Ignorance Of Love

Ignorance Of Love
Mmmmm?



"Bahkan aku bisa mendekatinya kapan saja tanpa sepengetahuanmu" ucap Justine yg mambuat Luccas kesal


Raut wajah Luccas pun berubah, dia menatap sinis Justine dengan penuh amarah dia langsung berdiri dengan penuh amarah


"Sayang kau mau kmna?" Tanya jenny yg tiba tiba datang


"Jenny sepertinya aku harus segera kembali, aku masih ada urusan" Ucap justine


"Kenapa kau sangat buru buru justine" Tanya jenny


"Lain kali aku akan sering mengunjungimu kau tenang saja jenny" Ucap justine yg tersenyum tipis melirik ke arah Luccas.


Jenny hanya tersenyum, melirik ke arah Luccas dengan expresi bodohnya


Justine pun langsung pergi dari rumah tersebut meninggalkan jenny dan Luccas


"Justine tunggu.... teriak demmy yg mengejar Justine


Jenny melirik Luccas yg terlihat kesal dia tidak berbicara sedikitpun.


"Apa kau sedang cemburu" Tanya jenny memojokan Luccas


"Untuk apa aku cemburu??


"Ohhh jadi kau tidak takut jika justine akan mengambilku darimu" Celetuk jenny mengangkat alisnya


Luccas hanya tersenyum tipis "mana mungkin kau pergi bersamanya..


"Kau kan sangat tergila gila padaku" celetuk Luccas dengan percaya diri


"Ahh aku mencintsimu" Ucap jenny memeluk Luccas dengan manja


Tuan dan nyonya kim datang menghampiri mereka berdua


"Luccas kau disini? kenapa kau tidak beristirahat?


"Aku sangat bosan jadi aku datang untuk menemui jenny..


"Jenny mama ada urusan di luar bersama ayahmu..


"Luccas temani jenny, lagi pula udara malam hari tidak terlalu bagus untuk kesehatanmu" Ucap nyonya kim


Luccas dan jenny hanya menganggukan kepalanya, tuan dan nyonya kim lantas langsung meninggalkan mereka


"Aku merindukanmu" Ucap jenny yg langsung memeluk paksa Luccas


"Jenny hentikan nanti orang tuamu melihat" ucap Luccas


"Mereka sudah pergi sayang, apa kau tidak merindukan aku?" Tanya Jenny menatap tajam Luccas


"Aku sangat lelah jenny, aku datang karna aku merindukanmu..?


"mmmm baiklahh, ayo istirahar di kamarku saja" Ucap jenny menarik tangan Luccas membawanya ke kamar, tidak lupa jenny membawa makanan yg sudah ia buat ke dalam kamarnya


Luccas pun menghela nafasnya untuk sedikit lebih rilex, dia menjatuhkan dirinya ditempat tidur jenny


"Apa kau lelah?...


"Makanlah buah ini, lalu tidur" Ucap jenny menyodorkan buah ke Luccas


Luccas langsung membuka mulutnya dan memakan buah tersebut dari tangan jenny


"Bagai mana rasanya?...


"Manis sepertimu" Ucap Luccas tersenyum tipis


Jenny menatap Luccas, dia bahkan membersihkan bibir Luccas denga bibirnya seperti apa yg pernah Luccas lakukan padanya


Luccas menerima apa yg dilakukan jenny, bahkan dia membalas ciuman jenny dengan penuh kasih sayang


"Mmmm aku hanya membersihkan bibirmu" Ucap jenny melepaskan ciumannya


"Siapa yg mengajarimu?...


"Kauuu" Ucap jenny semringah


Luccas hanya tersenyum mendengar apa yg dikatakan jenny, dia menyentuh wajah jenny dan membelai rambuntnya dengan penuh kasih sayang


"Kau terlihat cantik...


Jenny hanya menatap wajah Luccas dia memejamkan matanya seakan tahu jika setelah itu Luccas akan menciumnya dan membaringkan jenny dia langsung menindihnya dan menggigit leher jenny


"Sayang aku menginginkannya" Ucap Luccas berbisik di telinga jenny


Jenny terkejut bukan karna menolak permintaan Luccas, dia hanya takut hal serupa yg terjadi beberapa waktu lalu terjadi lagi


"Tidak, bagai mana jikaa..


Luccas langsung mencium bibir jenny menghentikan ucapannya, jenny merapatkan bibirnya seakan menolak tindakan Luccas, ciuman itupun turun menuju dada padat milik jenny, sikap Luccas mampu membuat jenny bernafas tidak karuan, tubuhnya berkeringat ketika Luccas melahap dua aset pribadi miliknya


"Mmm Luccas hentikan...


Luccas tidak menjawab satu pataha katapun, dia tetap saja memainkan dua buah dada tersebut


"Apa kau tidak tahan??"Tanya Luccas??


"Mmmm" Suara jenny menahan erangan


Luccas langsung melepaskan pakaiannya dan membuat jenny terkejut


"Ahhh kenapa kau melepaskannya apa yg akan kau lakukan?..." Ucap jenny terkejut


"Sayang aku tidak tahan..


Jenny terlihat murung tidak menjawab satu patah katapun


"Baiklah aku tidak akan memaksamu" Celetuk Luccas


Jenny langsung mencium bibir Luccas dengan lembut dan memeluknya, dia bahkan melepaskan pakaiannya yg sudah setengah telanjang


"Aku yg akan melakukannya" Bisik jenny dengan lembut di atas Luccas


Next guys,mohon maaf kemarin authornya gk sempat up, like dan komen ya, supaya authornya makin rajin❤️💋