccas, sepanjang perjalanan jenny hanya diam dengan kesal justine pun memberanikan diri untuk memulai sebuah obrolan


"Jenny aku ingin bertanya sesuatu padamu..


"Mmm katakan" Ucap jenny ketus


"ini soal Luccas..


Jenny tiba tiba melirik dan menegaskan pandangannya ke justine


"Apa kau mencintainy?..


"Hmmmmmm" Suara helaan Nafas jenny


"Tentu saja aku mencintainya, bahkan aku sangat sangat mencintainya, dia yg terbaik" Ucap jenny semringah


"Ohhh..


Obrolan pun terhenti seketika, Justine mencoba menyambungnya kembali dan bertanya pada jenny


"Apa Luccas baik baik saja?


Jenny terkejut dan langsung menatap Justine


"Eee maaf jenny maksudku..


Jenny langsung terlihat murung, dia dia dan menundukan kepalanya


"Jenny maafkan aku, aku tidak sengaja bertemu dengannya dan dia menceritakan penyakitnya padaku, apa itu benar? apa Luccas??


"Yaaa, dia terkena Leukimia" Ucap jenny murung


"Maafkan aku jenny aku tidak bermaksud..


"Aku mengerti jenny" Tegas Justine menatap jenny


Justine memang menyimpan perasaan pada jenny, tetapi mengetahui hal yg terjadi pada Luccas dia tidak mungkin bersaing dengan seorang yg sedang berjuang melawan kematian


"Beruntung sekali Luccas, di saat seperti ini dia masih bisa memiliki gadis sepertimu" Ucap justine memuji jenny


"Aku menyesal, jika saja dulu aku tidak bertemu dengannya mungkin hal sulit ini tidak akan terjadi padaku, di saat aku dan dia saling menyadari perasaan masing masing ada orang lain yg mencoba memisahkan aku dengan Luccas, dan saat aku bertemu dengannya kembali tuhan memberikan cobaan begitu berat untukku, Kenapa tuhan senang sekali mempermainkan hidupku" Ucap jenny berkaca kaca


Justine hanya diam, dia menatap jenny terlihat jelas kesedihan di wajahnya, namun justine tidak bisa berbuat apa apa


mobil pun terhenti di rumah Luccas, terlihat dari balkon atas Luccas sedang menikmati malam dan melihay jenny yg datang bersama justine


"Ayo sebaiknya kau menemui Luccas"Ucap jenny turun dari mobil


"Lain waktu sajaa"Balas justine yg langsung pergi mengemudikan mobilnya kembali


Jenny pun langsung berjalan masuk kedalam rumah Luccas, tidak lupa ia menyapa nyonya dan tuan Lim


"Selamat malam Nyonya, selamat malam tuan" Ucap jenny dengan ramah


"Ahh jenny kau datangg...


"Apa Luccas ada di kamarnya" Ucap jenny pada nyonya dan tuan kim


"Sebaiknya kau lihat saja, aku rasa dia hanya berdiam di kamarnya" ucap Nyonya lim


Jenny pun tersenyum dan menganggukan kepalanya, dia lantas pergi ke lantai atas dan menemui Luccas di kamarnya


"Sayang apa kau di dalam"Teriak jenny mengetuk pintu


"Sayangggg.....


setelah beberapa lama Luccas membuka pintunya dan tersenyum menatap jenny


"Kenapa lama sekali???"Ucap jenny menatap Luccas


Luccas hanya tersenyum tidak menjawab satu patah katapun


"Apa kau sudah makan?"tanya jenny penuh perhatian


Jenny bahkan menghitung setiap obat Luccas untuk mengetahui jumlah dan memastikan apa dia sudah meminumnya secara rutin dan tepat waktu


"1,3,9,12 baguss ternyta kau meminumnya tepat waktu...


Luccas hanya menatap jenny


"Sayang kenapa kau tidak bicara? apa kau masih ingin bersikap dingin padaku?


Luccas hanya tersenyum tipis dan membuat jenny bingung akan sikapnya


"Dasar tidak waras" Celetuk jenny kesal


Luccas masih saja menatap jenny dan tersenyum tipis


Next, Like dan komennya❤️💋